Majalah donatur
AL WAHYU
Meniti jalan menuju ridho Ilahi
EDISI KESATU 1433 H / 2011 M
MAJALAH DAKWAH PEMERSATU UMAT
Alamat Redaksi: Rungkut Menanggal Harapan Blok Z Tlp (031)8703232 Surabaya
Al Wahyu online :
e-mail : masjid_alwahyu@yahoo.com
Website : http://www.zis-alwahyu.com/
Salam
dari Redaksi
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga yaumil qiyamah.
Pembaca yang dirahmati Allah SWT, kami pengurus PKSM (Perkumpulan Kesejahteraan Sosial Muslim) RMH Surabaya, sudah lama bercita-cita ingin menerbitkan sebuah buletin informasi yang memuat aktifitas dan kemajuan perkembangan pembangunan yang ada di areal Masjid Al Wahyu. Hal ini diharapkan bermanfa'at bagi seluruh warga muslim RW IV RMH dan sekitarnya serta khususnya jama'ah Masjid Al Wahyu. Alhamdulillah dengan ridho Allah SWT dan semangat yang tinggi akhirnya kami dapat menerbitkan buletin perdana Al Wahyu.
Kami insya Allah bermaksud menerbitkan buletin ini sebulan sekali di awal bulan, yang berisi: 40% dakwah, 40% aktifvtas jama'ah Masjid Al Wahyu, termasuk perkembangan pembangunan dan renovasi Masjid Al-Wahyu, dan sisanya 20% berupa iklan dan lain-lain. Tentunya kami sangat mengharap dukungan dan kontribusi dari bapak/ibu pembaca sehingga buletin ini dapat meningkat lebih baik.
Buletin edisi perdana berisi :
Pembacaan Sholawat Untuk Nabi
Belajar Menjadi Orangtua
Qurban
Al wahyu Masjidku, Masjidmu, Masjid Kita Semua
Mohon maaf atas segala kekurangan , semoga Allah SWT senantiasa meridloi ibadah kita. Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
KEUTAMAAN SHOLAWAT
KEPADA NABI MUHAMMAD SAW
بسم الله الرحمن الرحيم
Keutamaan Shalawat Untuk NABI
(Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam)
Di sajikan oleh Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM dari islamhouse.com
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam, sholawat dan salam untuk Nabi dan Rasul yang paling mulia, Nabi kita Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya.
Sesungguhnya Allah dengan segala kekuasaan-Nya telah mengutus nabi-Nya Muhammad dan telah memberinya kekhususan dan kemuliaan untuk menyampaikan risalah. Ia telah menjadikannya rahmat bagi seluruh alam dan pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa serta menjadikannya orang yang dapat memberi petunjuk ke jalan yang lurus. Maka seorang hamba harus taat kepadanya, menghormati dan melaksanakan hak-haknya. Dan di antara hak-haknya adalah Allah mengkhususkan baginya sholawat dan memerintahkan kita untuk itu di dalam kitab-Nya yang agung (Al-Qur’an) dan Sunnah nabi-Nya yang mulia (Hadits). Di mana orang yang yang bersholawat untuknya akan memperoleh pahala yang berlipat ganda. Maka sungguh berbahagialah orang yang mendapatkan itu. Dan karena masalah ini memiliki urgensi yang sangat besar dan pahala yang besar pula, maka kami merasa perlu untuk mengeluarkan tulisan-tulisan sederhana ini, yang di dalamnya terdapat motivasi untuk memperbanyak sholawat dan salam untuk nabi dan rasul yang paling mulia ini.
Ya Allah! Berilah Sholawat dan Salam atas nabi dan kekasih-Mu Muhammad selama siang dan malam yang silih berganti.
Pengertian Sholawat dan Salam atas nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam:
Allah subhaanhu wa ta’aala berfirman:
} إنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. Al-Ahzab: 56)
Ibnu Katsir-Rahimahullah- berkata: “Maksud ayat ini adalah bahwa Allah subhaanhu wa ta’aala mengabarkan kepada hamba-hamba-Nya tentang kedudukan hamba dan nabi-Nya (Muhammad) di sisi-Nya di langit di mana malaikat-malaikat bersholawat untuknya, lalu Allah subhaanhu wa ta’aala memerintahkan makhluk-makhluk yang ada di bumi untuk bersholawat dan salam untuknya, agar pujian tersebut berkumpul untuknya dari seluruh alam baik yang ada di atas maupun yang ada di bawah.”
Ibnul Qoyyim -Rahimahullah- berkata dalam buku “Jalaul Afham”: “Artinya bahwa jika Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk rasul-Nya, maka hendaklah kalian juga bersholawat dan salam untuknya karena kalian telah mendapatkan berkah risalah dan usahanya, seperti kemuliaan di dunia dan di akhirat.”
Banyak pendapat tentang pengertian Sholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam
, dan yang benar adalah seperti apa yang dikatakan oleh Abul Aliyah: “Sesungguhnya Sholawat dari Allah itu adalah berupa pujian bagi orang yang bersholawat untuk beliau di sisi malaikat-malaikat yang dekat” -Imam Bukhari meriwayatkannya dalam Shohihnya dengan komentar yang kuat- Dan ini adalah mengkhususkan dari rahmat-Nya yang bersifat umum. Pendapat ini diperkuat oleh syekh Muhammad bin ‘Utsaimin.
Salam: Artinya keselamatan dari segala kekurangan dan bahaya, karena dengan merangkaikan salam itu dengan sholawat maka kitapun mendapatkan apa yang kita inginkan dan terhapuslah apa yang kita takutkan. Jadi dengan salam maka apa yang kita takutkan menjadi hilang dan bersih dari kekurangan dan dengan sholawat maka apa yang kita inginkan menjadi terpenuhi dan lebih sempurna. Demikian yang dikatakan oleh Syekh Muhammad bin ‘Utsaimin.
Hukum Sholawat Untuk Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam
Menurut madzhab Hanbaliy, sholawat dalam tasyahhud akhir itu adalah termasuk di antara rukun-rukun sholat.
Al-Qodhi Abu Bakar bin Bakir berkata: “Allah subhaanhu wa ta’aala telah mewajibkan makhluk-Nya untuk bersholawat dan salam untuk nabi-Nya, dan tidak menjadikan itu dalam waktu tertentu saja. Jadi yang wajib adalah hendaklah seseorang memperbanyak sholawat dan salam untuk beliau dan tidak melalaikannya.”
Saat-Saat Yang Disunnahkan dan Dianjurkan Membaca Sholawat dan Salam Untuk Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam:
1. Sebelum berdoa:
Fadhalah bin ‘Abid berkata: “Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam mendengar seorang laki-laki berdoa dalam sholatnya, tetapi tidak bersholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: “Orang ini tergesa-gesa” Lalu beliau memanggil orang tersebut dan bersabda kepadanya dan kepada yang lainnya:
((إذَا صَلَّى أحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيدِ اللهِ وَالثَّنَاءِ عَلَيهِ ، ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ ، ثُمَّ لِيَدْعُ بَعْدُ بِمَا شَاءَ))
“Bila salah seorang di antara kalian sholat (berdoa) maka hendaklah ia memulainya dengan pujian dan sanjungan kepada Allah lalu bersholawat untuk nabi, kemudian berdoa setelah itu dengan apa saja yang ia inginkan.” [H.R. Abu Daud, Tirmidzi, Ahmad dan Hakim]
Dalam salah satu hadits disebutkan:
((الدُّعَاءُ مَحْجُوبٌ حَتَّى يُصَلِّيَ الدَّاعِي عَلَى النَّبِيّ صلى الله عليه وسلم ))
“Doa itu terhalangi, hingga orang yang berdoa itu bersholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam.” [H.R. Thabarani]
Ibnu ‘Atha berkata: “Doa itu memiliki rukun-rukun, sayap-sayap, sebab-sebab dan waktu-waktu. Bila bertepatan dengan rukun-rukunnya maka doa itu menjadi kuat, bila sesuai dengan sayap-sayapnya maka ia akan terbang ke langit, bila sesuai dengan waktu-waktunya maka ia akan beruntung dan bila bertepatan dengan sebab-sebabnya maka ia akan berhasil.”
Adapun rukun-rukunnya adalah menghadirkan hati, perasaan tunduk, ketenangan, kekhusyu’an, dan ketergantungan hati kepada Allah, sayap-sayapnya adalah jujur, waktu-waktunya adalah di saat sahur dan sebab-sebabnya adalah sholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam.
2. Ketika menyebut, mendengar dan menulis nama beliau:
Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((رَغَمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ))
“Celakalah seseorang yang namaku disebutkan di sisinya lalu ia tidak bersholawat untukku.” [H.R. Tirmidzi dan Hakim]
3. Memperbanyak sholawat untuknya pada hari Jum’at:
Dari ‘Aus bin ‘Aus berkata: “Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((إنَّ أفْضَلَ أيَّامِكُمْ يَوُمُ الجُمْعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ ...))
“Sesungguhnya di antara hari-hari yang paling afdhal adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah sholawat untukku pada hari itu, karena sholawat kalian akan sampai kepadaku......” [H. R. Abu Daud, Ahmad dan Hakim]
4. Sholawat untuk nabi ketika menulis surat dan apa yang ditulis setelah Basmalah:
Al-Qodhi ‘Iyadh berkata: “Inilah saat-saat yang tepat untuk bersholawat yang telah banyak dilakukan oleh umat ini tanpa ada yang menentang dan mengingkarinya. Dan tidak pula pada periode-periode awal. Lalu terjadi penambahan pada masa pemerintahan Bani Hasyim -Daulah ‘Abbasiah- lalu diamalkan oleh umat manusia di seluruh dunia.”
Dan di antara mereka ada pula yang mengakhiri bukunya dengan sholawat.
5. Ketika masuk dan keluar mesjid:
Dari Fatimah -Radhiyallahu ‘Anha- berkata: “Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bila anda masuk mesjid, maka ucapkanlah:
((بِسْمِ اللهِ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَاغْفِرْ لَنَا وَسَهِّلْ لَنَا أبْوَابَ رَحْمَتِكَ))
”Dengan nama Allah, salam untuk Rasulullah, ya Allah sholawatlah untuk Muhammad dan keluarga Muhammad, ampunilah kami dan mudahkanlah bagi kami pintu-pintu rahmat-Mu.”
“Dan bila keluar dari mesjid maka ucapkanlah itu, tapi (pada penggalan akhir) diganti dengan:
((وَسَهِّلْ لَنَا أبْوَابَ فَضْلِكَ))
“Dan permudahlah bagi kami pintu-pintu karunia-Mu.” [H.R. Ibnu Majah dan Tirmidzi]
Cara Sholawat dan Salam Untuk Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
} إنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepada nya.” (Q.S. Al-Ahzab: 56)
Jadi yang utama adalah dengan menggandengkan sholawat dan salam bersama-sama, dengan harapan agar doanya dapat dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala Inilah bentuk sholawat dan salam untuk beliau sollallohu ‘alaihi wa sallam Dari Abi Muhammad bin ‘Ajrah -Radhiyallahu ‘Anhu- berkata: “Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam keluar kepada kami, lalu saya berkata: “Wahai Rasulullah! Kami telah mengetahui bagaimana kami memberi salam kepadamu, maka bagaimana kami bersholawat untukmu?” Maka beliau bersabda: “Katakanlah:
((اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إبْرَاهِيمَ إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ))
“Ya Allah! Berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkaulah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah.” [Muttafqun ‘Alaihi]
Dan dari Abi Hamid As-Sa’id -Radhiyallahu ‘Anhu- berkata: “Mereka bertanya: “Ya Rasulullah bagaimana kami bersholawat untukmu? Beliau menjawab: “Katakanlah:
((اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى أزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى أزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ ، إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ))
“Ya Allah! Berilah sholawat untuk Muhammad, istri-istri dan keturunannya, sebagaimana Engkau memberi sholawat untuk Ibrahim. Berkatilah Muhammad, istri-istri dan keturunannya, sebagaimana Engkau memberkati Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Pemurah.” [Muttafaqun ‘Alaihi]
Kedua hadits ini menunjukkan bentuk sholawat yang sempurna untuk Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam.
Keutamaan Sholawat dan Salam Untuk Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam
Dari Umar -Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Saya telah mendengar Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((إذَا سَمِعْتُمُ المُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ وَصَلُّوا عَلَيَّ فَإنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ مَرَّةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا ثُمَّ سَلُوا لِي الوَسِيلَةَ فَإنَّهَا مَنْزِلَةٌ فِي الجَنَّةِ لاَ تَنْبَغِي إلاَّ لِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللهِ وَأرْجُو أنْ أكُونَ هُوَ فَمَنْ سَأَلَ لِي الوَسِيلَةَ حَلَّتْ عَلَيْهِ الشَّفَاعَةُ))
“Jika kalian mendengar orang yang adzan maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan dan bersholawatlah untukku karena barangsiapa yang bersholawat untukku sekali maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali, kemudian mintalah wasilah (kedudukan mulia di surga) untukku, karena ia adalah suatu kedudukan di surga yang tidak pantas diberikan kecuali kepada seorang hamba dari hamba-hamba Allah dan semoga akulah hamba itu, maka barangsiapa yang memohon untukku wasilah maka ia berhak mendapatkan syafa’at.” [H.R. Muslim]
Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((مَنْ صَلَّى عَلَيَّ حِيْنَ يُصْبِحُ عَشْرًا وَحِينَ يُمْسِي عَشْرًا أدْرَكَتْهُ شَفَاعَتِي))
“Barangsiapa yang bersholawat untukku di waktu pagi sepuluh kali dan di waktu sore sepuluh kali, maka ia berhak mendapatkan syafa’atku.” [H.R. Thabarani]
Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا))
“Barangsiapa yang bersholawat atasku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali.” [H.R. Muslim, Ahmad dan perawi hadits yang tiga]
Dan dari Abdurrahman bin ‘Auf -Radhiyallahu ‘Anhu- berkata: “Saya telah mendatangi nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam ketika ia sedang sujud dan memperpanjang sujudnya. Beliau bersabda:“Saya telah didatangi Jibril, ia berkata: “Barangsiapa yang bersholawat untukmu, maka saya akan bersholawat untuknya dan barangsiapa yang memberi salam untukmu maka saya akan memberi salam untuknya, maka sayapun bersujud karena bersyukur kepada Allah.” [H.R. Hakim, Ahmad dan Jahadhmiy]
Ya’qub bin Zaid bin Tholhah At-Taimiy berkata: “Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Telah datang kepadaku (malaikat) dari Tuhanku dan berkata: “Tidaklah seorang hamba yang bersholawat untukmu sekali kecuali Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali.” Maka seseorang menuju kepadanya dan bertanya: “Ya Rasulullah! Apakah saya jadikan seperdua doaku untukmu?” Beliau menjawab: “Jika anda mau”. Lalu bertanya: “Apakah saya jadikan sepertiga doaku?” Beliau bersabda: “Jika anda mau” Ia bertanya: “Kalau saya jadikan seluruh doaku?” Beliau bersabda: “Jika demikian maka cukuplah Allah sebagai motivasi dunia dan akhiratmu.” [H.R. Al-Jahdhami, Al-Albani berkata: “Hadits Mursal dengan Isnad yang Shohih]
Dari Abdullah bin Mas’ud dari Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((إنَّ للهِ مَلاَئِكَةً سَيَّاحِينَ يُبَلِّغُونَنِي مِنْ أُمَّتِي السَّلاَمَ))
“Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang berkeliling menyampaikan salam kepadaku dari umatku.” [H.R. Nasa’i dan Hakim]
Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang bersholawat untukku sekali maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali, diampuni sepuluh dosa-dosanya dan diangkat baginya sepuluh derajat.” [H.R. Ahmad dan Bukhari, Nasa’i dan Hakim dan ditashih oleh Al-Albani]
Hadits marfu’ dari Ibnu Mas’ud: “Manusia yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat untukku.” [H.R. Tirmidzi dan berkata: “Hasan ghorib dan H.R. Ibnu Hibban]
Dari Jabir bin Abdullah berkata: “Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang ketika mendengarkan adzan membaca:
((اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ ، آتِ مُحَمَّدًا الوَسِيلَةَ وَالفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ))
“Ya Allah! Tuhan pemilik adzan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah dan fadhilah dan bangkitkanlah ia pada tempat terpuji yang telah Engkau janjikan untuknya.”
Maka ia berhak mendapatkan syafa’at pada hari kiamat. [H.R. Bukhari dalam shohihnya]
Celaan Bagi Yang Tidak Bersholawat Untuk Nabi.
Dari Abu Huraerah -Radhiyallahu ‘Anhu- berkata: “Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Celakalah seseorang yang jika namaku disebut di sisinya ia tidak bersholawat untukku, celakalah seseorang, ia memasuki bulan Ramadhan kemudian keluar sebelum ia diampuni, celakalah seseorang, kedua orang tuanya telah tua tetapi keduanya tidak memasukkannya ke dalam surga.” Abdurrahman salah seorang perawi hadits dan Abdurrahman bin Ishak berkata: “Saya kira ia berkata: “Atau salah seorang di antara keduanya” [H.R. Tirmidzi dan Bazzar]
Dari Ali bin Abi Thalib, dari Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((البَخِيلُ كُلَّ البُخْلِ الَّذِي ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ))
“Orang yang paling bakhil adalah seseorang yang jika namaku disebut ia tidak bersholawat untukku.” [H.R. Nasa’i, Tirmidzi dan Thabaraniy]
Dari Ibnu Abbas, Rasul sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((مَنْ نَسِيَ الصَّلاَةَ عَلَيَّ خُطِئَ طَرِيقَ الجَنَّةَ))
“Barangsiapa yang lupa mengucapkan sholawat untukku maka ia telah menyalahi jalan surga.” [Telah ditashih oleh Al-Albani]
Dari Abu Hurairah, Abul Qosim bersabda: “Suatu kaum yang duduk pada suatu majelis lalu mereka bubar sebelum dzikir kepada Allah dan bersholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam, maka Allah akan menimpakan kebatilan atas mereka, bila Ia menghendaki maka mereka akan disiksa dan bila Ia menghendaki maka mereka akan diampuni.” [H.R. Tirmidzi dan mentahsinnya serta Abu Daud]
Diriwayatkan oleh Abu Isa Tirmidzi dari sebagian ulama berkata: “Jika seseorang bersholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam sekali dalam suatu majelis, maka itu sudah memadai dalam majelis tersebut.”
Faedah dan Buah Sholawat Untuk Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam:
Ibnul Qoyyim menyebutkan 39 manfaat sholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam, di antaranya adalah sebagai berikut:
1.Melaksanakan perintah Allah subhaanahu wa ta’aala
2.Mendapatkan sepuluh sholawat dari Allah bagi yang membaca sholawat satu kali.
3.Ditulis baginya sepuluh kebaikan dan dihapus darinya sepuluh kejahatan.
4.Diangkat baginya sepuluh derajat.
5.Kemungkinan doanya terkabul bila ia mendahuluinya dengan sholawat, dan doanya akan naik menuju kepada Tuhan semesta alam.
6.Penyebab mendapatkan syafa’at sollallohu ‘alaihi wa sallam bila diiringi oleh permintaan wasilah untuknya atau tanpa diiringi olehnya.
7.Penyebab mendapatkan pengampunan dosa.
8.Dicukupi oleh Allah apa yang diinginkannya.
9.Mendekatkan hamba dengan nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam pada hari kiamat.
10.Menyebabkan Allah dan malaikat-Nya bersholawat untuk orang yang bersholawat.
11.Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam menjawab sholawat dan salam orang yang bersholawat untuknya.
12.Mengharumkan majelis dan agar ia tidak kembali kepada keluarganya dalam keadaan menyesal pada hari kiamat.
13.Menghilangkan kefakiran.
14.Menghapus predikat “kikir” dari seorang hamba jika ia bersholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam ketika namanya disebut.
15.Orang yang bersholawat akan mendapatkan pujian yang baik dari Allah di antara penghuni langit dan bumi, karena orang yang bersholawat, memohon kepada Allah agar memuji, menghormati dan memuliakan rasul-Nya, maka balasan untuknya sama dengan yang ia mohonkan, maka hasilnya sama dengan apa yang diperoleh oleh rasul-Nya.
16.Akan mendapatkan berkah pada dirinya, pekerjaannya, umurnya dan kemaslahatannya, karena orang yang bersholawat itu memohon kepada Tuhannya agar memberkati nabi-Nya dan keluarganya, dan doa ini terkabul dan balasannya sama dengan permohonannya.
17.Nama orang yang bersholawat itu akan disebutkan dan diingat di sisi Rasul sollallohu ‘alaihi wa sallam seperti penjelasan terdahulu, sabda Rasul: “Sesungguhnya sholawat kalian akan diperdengarkan kepadaku.” Sabda beliau yang lain: “Sesungguhnya Allah mewakilkan malaikat di kuburku yang menyampaikan kepadaku salam dari umatku.” Dan cukuplah seorang hamba mendapatkan kehormatan bila namanya disebut dengan kebaikan di sisi Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam.
18.Meneguhkan kedua kaki di atas Shirath dan melewatinya berdasarkan hadits Abdurrahman bin Samirah yang diriwayatkan oleh Said bin Musayyib tentang mimpi Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam: “Saya melihat seorang di antara umatku merangkak di atas Shirath dan kadang-kadang berpegangan lalu sholawatnya untukku datang dan membantunya berdiri dengan kedua kakinya lalu menyelamatkannya.” [H.R. Abu Musa Al-Madiniy]
19.Akan senantiasa mendapatkan cinta Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bahkan bertambah dan berlipat ganda. Dan itu termasuk ikatan Iman yang tidak sempurna kecuali dengannya, karena seorang hamba bila senantiasa menyebut nama kekasihnya, menghadirkan dalam hati segala kebaikan-kebaikannya yang melahirkan cinta, maka cintanya itu akan semakin berlipat dan rasa rindu kepadanya akan semakin bertambah, bahkan akan menguasai seluruh hatinya. Tetapi bila ia menolak mengingat dan menghadirkannya dalam hati, maka cintanya akan berkurang dari hatinya. Tidak ada yang lebih disenangi oleh seorang pecinta kecuali melihat orang yang dicintainya dan tiada yang lebih dicintai hatinya kecuali dengan menyebut kebaikan-kebaikannya. Bertambah dan berkurangnya cinta itu tergantung kadar cintanya di dalam hati, dan keadaan lahir menunjukkan hal itu.
20.Akan mendapatkan petunjuk dan hati yang hidup. Semakin banyak ia bersholawat dan menyebut nabi, maka cintanyapun semakin bergemuruh di dalam hatinya sehingga tidak ada lagi di dalam hatinya penolakan terhadap perintah-perintahnya, tidak ada lagi keraguan terhadap apa-apa yang dibawanya, bahkan hal tersebut telah tertulis di dalam hatinya, menerima petunjuk, kemenangan dan berbagai jenis ilmu darinya. Ulama-ulama yang mengetahui dan mengikuti sunnah dan jalan hidup beliau, setiap pengetahuan mereka bertambah tentang apa yang beliau bawa, maka bertambah pula cinta dan pengetahuan mereka tentang hakekat sholawat yang diinginkan untuknya dari Allah.
Sumber : Islamhouse.com, Abu Ziyad diterjemahkan Sholahuddin Abdul Rahman LC , Penerbit Darul Qosim
Belajar Menjadi Orang tua
Oleh: Drs. H. Slamet Suwito
Sumber Majalah Al Falah 2011
Alhamdulillahirobbil'alamin.
Bagi setiap muslim akan menjadi orang tua adalah pasti. Karena pada hakikatnya, Allah SWT mensyari'atkan kepada umat-Nya untuk membentuk keluarga melalui sebuah pernikahan.
Menjadi orang tua merupakan dambaan bagi mereka yang sudah membina rumah tangga. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika mempersiapkan hal ini sejak awal. Namun demikian, untuk menjadi orang tua yang cerdas yang bisa mendidik anak dan keluarga tentu dibutuhkan ilmu. Karena menjadi orang tua atau parenting adalah sebuah profesi yang tidak ada sekolahnya. Sebagaimana tuntunan Rosululloh diharapkan seorang muslim dapat membentuk suatu keluarga yang sakinah, mawadah warohmah.
Nah, di sinilah kewajiban kita untuk mencari ilmunya. Banyak yang terjadi di sekitar kita orang tua salah dalam menjalankan perannya tersebut. Ini sebagai akibat ketika akan dan setelah menjadi orang tua, umumnya ilmu yang diterapkan ketika menjadi orang tua adalah ilmu turunan dari orang tua mereka, yang sedikit banyak tidak sesuai dengan metode parenting skill dalam mendidik anak. Hal itu diperparah lagi dengan sistem pendidikan kita yang disinyalir banyak pihak hanya berorientasi pada lulusan yang menghasilkan nilai (IPK) tinggi, bukan pada penciptaan generasi berakhlaqul karimah.
Peran orang tua sangat menentukan baik-buruk serta utuh-tidaknya kepribadian anak. Untuk itu, orang tua pasti akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah SWT di akhirat kelak tentang anak-anaknya.
Rasulullah SAW bersabda: “Tiada seorang pun yang dilahirkan kecuali dilahirkan pada fithrah (Islam)nya. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nas-ani atau Majusi. (HR. Bukhari dan Muslim).
Ayo belajar menjadi orang tua sesuai fitrah anak kita. Jadilah orang tua yang bertanggungjawab dan sholeh/sholehah sehingga dapat menciptakan anak yang sholeh/sholehah sesuai syari'at Al Qur'an dan Hadits.
Idul Adha di Masjid Al Wahyu
Oleh: Drs. H. Slamet Suwito
Sembelih 111 ekor Kambing, dan 9 ekor Sapi
Pada pelaksanaan Idul Adha 1432 H tanggal 6 November 2011, Masjid Al Wahyu telah menyembelih 111 ekor kambing dan 9 ekor sapi, yang keseluruhan dagingnya telah dibagikan kepada para mustahik, warga, dan para amil. Panitia Kurban juga menerima 6 ekor kambing untuk aqiqah.
Semoga niat para pekurban dalam Idul Qurban 1432 H ini dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta sebagai bentuk kesetiaan dan kepatuhan kepada Allah SWT.
Al Wahyu Masjidku, Masjidmu, Masjid Kita Semua
Oleh: Drs. H. Slamet Suwito
Alhamdulillah, pembangunan dan renovasi Masjid Al Wahyu telah dimulai sejak tanggal 22 Juli 2011. Panitia pembangunan dan renovasi Masjid Al Wahyu sebagaimana direncanakan membutuhkan dana estimasi sebesar Rp2,5 Milyard. Ketua panitia pembangunan Bpk. Ir. H. Siswanto telah mencanangkan pembangunanl tersebut menjadi beberapa tahap. Tahap pertama adalah pemancangan tiang stross berjumlah 57 buah masing-masing diameter 4 dim dengan keda-laman 12 meter sebagai sarana pondasi pembangunan masjid, pemancangan telah selesai dilaksanakan dengan biaya Rp97 Juta sumbangan dari Pemerintah Kota Surabaya.
Selanjutnya pembangunan tahap kedua dimulai pada tanggal 3 Oktober 2011, membutuhkan dana estimasi sebesar Rp149.735.065,-. Saat ini dana yang tersedia sebesar Rp85 Juta. Berarti kurang sebesar Rp 64.735.065,-. Diharapkan dana selanjutnya didapatkan dari donatur masyarakat umum dan para dermawan. Seksi penggalian dana akan berusaha mencari dana guna keperluan tersebut di atas.
Bersamaan ini pula PKSM juga sedang membangun gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Wahyu. Ketua pembangunan gedung PAUD adalah Bpk. H. Mahmud Zein, SH. Pembangunan tahap pertama PAUD telah selesai berupa 4 ruang kelas.Tahap selanjutnya pembangunan lantai 2 dan 3 membutuhkan dana sebesar estimasi Rp400 Juta. Kami panitia pembangunan dan renovasi Masjid Al Wahyu serta panitia pembangunan gedung PAUD Al Wahyu, senantiasa mengharap sumbangan, infaq, shodaqoh dan ulur-an tangan Bapak/Ibu pembaca. Pembangunan dan renovasi Masjid Al Wahyu baru mencapai estimasi 7,28% dan pembangunan gedung PAUD baru mencapai estimasi 40%.
Sabda Rasul, ”Siapa yang ikut membangun Masjid, Allah akan membangun rumahnya di surga”. Rumah kita di dunia cukup mewah, bagaimana dengan rumah kita di akhirat yang akan kita huni untuk selama-lamanya. Mari kita bangun rumah kita di akhirat lebih baik dari rumah kita di dunia ini, yang hanya tempat bernaung untuk sementara waktu saja.Terimakasih atas kontribusi dan bantuannya, semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat kepada kita semua. Amien.
Uraian Pekerjaan dan Estimasi Biaya Pembangunan Masjid Tahap ke-2
A.Pekerjaan persiapan ........ Rp 3.700.000,-
B.Pekerjaan menara kecil ... Rp 73.515.895,-
C.Pekerj.kolom samp kanan Rp 23.482.111,-
D.Pekerj. kolom samp kiri … Rp 29.570.251,-
E.Pek.kolom samp seb kiri Rp 19.466.807,-
F.Total …………………....... Rp 149.735.065,-
Majalah donatur
AL WAHYU
Meniti jalan menuju ridho Ilahi
EDISI KEDUA 1433 H / 2011 M
MAJALAH DAKWAH PEMERSATU UMAT
DEWAN REDAKSI :
Salam
dari Redaksi
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga yaumil qiyamah.
Pembaca yang dirahmati Allah SWT, kami pengurus Perkumpulan Kesejahteraan Sosial Muslim RMH Surabaya, alhamdulillah dengan ridho Allah SWT dan semangat yang tinggi akhirnya kami dapat menyajikan lebih baik dan meningkat mutunya sebanyak 8 halaman dalam bentuk Majalah.
Untuk Edisi Kedua, sebuah Majalah informasi yang memuat aktifitas, kemajuan dan perkembangan pembangunan yang ada di areal Masjid Al Wahyu. Hal ini diharapkan bermanfa'at bagi seluruh warga muslim RW IV RMH dan sekitarnya serta khususnya Donatur dan jama'ah Masjid Al Wahyu.
Buletin Edisi Kedua Berisi :
Keagamaan
• Istighfar
• Dzikir Asmaul Husna
• Keutamaan Puasa
Pendidikan
• Informasi Keberadaan Paud Al Wahyu
Kesehatan
• Pola Makan Food Combining Menuju Badan Sehat dan Rajin Ibadah
Kewirausahaan
• Berkah Romadhon bagi Para Wirausahawan
Pembangunan
• Al Wahyu, Masjidku, Masjidmu, Masjid Kita Semua
• Daftar Donatur Tetap
Iklan dan Informasi
Mohon maaf atas segala kekurangan , semoga Allah SWT senantiasa meridloi ibadah kita. Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
KEAGAMAAN
Istighfar
(Oleh : A.A.Gym)
Astaghfirullah Robbal Barooyaa
Astaghfirullah Minal Khotooyaa
Robbi Zidhnii 'ilman naafi'aa
Wa waafiqlii 'amalan magbuullaan
Wa waahablii rizqon waasi'aa
Watub 'alaiya taubatan nasuuhaa
Watub 'alaiya taubatan nasuuhaa
Hidup di dunia sebentar saja
Sekedar mampir sekejap mata
Jangan terpesona jangan terpedaya
Akherat nanti tempat pulang kita
Akherat nanti hidup sebenarnya
Barang siapa Allah tujuannya
Niscaya dunia akan melayaninya
Namun siapa dunia tujuannya
Niscaya kan letih dan pasti sengsara
Diperbudak dunia sampai akhir masa
Allah melihat Allah mendengar
segala sikap dan kata kita
Tiada yang luput satupun jua
Allah takkan lupa selama-lamanya
Allah takkan lupa selama-lamanya
Wahai Sahabat cepatlah taubat
Karena ajal kian mendekat
Takutlah siksa yang menghancurkan
Azab jahanam sepanjang Zaman
Azab jahanam sepanjang zaman
Ingatlah maut pasti kan menjemput
Putuskan nikmat dan cita-cita
Tak dapat ditolak tak dapat dicegah
Bila waktu hidup berakhir sudah
Bila waktu hidup berakhir sudah
Tubuhpun kaku terbungkus kafan
Tiada guna harta pangkat jabatan
Tinggallah ratap dan penyesalan
Menanti peradilan yang menentukan
Menanti peradilan yang menentukan
Astaghfirullah Robbal Barooyaa
Astaghfirullah Minal Khotooyaa
( Disampaikan oleh : Subakir Dimyati; Sumber : Manajemen Qolbu)
Dzikir Asmaul Husna
Al Qur’an : Surat Al Hasyr Ayat 22-24
Dengan nama Allah maha pengasih lagi maha penyayang
22. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
23. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
24. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Keutamaan Puasa
Dalam sebuah hadits yang diriwatkan oleh Turmudzi, Rosululloh bersabda: ”Ada tiga golongan yang tidak ditolak doa mereka yaitu orang yang berpuasa sampai ia berbuka, kepala negara yang adil, dan orang yang teraniaya” (HR. Turmudzi).
Sedang pada hadits lain, dari Abdullah bin ’Amr bin ’As, Rosulululloh SAW bersabda : ”Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa di waktu ia berbuka tersedia doa yang makbul” (HR. Ibnu Majah)
Dari Sahl dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda: ”Sesungguhnya di dalam surga itu terdapat sebuah pintu yang dinamakan Ar-Royan. Orangorang yang berpuasa akan masuk darinya di hari kiamat. Tidak seorangpun selain mereka yang dapat masuk darinya. Ditanyakan: ”Di mana orang-orang yang berpuasa?” Lalu mereka berdiri. Sehingga tidak serangpun selain mereka yang dapat masuk dari pintu tersebut. Jika mereka telah masuk, pintu itu akan ditutup sehingga tidak seorangpun yang bisa masuk darinya.”
Dari Abu Hurrairoh RA dia berkata, Rosululloh SAW bersabda : ”Jika tiba awal malam bulan Romadhon, setan-setan dan jin-jin yang sangat membangkan dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak satu pintupun darinya dibuka. Pintu-pintu surga dibuka dan tidak satupun darinya ditutup. Lalu akan ada yang berseru : ”Hai pencari kebaikan, datanglah. Hai Pencari Kejahatan, Berhentilah. Bagi Allah ada beberapa orang yang dimerdekakan dari neraka dan hal itu terjadi setiap malam”
( Disampaikan oleh : Subakir Dimyati; Sumber : Al Qur’anul Karim dan Hadits )
PENDIDIKAN
Informasi Keberadaan PAUD Al Wahyu
PAUD dimaksud adalah Roudotul Adfal (TK) & Play Group Al Wahyu berdiri dan dirintis oleh ketua PKSMP Bpk H Mahmud Zein, SH dan Sie Pendidikan dan Dakwah Bpk KH S.Harsono Bsc di akhir tahun 2006 dengan Perijinan Departeman Agama Kota Surabaya berada di area Masjid Al Wahyu RW IV Rungkut Menanggal Harapan di naungi Yayasan Al Wahyu RMH dengan Akte Notaris Muchtar SH No. 3 Tgl. 2 lull 2007 disyahkan Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia tgl. 3 Oktober 2007.
Latar Belakang. Masyarakat umum, wali murid yang peduli akan pendidikan tengah gelisah, demikian juga Mendiknas dan Para Pakar tak kalah prihatinnya. Mengapa pendidikan tidak mampu mengubah perilaku anak didik menjadi lebih baik ?
Mengapa jenjang pendidikan yang semakin tinggi tidak selalu diikuti dengan attitude atau sikap moral yang makin mulia ? Kejujuran, Keuletan hingga Kesholehan seolah lepas dari masalah pendidikan.
Kini semua pihak sedang mencari dan bertanya-tanya bagaimana karakter bangsa ini? Atau pertanyaan yang lebih konseptual tetapi bernada was-was, bagaimana masa depan bangsa ini nanti bila generasi penerusnya tidak memiliki karakter yang kuat? Ketika intelektual digarap habis dengan berbagai methode dan intensitas tinggi, ketika mata pelajaran dijejalkan mulai dari drill, les intensip hingga model karantina, adakah waktu yang tersisa buat belajar tentang budi pekerti dan hal lain yang bersifat kreativitas dan spiritual ? Harus diakui pendidikan kita telah timpang, besar di otak lemah di hati. Otak itupun hanya dominan otak kiri.
Apa kata suara pakar tentang Pendidikan Karakter Prof DR Mohamad Nuh, DEA. Sekolah dari mulai Play Group, Taman Kanak-kanak (Roudotul adfal) sampai perguruan tinggi memiliki peran panting sebagai agen penyebar virus positif terhadap karakter dan budaya bangsa. Tidak ada yang menolak tentang pentingnya karakter dan budaya, tetapi lebih panting adalah bagaimana sehingga anak-anak dapat lebih berkaraker dan lebih berbudaya..
Beberapa kebiasaan atau budaya yang perlu ditumbuh kembangkan di antaranya adalah budaya apresiatif konstruktif. Siapaun yang dapat memberikan kontribusi positif di lingkungannya perlu diberikan apresiasi. Kebiasaan memberikan apresiasi itu akan membangun lingkungan untuk tumbuh suburnya orang berprestasi. Kalau lingkungan sendiri tidak mendukung seorang berprestasi maka nanti akan terns menerus negative.
DR (HC) Sukri Zarkasi Pengasuh Pondok Pesantren Modern Gontor. Kita musti tahu orientasi Pendidikan supaya tidak sekedar mendapat ijazah untuk mencari kerja,
Pendidikan yang utama adalah membangun karakter. Hal ini sejalan dengan Visi, Misi, Nilai-Nilai Dan Budaya Paud Al Wahyu. Visi Roudotul Atfal & Pg Al Wahyu: Menjadikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Wahyu yang kuat tumbuh berkembang dafam keseimbangan dalam pendidikan nasional. Misi RA & PG Al Wahyu Melahirkan anak didik akan pengetahuan yang berimbang dalam menerima pelajaran dan pengajaran baik ilmu pengetahuan (sains) dan ajaran moral (karakter) sesuai ajaran Islam yang bersumber Al Qur’an dan Hadits dan selalu memperhatikan aspek mutu secara menyeluruh.
Nilai-Nilai Paud Al Wahyu : Menempatkan kepuasan anak didik dan wali murid sebagai prioritas utama. Bekerja professional untuk menghasilkan produk dan memberikan pelayanan yang prima. Mengutamakan keselamatan dan kesehatan dalam PAUD serta pelestarian lingkungan serta memberdayakan lingkungan. Budaya Paud Al Wahyu : Disiplin, Kerja keras, Kreatif.
Dalam perkembangannya PG & RA Al Wahyu mendapatkan kepercayaan masyarakat Rungkut Menaggal Harapan dan Sekitarnya, Sejak tahun ajaran 2008-2011 selama 3 tahun berturut kuota selalu penuh dengan ruangan yang tersedia 90 anak didik. Maka banyak Wali murid kecewa karena anak/cucu nya tidak dapat tertampung di PG & RA Al Wahyu. Wali murid mengusulkan dan berharap utuk ditambah ruangan kelasnya.
Berangkat dari usulan tersebut maka melalui rapat koordinasi Pengurus Yayasan dan PKS serta para pengajar PG & RA Al Wahyu tergerak dan termotivasi untuk mewujudkan tambahan ruangan yang sekarang lagi dilaksanakan dan saat ini telah rampung pada tahapan pertama yaitu lantai dasar dari 3 lantai yang direncanakan, dengan 4 ruangan yang sekarang sudah dipergunakan untuk kegiatan belajar, mengajar tahun ajaran 2011-2012.
Selanjutnya akan sagera melanjutkan tahapan berikutnya yaitu menyelesaikan lantai 2 dan 3. Untuk itu kami menghimbau kepada siapa saja apakah dari pemerintahan, Perusahan BUMN maupun Swasta, Warga RW IV Rungkut Menaggal Harapan dan sekitarnya, Wali murid atau per orang/person untuk membantu pendanaan pembangunannya sehingga diharapkan dalam waktu yang terukur dapat diselesaikan.
Gedung PAUD akan dibangun menjadi 3 lantai
Allah berfirman dalam Q: S. Saba' 39: Katakanlah. Sungguh Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki diantara hamba-hamba Nya. Dan apa yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki terbaik.
Q: S. At Taubah 35: Ingatlah pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka jahanam lalu dengan itu, disetrika dahi, lambung dan punggung mereka seraya dikatakan kepada mereka inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri maka rasakanlah akibat dari spa yang kamu simpan itu.
Sebelumnya Terima kasih saudaraku untuk infak yang telah saudaraku berikan untuk pembangunan ruangan kelas, IsyaAllah Allah akan melipat gandakan pahala bagimu. Salurkan lewat rekening Bank Mandiri Nomor: 141-00-1005340-3 dan Bank Jatim Nomor: 0662000949 atas nama Yayasan Al Wahyu Rungkut Menaggal Harapan. demi masa depan generasi yang kita siapkan yang berguna bagi diri sendiri, Wali murid, orang lain, masyarakat dan bangsa.
( Disampaikan oleh : Mahmud Zein ; Data Intern Yayasan Al Wahyu )
KESEHATAN
Pola Makan Food Combining Menuju Badan Sehat dan Rajin Ibadah
Paul Kartney yang telah berumur 59 tahun, yang tergabung dalam kelompok musisi dunia yang ngetop masa itu yaitu "The Beetles"mengatakan bahwa kesehatannya dulu pernah "drop", lantaran terlalu banyak memakan makanan yang banyak mengandung kolesterol di Resto-Resto Internasional. Sadar akan bahaya yang mengancam jiwanya, dia lalu mendapat nasehat dari salah seorang temannya…. Setelah nasehat temannya itu dipatuhi, mulai seat itu dia merasakan kelainan pada badannya. Dia merasakan sehat wa'alfiat tak kurang suatu apa. Setiap dia bertemu dengan teman¬-temannya atau fansnya mangatakan bahwa dia kelihatan lebih muda. Wajahnya kelihatan ceria. Meski tua, tetapi masih tetap sehat.
Menurut Windiyati Nugraha memberikan motivasi: Agar tubuh ini tetap sehat, perbanyaklah makan buah den sayur. Hidup yang sehat dan alami itu ternyata tidak mudah dilakukan. Komposisi makanan dan minuman yang sehat menurut Widiyati Nugroho, yaitu 70% buah dan sayur, sedang yang 30% nasi dengan lauknya.
Menurut pakar Gizi Andang W.Gunawan di dalam seminar Diet Sheet dan Alami mencapai tubuh Ideal, hendaknya memperbanyak porsi buah dan sayur. Sedang daging sedikit raja.
Makanan yang mempunyai berbagai variasi yang bermacam-macam itu penting artinya bagi tubuh manusia.Makanan yang mempunyai variasi bermacam-mcam itu menurut istilah medic kedokteran dinamakan Food Combining.
Di jaman dulu kala masyarakat di seluruh Nusantara ini telah melakukan Pola makan Food Combining. Makanan diri minuman Food Combining ini diyakini bisa menguras racun yang ada di dalam tubuh manusia. Cara melakukan Food Combining itu tidak terlalu sulit.
Cara yang paling mudah yaitu buah dan sayur cukup dijus atau dimakan begitu saja. Food Combining itu efektif sekali untuk mengurangi obicity / kegemukan. Namun semuanya itu harus menggunakan dengan cara Pola Makan Sehat itu tadi.
Diceritakan bahwa buah semangka mengandung Zat Likopen yang banyak sekali. Kalau dibandingkan dengan senyawa anti oksidan yang ado pada Vitamin C dan Vitamin E, ternyata kekuwatan yang ada pada Likopen untuk melawan molekul radikal bebas itu lebih kuwat dan sangat evektif. Buah semangka tenyata manjur untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit kanker. Memakan buah semangka sebanyak-banyaknya tidak ada resikonya. Malahan kalau memakan buah semangka dalam jumlah yang banyak bisa menjadi peneyembuhan.
(Dikutip, dan diterjemahkan oleh : Koessoenaryono; Sumber : Panyebar Semangat serta diedit editor)
KEWIRAUSAHAAN
Berkah Romadhon Para Wirausahawan
Sebagaimana tahun-tahun yang lalu, tiap Romadhon di halaman Masjid Al Wahyu selama bulan puasa diadakan kegiatan Bazar sandang pangan mulai pukul 14.30 s/d 18.00 wib. Dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi para warga sekitar masjid untuk memperoleh makanan takjil atau lauk-pauk untuk acara buka puasa bagi keluarganya.
Pada Romadhon tahun 1432H ini, panitia mencatat 90 peserta bazar baik dari kalangan warga maupun dari luar, rata-rata omset per-peserta sekitar 100ribu hingga 250ribu perhari, dengan keuntungan rata-rata 40% untuk jenis makanan/minuman, serta 15% untuk jenis sandang dan mainan.
Nah, anda bayangkan berapa keuntungan rata-rata perbulan, sangat fantastis bukan ...! Remas Al Wahyu pun tidak mau ketinggalan, dengan menjaga parkir sepeda motor yang rata-rata sebanyak 200motor dikalikan 1000rupiah saja sudah banyak sekali memperoleh berkah dari Romadhon ini, belum lagi Tim Satpam RT.10 juga tak mau ketinggalan berpartisipasi aktif dalam menjaga clan mengamankan parkir mobil pembeli yang kebetulan melintas dimuka Masjid Al Wahyu yang memang berlokasi sangat strategis.
Panitia juga ikut meraup keuntungan dari bazar ini, antara lain dari Pendaftaran peserta dan infaq harian, diharapkan tahun depan panitia dapat memperoleh peserta lebih banyak lagi, agar Romadhon di Al Wahyu semakin makmur dan betul-betul membawa berkah.
Secara umum dimasyarakat, memang betul bahwa Romadhon selalu membawa berkah, khususnya kaum pedagang yang memang mampu membaca situasi untuk menggapai keuntungan yang sebanyak-banyaknya, sebut saja pedagang parsel, pakaian anak-anak, mainan, makanan/minuman, kembang api/mercon, dan tak ketinggalan pula pedagang atau pelanggan tetap Romadhon Al Wahyu dengan penampilan khas menggunakan rombong hijau kuning yang tidak ada saingannya yaitu 'Sinom Madu'.
'Alhamdulillah rata2 perhari sinom madu ini terjual 20-25botol (@/1,5 liter) dengan keuntungan bersih Rp.2.500 perbotol, cukup untuk biaya kuliah' kata Indah sipemilik stand sinom madu. Insya Allah target tahun depan 40botol perhari, lanjutnya. Buletin AW pernah mengunjungi dapur sinom madu di Gunung Anyar, dan memang memiliki ramuan yang khas, (tanpa bahan pengawet) ditambah dengan gula dan madu asli yang sangat berguna untuk menopang kesehatan tubuh bagi para penggemarnya yang kebanyakan kaum ibu, namon tak jarang pula para bapak meminumnya untuk menambah gairah dan vitalitas, 'Rasanya uenak, seger, trenyes2 dan oaaah tahes jo' info seorang pelanggan tetapnya.
Pada bulan biasa sinom madu diproduksi sekitar 250 botol perhari yang dikirim ke agen¬agen di Surabaya dan Sidoarjo, namon selama puasa bisa mencapai 400 botol lebih. Itulah berkahnya bulan suci Romadhon..
( Disampaikan oleh : Bung Dino-Reporter ; Sumber : Data Wawancara )
PEMBANGUNAN
Al Wahyu, Masjidku, Masjidmu, Masjid Kita Semua
Alhamdulillah, pembangunan dan renovasi bangunan Masjid Al Wahyu terus berjalan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya donatur dan dermawan yang memberikan infaq, shodaqoh dan amal jariahnya. Pembangunan gedung PAUD untuk sementara belum aktif, mengingat dana yang ada difokuskan untuk pembangunan dan renovasi Masjid.
Pekerjaan dan estimasi biaya pembangunan Masjid tahap kedua sebesar Rp..149.735.065,00 berdasarsarkan keputusan Panitia Pembangunan Masjid yang dipimpin oleh Bp. Ir. H. Siswanto, disepakati untuk direvisi yaitu ditambah volume pekerjaan antara lain penambahan pemancangan tiang stross berjumlah 3 buah di sisi sebelah kanan masjid atau di sebelah barat Menara baru yang sedang dibangun dan pengecoran peninggian tiang stross yang semula tingginya 3,5 meter ditinggikan menjadi tinggi 4,5 meter.
Hal ini tentunya akan merevisi dan merubah estimasi biaya, yang semula estimasi biaya pembangunan Tahap kedua sebesar Rp.149.735.065,00 direvisi menjadi sebesar Rp.185.000.000,00 Hal ini sejalan dengan kondisi keuangan yang ada. Insya Allah dana pembangunan dan renovasi Masjid alhamdulillah selalu mengalir atas ridho Allah SWT Kepada donatur dan dermawan yang telah atau akan mendukung serta memberikan infaq dan amal jariyahnya kami selaku Panitia Pembangunan dan renovasi Masjid menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya.
Perkembangan Pembangunan Masjid Al Wahyu.
Dengan semangat tinggi dan taat dan patuh kepada sabda Rasullah ”Siapa yang ikut membangun Masjid, Allah SWT akan membangun rumahnya di surga” Demikian semoga Allah SWT senantiasa meridhoi, ibadah kita. Amin.
Pembangunan dan renovasi Masjid Al Wahyu terus berjalan. Kesempatan ber Shodaqoh Jariah pun terbuka lebar . Mari kita Investasi akhirat melalui amal jariyah
“Jika anak Adam meninggal maka amal-amalnya terputus kecuali dari 3(tiga) perkara yaitu Shodaqoh Jariyah, Ilmu yang bermanfaat serta Anak Sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya”. (H.R Muslim)
Pembangunan masjid dua lantai masing-masing luas ± 1134 m2, ruang ibadah utama kapasitas 1000 jamaah. Semoga pembangunan lancar berkat dukungan kita semua. Amin.
(Disampaikan oleh : Slamet Suwito; Sumber : Data Intern Panitia Pembangunan)
DAFTAR DONATUR TETAP AKTIF
MASJID AL-WAHYU RMH RW.IV SURABAYA ( DATA 2010)
NO. NAMA DONATUR ALAMAT RT
1. NY. SUBADI D. Abd Karim - 87 1
2. NY. B U D I S. Abd Karim -82 1
3. NY.T A U F I Q N Abd Karim -76 1
4. NY.HJ. MULJONO Abd Karim -74 1
5. NY.H E R U RMH Q-03 1
6. NY. KUNHADI RMH Q-05 1
7. NY. G A N D I RMH Q-06 1
8. NY. MULYANI RMH Q-11 1
9. NY. W I W I K RMH Q-13 1
10. NY. A S E R I Abd Karim -114 1
11. NY. HJ. SUWARNO Abd Karim -63 1
12. NY. SRI RAHAYU Abd Karim -102 1
13. NY. BAMBANG S. RMH A-03 1
14. NY. LILI SUPARLI RMH B-04 1
15. NY. H E N Y S. RMH B-04 1
16. NY. A R I E S RMH B-06 1
17. NY. MUSTAJI RMH A-07 1
18. NY. SUDARMAN RMH B-11 1
19. NY. SUWANDI RMH B-12 1
20. NY. WIN WIYONO RMH B-14 1
21. NY. PITRANTO RMH B-14 1
22. NY. H. ALI OHORELLA RMH B-16 1
23. NY. H. MULARDI Medokan Ayu
24. NY. J A R W O RMH B-13 1
25. NY. Y U S U F RMH B-05 1
26. NY. H. PURBO S. RMH A-06 1
27. NY. SANTOSO RMH A-09 1
28. NY. H. ANDIN M. RMH A-10 1
29. NY. TOTOK S. RMH A-13 1
30. NY. F A D I L RMH A-15 1
31. NY. AKSANUDIN RMH A-16 1
32. NY. WILNADI RMH A-17 1
33. IBU LUKMAN N RMH C-04 2
34. IBU BAMBANG PRAGOTO RMH C-03 2
35. IBU MUKTIONO RMH C-02 2
36. IBU FAISAL CHOLIL RMH C-01 2
37. IBU BAMBANG RAHMAN RMH A-19 2
38. IBU BAMBANG YUWONO RMH A-22 2
39. IBU HARDI WAHONO RMH A-34 2
40. IBU HERMAN H. RMH A-38 2
41. IBU SUKAMSI RMH D-01 2
42. IBU NURHASJIM RMH D-05 2
43. IBU IGK SUDIBYA RMH B-35 2
44. IBU SUPENDI RMH B-34 2
45. IBU ABDUL HAMID RMH B-32 2
46. IBU B U D I H RMH B-30 2
47. IBU INDANG MD RMH B-27 2
48. IBU SUKARDI RMH B-26 2
49. IBU SJAIFUDDIN RMH B-23 2
50. IBU HERNOKO RMH B-22 2
51. IBU KOES ASHARI RMH A-29 2
52. IBU SUHARYANTO RMH B-24 2
53. IBU MELLY RMH A-36 2
Ayo Jadi Donatur Tetap Al Wahyu
Bersambung ...
Majalah donatur
AL WAHYU Meniti jalan menuju ridho Ilahi
EDISI KETIGA 1433 H / 2012 M
MAJALAH DAKWAH PEMERSATU UMAT
DEWAN REDAKSI :
Dewan Pembina : Prof.DR.H Suhartono Taat Putra, dr. MS,
Drs. Amiruddin Patja, SH, Syafri Matondang, K.H Syaifuddin Husein;
Pimpinan Umum / Penanggung Jawab : Drs. H. Slamet Suwito;
Pimpinan Redaksi : Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM ;
Wakil Pimred: Syaiful Irwan , Arif Hadiansyah Putra, SE, MM ;
Redaktur Pelaksana : H. Mahmud Zein,SH , Koessoenaryono,
Drs.H. Bambang Pragoto, MSc ,Ir Moch. Djamil, MT;
Editor : Yudo Herbeno, Drs. Nurhasjim, Yudi Evriyanto, SKM, MKes;
Redaktur : Ir. H.Yusuf Abdullah, MM, Drs. H. Eddi Hidayat, H.Faisal Cholil, Ir.H.Abdul Muhyi, Drs. Mahfudin, H. Tjuk Suroso,
Ir. H.Kukuh Sujatmiko, MM , Agus B;
Design/layout : Abd. Hayyu Prakarsa, Reiza Elfani;
Fotografer : Drs. Nurhasjim, Waloeyo Satriyo,SH ;
Reporter : Hadi Pramono, Yudi Evriyanto, SKM, Mkes,
Reiza Elfani, Ny. Hj. Mega Fariani;
Pimpinan Perusahaan : Drs. H. Nana Suryana Tahir, MM ;
Keuangan : Drs. H. Tumiran W, Ny. Hadi Pramono;
Distribusi : H.M.Ridwan Suparno, Drs.H. Sukimin,
Ny. Dwi Putri P,SSos, MMPd;
Biro Iklan: H. Bakri Soembodo, Ny. Indriya Herman, Ir. Iman Soekarno ;
Marketing : Drs. H. M. Arsyad, MSi.
Penasehat Hukum : H.Teguh Isdaryanto,SH, MH.
Alamat Redaksi: Rungkut Menanggal Harapan Blok Z
Tlp (031)8703232 Surabaya
Al Wahyu online :
e-mail : masjid_alwahyu@yahoo.com
Website : www.zis-alwahyu.com
Diterbitkan oleh:
Perkumpulan Kesejahteraan Sosial Muslim (PKSM)
Daftar Isi
COVER 1 KA’BAH BAITULLAH
COVER 2 Iklan Umum
Pengantar ………………………………………………………….. hal 3
• Dewan Redaksi
• Salam Redaksi
• Daftar Isi
Keagamaan ………………………………………………………… hal4-5-6
• Kefakiran
• Menemui Allah
• Tips cepat hafal Al Qur’an
• Latihan Shalat Khusyu’
Al Qur’anul Karim………………………………………………….. hal 7
• Proses Turunnya Al Qur’an
• Al Qur’an Sebagai Mukjizat
Kewirausahaan ........................................................................... hal 8
• Perdagangan Islami
Pembinaan Akhlaqul Karimah .................................................... hal 9
• Lima S
Kedermawanan ........................................................................... hal 10-11
• Daftar donatur lama
• Daftar donatur baru
• Rumah Solusi
Kesehatan ................................................................................... hal 12
• Sehat ala Rosululloh dan Bebas Stres
Do’a .............................................................................................. hal 13
• Do’a kafarotul majlis
Sainstek ...................................................................................... hal 14-15
• Menyingkap Kabut, Menatap Singgasana
• Manfaat anomali air
Makkatul mukaromah & Madinatul Munawaroh ............................ hal 16
• Makkatul mukaromah
• Madinatul munawaroh
Program kegiatan masjid ............................................................ hal 17
• Pengajian Ahad pagi dan Jum’at malam
• Daftar Khotib Jum’at
• Pengajian Rutin
Kedermawanan ........................................................................... hal 18
• Laporan Bulan Desember 2011
COVER 3 Donatur Cilik
COVER 4 Shodaqoh Jariyahku
Salam dari Redaksi
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasululloh Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga yaumil qiyamah.
Pembaca yang dirahmati Allah SWT, Dewan Redaksi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Muslim yang telah memberikan kontribusi pada penerbitan Majalah Al Wahyu yang berupa tulisan, dana dan pemuatan iklan serta mengikut sertakan anak dan cucunya sebagai Donatur Cilik.
Alhamdulillah dengan ridho Allah SWT dan semangat fastabiqul khoirot yang tinggi akhirnya kami dapat menyajikan Majalah Edisi Ketiga dengan 16 halaman, insya Allah akan lebih baik mutunya. Hal ini mencerminkan Jamaah Masjid Al Wahyu dan donaturnya ikut handarbeni, hangrungkepi dan mulat saliro hangroso wani terhadap kelangsungan penerbitan Majalah dengan semangat Jer Basuki Mawa Beo. Semoga Allah SWT membalas amal Jariah Bapak/Ibu dan saudara sekalian. Amin.
Majalah ini memuat rubrik Keagamaan, Hikmah Al Qur’an, Pendidikan, Kesehatan, Kewirausahaan, Sains Teknologi, Pembinaan Karakter / Budi Pekerti, Kedermawanan serta perkembangan pembangunan fisik, mental dan spiritual di Masjid Al Wahyu agar bermanfa'at bagi seluruh warga muslim khususnya Donatur dan jama'ah Masjid Al Wahyu.
Mohon maaf atas segala kekurangan , semoga Allah SWT senantiasa meridloi ibadah kita. Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
KEAGAMAAN
Kefakiran
Kebanggaan hatimu kepada Allah justru akan menjauhkan dan mengucilkan dirimu dari-Nya. Tariklah kembali kebanggaanmu sebelum engkau terlanjur dipukul, dihinakan, dan dikerubuti ular-ular bala dan kalajengking. Selama engkau belum pernah mengecap penderitaan, maka bisa dipastikan engkau terperdaya. Jangan berbahagia dengan segala yang ada padamu sekarang ini, sebab ini hanyalah sesuatu yang bisa hilang dalam sekejap.
Allah berfirman: “....Sehingga, apabila mereka gembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (Q.S. 6:44).
Ketika mendapatkan anugerah di sisi Allah, maka harus disikapi dengan kesabaran. Karena itulah Allah senantiasa menegaskan perintah sabar. Kefakiran dan kesabaran memang tidak akan menyatu kecuali dalam hati orang mukmin. Kalangan yang benar-benar mencintai Allah, ketika mereka ditimpa cobaan dan penderitaan, mareka semakin bersabar. Cobaan justru semakin memberikan inspirasi bagi mereka untuk membuat kebajikan yang lebih banyak lagi, dan semakin bersabar atas hal baru yang mungkin menimpa mereka dari sisi Allah ‘azza wa Jalla.
Wahai pemuda! Engkau diciptakan bukan untuk tinggal selamanya di dunia dan bersenang-senang di dalamnya. Di samping harus menjauhi larangan-larangan al Haqq Azza wa Jalla, engkau harus menerima untuk menaati Allah dengan ikrar ‘la ilaha illa Allah Muhammad Rasul Allah’, tetapi ini saja belum cukup, kecuali engkau tambahkan lagi hal lain. Iman adalah sinergi ucapan dan tindakan. Ucapan syahadat saja tidak akan bermanfaat dan diterima jika kalian tetap melakukan tindakan maksiat dan durjana, serta menentang al-Haqq Azza wa Jalla, bahkan meninggalkan salat, puasa, sedekah, dan amal-amal kebajikan.
Jika kalian hanya mengucap ‘la ilaha illa Allah’, kalian hanya mengaku dan mengklaim keimanan semata. Apakah kau punya bukti? Lalu apa buktinya? Melaksanakan perintah, menjauhi larangan, bersabar menghadapi petaka dan pasrah menerima takdir adalah bukti aktual atas pengakuan ini. Pun, jika kau laksanakan semua amalan ini, tetap saja hal itu tidak diterima kecuali disertai ketulusan (ikhlas) demi Allah Azza wa Jalla semata. Sebuah ucapan tidak akan diterima tanpa realisasi praktis, dan amal praktis pun tidak akan diterima tanpa ketulusan dan merunut sunnah.
Sumbanglah kaum fakir dengan sedikit harta kekayaan kalian. Janganlah kau usir pengemis yang meminta-minta, padahal kau mampu memberinya sesuatu, banyak atau sedikit saja. Turutilah jejak al Haqq ‘Azza wa Jalla’ yang begitu suka memberi dan syukurilah Dia sebagaimana Dia anugerahi kalian kemampuan dan kapabilitas untuk memberi. Sungguh celakalah kalian! Pengemis adalah hadiah Allah sementara engkau mampu memberinya, lalu bagaimana engkau tolak dan kembalikan hadiah itu pada Sang Pemberi hadiah? Dihadapanku (Syekh Abd. Qodir Al Jailani) kalian menyimak dan menangis. Namun, jika seorang fakir datang meminta dan hatimu berkeras hati (tak tersentuh penderitaannya), maka itu menunjukkan bahwa tangisan dan simakanmu tidak tulus ikhlas demi Allah ‘Azza wa Jalla’.
(Dikutip oleh Bambang Pragoto; Sumber: dari buku ‘rahasia menjadi kekasih Allah’: Syekh Abdul Qadir al-Jailani (5 syawwal 545 H, pengajian di Madrasah)).
Menemui Allah
Dalam kajian Tauhid, selalu ditegaskan bahwa Allah itu esa, tidak beranak dan diperanakkan, tak bergantung pada apa pun jua. Dia adalah Zat Yang Maha Kaya dan tidak membutuhkan sesuatu pun dan tidak pula ada yang menyerupainya. (QS.112:1-4,3:97,42:11).
Selain itu, disebutkan pula bahwa Allah bersemayam di atas Arasy yakni tempat yang tinggi dimana manusia tak mampu memikirkannya apalagi menghampirinya (QS.10:3,13:2,20:5,25:5). Meskipun pada sisi lain, bahwa Dia lebih dekat dari pada urat leher kita sendiri, tapi seringkali tak bisa merasakan kehadirannya. QS.2:186, 50:16).Lalu, bagaimana cara menemui Allah?
Salah satu jalan untuk menemui Allah SWT adalah mengunjungi Rumah-Nya, Baitullah. Meskipun, boleh jadi Dia tengah tak ada atau tak berkenan untuk membuka pintu Rumah-Nya. Kalau pun bisa menemui-Nya, tentu bersifat personal dan belum tentu berdampak pada relasi sosial (pemberdayaan umat).
Sementara, menemui-Nya saat bersemayam di atas Arasy, tentu jalan yang tak mungkin dilalui oleh manusia biasa. Lalu bagaimana cara menemui-Nya yang dampaknya bukan hanya individual (hablum minallah), tapi juga sosial (hablum minannas) ?
Prof. Dr. M. Quraish Shihab, dalam buku 40 Hadits Qudsi Pilihan, (Lentera Hati, 2010), dinukil sebuah Hadits Qudsi (Hadits yang redaksinya dari Rasulullah SAW tapi maknanya dari Allah SWT.) dari Abu Hurairah Ra. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Rasulullah SAW. Bersabda : “Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung akan berfirman pada Hari Kiamat
Wahai putra putri Adam (Ibnu Adam), Aku sakit, tetapi mengapa engkau tak mengunjungi-Ku ? Ibnu Adam bertanya : ”Yaa Rabb, bagaimana aku mengunjungi-Mu sedang Engkau adalah Tuhan seru sekalian alam ?”. Allah berfirman : “Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku si Fulan sakit, mengapa engkau tidak menjenguknya ? Tidakkah engkau tahu, sekiranya engkau menjenguknya, niscaya engkau akan menemukan Aku di sana”.
Wahai putra putri Adam, Aku minta makanan kepadamu, tapi mengapa engkau tidak memberi-Ku makan ?”. Ibnu Adam pun bertanya : “Yaa Rabb, bagaimana aku memberi-Mu makan, sedang engkau adalah Tuhan seru sekalian alam ?”. Allah berfirman : “Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku si Fulan telah meminta makanan kepadamu, mengapa engkau tidak memberinya makan ? Tidakkah engkau tahu, seandainya engkau memberinya makan, niscaya engkau akan mendapatkan itu (ganjarannya) di sisiku ?”.
Wahai putra putri Adam, Aku minta minum kepadamu, tetapi engkau tidak memberi-Ku minum ? Lalu Ibnu Adam bertanya : “Yaa Rabb, bagaimana aku memberi-Mu minum, sedangkan Engkau adalah Tuhan seru sekalian Alam”?. Allah berfirman : “Tidakkah engkau tahu bahwa Hamba-Ku si Fulan telah minta minum kepadamu, tetapi mengapa engkau tidak memberinya minum ? Seandainya engkau memberinya minum, niscaya engkau akan mendapatkan itu (ganjarannya) di sisi-Ku.”
Jika kita simak Hadits di atas, pesan pertama sebagai jalan menemui Allah adalah membesuk orang sakit. Boleh jadi, karena orang sakit sedang berada di persimpangan jalan, yakni antara hidup dan mati. Seorang yang sakit keras atau kritis, sedemikian dekat kepada Allah. Sejatinya, ia berhak atas Muslim yang lain untuk dijenguk dan wajib bagi seorang Muslim untuk menjeguknya (HR. Muslim).
Mengunjungi orang sakit tidak sekedar lepasnya kewajiban, tapi justru dapat mengeratkan persaudaraan dan keharmonisan sosial. Hubungan yang disharmoni seringkali terbangun kembali setelah mengunjungi yang sakit. Doa yang dipanjatkan dan kegembiraan hatinya bisa mempercepat kesembuhan.
Jika kita ingin menemui Allah, maka kunjungilah orang-orang sakit yang bersandar dan bergantung penuh hanya kepada Allah SWT karena Allah pun senantiasa berada di sisi mereka yang sabar akan derita yang menimpa. Dalam kondisi demikian, mereka seringkali diabaikan dan terlupakan. Kita terkadang kaget dan menyesali, setelah mendapat kabar kematian si sakit sementara belum sempat menjenguknya.
Pesan kedua dan ketiga Hadits di atas adalah memberi makan dan minum. Kaum dhuafa dan mustdh’afin (anak yatim, miskin, terlantar, tertawan, hidup berkalang tanah beratap langit, kekurangan gizi dan kelaparan) yang jumlahnya semakin bertambah adalah hamba-hamba yang dikasihi Allah. Mereka sengaja dihadirkan oleh Allah untuk menguji keimanan dan komitmen sosial kita sekaligus sebagai jalan menemui Allah SWT.
Konon, Nabi Musa As. pernah bertanya kepada Allah, dimana ia bisa menemui-Nya. Allah menjawab : “Temuilah Aku di tengah orang yang hancur hatinya”. Karena itulah, Allah SWT menyuruh kita untuk memberi makan orang yatim, miskin dan yang tertawan hidupnya, bahkan dinilai sebagai pendusta agama jika tidak menyantuni mereka (QS.2:177,90:14-16,93:9-10,107:3).
Justru dengan jalan yang tidak mudah ini, kita bisa menemui Allah dengan rasa bahagia, tenang dan nikmat baik dunia maupun akhirat. Tapi itu semua bisa diraih hanya dengan ikhlas dalam beramal shaleh dan tidak menyekutukan-Nya. (QS.18:110).
Demikianlah Islam mengajarkan ibadah yang sebenarnya, yakni ibadah yang berdimensi individual dan sosial sekaligus. “Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah agar menjadi kaya. Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah agar bertambah sukses”, demikian orang bijak berkata.
Selagi ada kesempatan dan umur untuk melakukan kebaikan, maka lakukan sekarang. Jangan menunggu kaya atau sukses. Boleh jadi belum sempat kaya atau sukses ajal telah tiba. Menyesal kemudian tiada berguna. (QS.63:10-11). Sedekah yang paling tinggi nilainya adalah pada saat kita juga membutuhkan. Dan, jika mampu melakukannya, luar biasa nikmatnya dan Allah pun segera memberi ganti yang berlipat dan tidak terkira-kira (laa yahtasib). Insya Allah!
(Dikutip Oleh : Nana Suryanan Tahir; Sumber: Republika.co.id)
Kiat Cepat Hafal Al Quran
1. Cintailah Al Qur’an melebihi diri sendiri
2. Datangkan guru ngaji Al Qur’an yang telaten, sabar namun tegas
3. Merasa belum lengkap aktivitas hariannya bila belum baca Al Qur’an
4. Baca berulang-ulang tiap lembar dan camkan hinggga hafal secara total
(Hasil wawancara Bung Dino, pada 1 Muharram 1433 H / 27 Nopember 2011 di Masjisjid Al Wahyu dengan Hafidz H. Nurcholis Kholiq; Acara Semaan Al Qur’an dengan 3 Hafidz kerjasama PKSM, Nurul Hayat dan HIPSI mulai pkl. 04.15-18.25; Piagam Penghargaan dari HIPSI bagi ketiga Hafidz)
Pelatihan Shalat Khusyu’
Al Qur’anul Karim
Proses Turunnya Al Qur’an
105. Dan kami turunkan (Al Quran) itu dengan sebenar-benarnya dan Al Quran itu Telah turun dengan (membawa) kebenaran. dan kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan (Q: Al Isra’ 105).
Dari Lawhul Mahfud menuju Baitul ‘izzah
1. Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan[1593]
(Q: Al Lail :1).
[1593] Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, Karena pada malam itu permulaan Turunnya Al Quran.
Di Langit Dunia Seluruh isi al-Qur'an (30 Juz/114 Surah) sekaligus, di malam Al-Qadar.
Dari Baitul ‘Izzah ke Rasululloh SAW
•• •
106. Dan Al Quran itu Telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan kami menurunkannya bagian demi bagian. (Q:Al Isra’ 106)
1. Diawali "Iqra'", yang terjadi pada tgl. 17 Ramadhan (Al-Anfal : 41).
2 Berlangsung dalam waktu 23 tahun, (di Makkah 13 th, di Madinah 10 th.).
Diterima Rasullulloh bertahap
(Disampaikan oleh Ustadz M. Anas, LC, MAg dalam pengajian Tgl. 23 Desember 2011, Hari Jumat malam Pkl 18.00-19.00 di Masjid Al Wahyu Surabaya, Sumber : Power Point presentasi atas persetujuan penceramah di edit oleh Pemred)
Al Qur’an Sebagai Mukjizat
Mukjizat artinya sesuatu yang luar biasa yang tiada kuasa manusia membuatnya karena hal itu adalah di luar kesanggupannya.,
Demikian pula kepada Nabi besar Muhammad SAW telah diberikan kelebihan berupa mukjizat di antaranya perjalanan Isra' dan Mi'raj dalam waktu satu malam sebagaimana tersebut di dalam surat Al Isra ayat 1 dan keluarnya air dari ujung jarinya ketika ketiadaan air. Mukjizat yang terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW adalah Al Qur'an, suatu mukjizat yang dapat disaksikan oleh seluruh umat manusia sepanajng masa karena memang beliau diutus oleh Allah untuk keselamatan manusia di mana dan di masa apapun mereka berada. Oleh sebab itu, Allah menjamin keselamatan Al Qur'an sepanjang masa.
Firman Allah surat Al Hijr ayat 9: “Sesungguhnya kami telah menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya kami tetap memeliharanya.”
Di dalam memberikan definisi kepada Al Qur'an, sengaja dicantumkan kata “yang mempunyai mukjizat” karena inilah segi keutamaan Al Qur'an dan bedanya dari kitab-kitab yang lain yang diturunkan kepada nabi-nabi. Mukjizatnya itu terletak pada fasahah dan balaghahnya, keindahan susunan dan gaya bahasanya serta isinya tidak ada taraf bandingannya.
Mustahil manusia dapat membuat susunan yang serupa dengan Al Qur'an yang dapat menandinginya di dalam Al Qur'an sendiri terdapat ayat-ayat yang menantang setiap orang dan mengatakan: kendatipun berkumpul jin dan manusia untuk membuat yang serupa dengan Al Qur'an, mereka tidak akan dapat membuatnya, seperti firman Allah pada surat Al Isra ayat 88 dengan terjemahannya: “Katakanlah: 'Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.'”
Sajian ini semoga dapat meningkatkan iman dan taqwa serta ibadah kita kepada Allah SWT. Amin.
(Disajikan oleh Slamet Suwito, dikutip dari Al Qur'an dan Terjemahnya, hadiah dari Kerajaan Saudi Arabia)
KEWIRAUSAHAAN
Perdagangan yang Islami
Perdagangan merupakan jenis kegiatan ketiga sesudah masyarakat nomad, masyarakat pertanian, dan pertukangan. Kegiatan perdagangan sudah terjadi sejak zaman kuno sejak silent trade atau perdagangan yang membisu karena komunikasi dengan bahasa berbeda belum dapat dilakukan terutama di daerah Mediteranian.
Inti berdagang adalah mencari keuntungan dengan membeli lebih murah dan menjual dengan harga lebih mahal. Agama Islam menegaskan, menghalalkan berdagang dan mengharamkan riba (QS 2: 275). Mencari untung dalam perdagangan dalam konsep Islam tidak terbatas pada keuntungan materi saja tetapi juga keuntungan yang bersifat nonmateri serta keuntungan dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Dalam berbagai buku fikih Islam, secara garis besar diberikan tuntunan berdagang yang sesuai dengan tuntunan agama. Secara garis besar, intinya meliputi, pertama, penjual dan pembeli, yaitu orang yang sudah balig dan berakal sehat, secara sukarela, dan bukan pemboros. Kedua, uang dan benda yang dibeli suci dari najis, ada manfaatnya, bukan yang tabzir, barangnya dapat diserahkan, barangnya jelas sehingga tidak terjadi penipuan. Barangnya adalah kepunyaan pemiliknya atau oleh orang yang diberi kuasa pemiliknya (bukan curian atau yang bukan miliknya), dan ada ijab kabul sekalipun tidak harus dengan kalimat (dapat dengan isyarat atau tindakan tertentu).
Hal tersebut bersifat normatif yang dalam pelaksanaannya bisa menyesuaikan dengan keadaan, yang penting tidak ada unsur-unsur penipuan.
Di samping itu, ada jual beli yang dilarang antara lain menjual barang dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga umum, membeli barang yang sudah dibeli orang lain yang masih dalam masa khiar, menghambat orang dari desa yang akan menjual barangnya di pasar (orang dari desa yang kemungkinan tidak tahu harga pasar dari barang yang akan dijual) sehingga barangnya dijual terlalu murah, membeli barang untuk ditimbun atau spekulasi, jual beli barang untuk maksiat, jual beli yang bersifat mengecoh seperti mengurangi timbangan dan menjual barang yang sudah kedaluwarsa.
Islam memberikan tuntunan lengkap untuk menghindari transaksi perdagangan yang penuh tipu muslihat akibat keserakahan manusia, persaingan yang makin ketat, takut mengalami kerugian, dan sebagainya.
Ada sebuah nasihat dari Luqmanul Hakim pada anak-anaknya, "Hai anakku, berusahalah untuk menghilangkan kemiskinan dengan usaha-usaha halal. Sesungguhnya orang yang berusaha dengan cara halal tidak akan menjadi miskin, kecuali bila telah dihinggapi tiga macam penyakit, yakni tipis kepercayaan agamanya, lemah akalnya, dan hilang kesopanannya."
Karena itu, ada sebuah hadis yang menyatakan pedagang yang jujur dan dapat dipercaya termasuk dalam golongan para Nabi, orang-orang yang benar-benar tulus dan para syuhada (Riwayat Tarmizi, Darimi, dan Daruqutni). Berhati-hatilah menjadi pedagang karena memudahkan mereka menjadi pedagang yang tidak jujur alias pembohong dan menjadi bakil. Semua itu termasuk sifat yang dibenci Allah dan akan membawa sifat-sifat buruk lain.
Hadis lain menyatakan segala sesuatu yang halal dan haram sudah jelas tetapi di antara keduanya terdapat hal-hal yang samar dan tidak diketahui kebanyakan orang. Barang siapa berhati-hati terhadap hal-hal yang meragukan/syubhat, berarti telah menjaga agama dan kehormatan diri. Akan tetapi, barang siapa mengikuti hal-hal yang meragukan berarti telah terjerumus pada hal yang haram, seperti penggembala yang menggembalakan binatangnya di ladang yang terlarang dan membiarkan binatang itu memakan rumput di situ. Setiap penguasa mempunyai peraturan yang tidak boleh dilanggar dan Tuhan melarang segala sesuatu yang dinyatakan haram (Bukhari dan Muslim).
Dalam buku Muhammad sebagai Seorang Pedagang, ada beberapa pengantar yang perlu kita perhatikan. Antara lain dari Mar'ie Muhammad, ketika itu sebagai Menteri Keuangan RI, mengemukakan, Muhammad SAW dalam kurun waktu sebelum diangkat menjadi Nabi telah meletakkan dasar-dasar etika, moral, dan etos kerja yang mendahului zamannya.
Dasar-dasar etika bisnis tersebut telah mendapat legitimasi keagamaan setelah beliau diangkat menjadi Nabi. Prinsip-prinsip etika bisnis yang Nabi wariskan semakin mendapat pembenaran akademis pada penghujung abad ke-20 atau awal abad ke-21. Prinsip bisnis modern, seperti customer oriented, strife for excellent, kompetensi, efisiensi, transparansi, persaingan sehat, dan kompetitif, kesemuanya telah menjadi gambaran pribadi dan etika bisnis Muhammad SAW ketika masih muda. Kemudian analisis pengantar dari KADIN, yaitu Aburizal Bakrie menyebutkan, bila sistem ekonomi modern cenderung berpikir dikotomis antara sistem kapitalisme dan sosialisme maka secara konseptual dalam Islam terdapat sintesis antara keduanya yang kemudian ditransendensikan. Artinya, keuntungan dan kemakmuran materi bukan ditempatkan sebagai tujuan terakhir melainkan sebagai sarana untuk tujuan yang lebih agung lagi yang jangkauannya bahkan melewati batas bisnis duniawi.
Logika itu akan mudah ditemukan dalam Alquran yang kadang kala menggunakan ekspresi bahasa dagang namun memiliki jangkauan dan maksud lebih jauh lagi. Saudara Syafii Antonio melihat sifat-sifat Rasulullah, yaitu sidik, amanah, fathonah, dan tablig sebagai nilai-nilai kenabian di bidang bisnis dan manajemen sebagai berikut:
Dari penjelasan singkat di atas, dengan mudah dapat kita tangkap bahwa Islam telah memberikan tuntunan yang jelas bagaimana menjadi seorang pedagang yang bisa sukses sekaligus dengan cara-cara halal. Namun, setidaknya ada dua hal yang perlu dipermasalahkan dan perlu mendapat jawabannya, yaitu apa sebab masih banyak pedagang-pedagang yang beragama Islam kerap melanggar hal-hal yang dilarang agama, seperti mengurangi timbangan, tidak fair dalam menawarkan barang dagangannya, tidak tepat janji, dan masih banyak hal yang menyebabkan citra sebagai pedagang muslim berada di bawah pedagang nonmuslim.
Secara umum ada dua penyebabnya, yaitu kurang mengenal psikologi pembeli/konsumen, unit usahanya kecil, bahkan mungkin harus membeli barang dagangannya dengan utang, biaya tinggi, kurang mengenal atau kurang menaati tuntunan agamanya sehingga tidak mampu bersaing dengan unit usaha yang lebih besar.
Ketaatan pada agama yang lemah menjadi gejala yang banyak terjadi dalam kehidupan nyata. Hal itu karena sanksi pelanggaran terhadap agama hanya bersifat moral. Karena itu, tingkat keimanan dan besarnya cobaan yang bersifat materiil sangat berpengaruh. Dalam buku Etika Bisnis dalam Islam, Dr Mustaq Ahmad menjawab sebuah pertanyaan yang sangat vital tentang apa yang menjadi karakter perilaku bisnis seorang muslim. Dia menjawab, "Alquran telah meletakkan fondasi nilai-nilai normatif yang sangat komprehensif yang memberi petunjuk seorang muslim dalam perilaku bisnisnya."
Perilaku mereka hendaknya berfondasi atas rasa takut pada Allah SWT. Takwa dalam mencari rida-Nya dalam rangka memenuhi kebajikan dan keluhuran budi dengan niat yang sublim (agung) sebagai mahluk Allah yang mulia. World View Islam menekankan arti penting hari akhir/kiamat. "Pada hari itu, kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada kami tangan mereka, dan memberi kesaksian kaki mereka terhadapa apa yang dahulu (di dunia) mereka usahakan" (Q:36;65).
Sekali lagi, masalah keimanan dan besarnya cobaan sangat besar pengaruhnya pada akhlak manusia termasuk para pedagang. Dari segi sifat kewirausahawannya, masih perlu ditingkatkan. Dengan persaingan yang semakin ketat menghadapi para pedagang yang lebih besar dan tumbuh berkembangnya toko-toko serbaada dan toko swalayan yang suasananya lebih sejuk, barangnya lebih baik, dan harga yang jauh lebih murah, para pedagang kecil semakin terpinggirkan.
(Oleh: Prof Drs H Dochak Latief - Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Pendidikan
Penelitian Tindakan Kelas
(Classroom Action Research)
Pengantar
Penelitian tindakan kelas sebenarnya merupakan ajang bagi guru untuk berpikir kreatif guna memecahkan masalah di kelasnya. Kreatifitas dalam membelajarkan siswa, itulah hakikat dari tindakan yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran di kelas. Tindakan yang dirancang guru kebanyakan berdasarkan atas sebuah teori yang diambil dari buku tertentu.
Namun sebenarnya apabila tindakan tersebut dikembangkan dan disempurnakan maka lama kelamaan akan menjadi sebuah tindakan yang berbeda dari wujud awalnya. Inilah hasil kreatifitas itu, yang mana kreativitas biasanya diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru. Ciptaan itu tidak perlu seluruh produknya harus baru, mungkin saja gabungannya atau kombinasinya, sedangkan unsur-unsurnya sudah ada sebelumnya.
Demikian juga dalam Inovasi Pembelajaran, tidak seluruhnya harus baru, namun harus ada bukti bahwa hasil inovasi tersebut memiliki kelebihan dengan model sebelumnya. Jadi disini dibutuhkan kreativitas guru, dalam hal ini kreatifitas guru adalah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi baru, atau melihat hubungan-hubungan baru antara unsur, data, atau hal-hal yang sudah ada sebelumnya.
Kreativitas dapat pula kita lihat sebagai suatu proses dan hal ini mungkin akan lebih esensial. Dengan demikian proses tindakan dalam penelitian tindakan kelas bisa menjadi hasil inovasi baru yang berupa sebuah model proses pembelajaran, yang memiliki ciri khas tertentu yang berbeda dengan model pembelajaran sebelumnya serta memiliki kelebihan-kelebihan tertentu yang belum di miliki model pembe lajaran sebelumnya.
Secara ringkas, inovasi pembelajaran yang bersifat bottom up (tumbuh dari bawah) dengan sendirinya akan jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan yang dilakukan top down (dari atas). Hal ini karena pendekatan inovasi pembelajaran yang bersifat top down tidak jarang berangkat dari teori yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan guru secara individual bagi pemecahan permasalahan pembelajaran yang tengah dihadapinya di dalam kelas.
Selanjutnya apa, mengapa dan bagaimana “penelitian tindakan kelas” yang dimaksud dengan “penelitian tindakan kelas” dapat kita cermati dalam uraian singkat di bawah ini.
Pengertian
Konsep penelitian tindakan (action research) bermula dari pandangan seorang ahli psikologi sosial yang bermana Kurt Lewin (1946). Lewin menggunakan pendekatan penelitian tindakan setelah usainya perang dunia ke dua dalam usaha menyelesaikan berbagai masalah sosial. Lewin pada saat itu mengemukakan dua ide pokok penelitian tindakan yaitu; (1) keputusan bersama, dan (2) komitment untuk meningkatkan dan memperbaiki prestasi kerja. Kedua ide pokok tersebut sekarang menjadi karakteristik dasar penelitian tindakan yang menegaskan perlunya usaha kolaboratif atau usaha secara bersama-sama dalam meningkat mutu prestasi kerja.
Pada tahun 1953, ide Lewin dikembangkan oleh Stephen Corey di New York sebagai pendekatan penelitian yang diselenggarakan oleh guru-guru sekolah. Pada Tahun 1976 Jhon Elliot menggunakan pendekatan ini untuk membantu guru mengembangkan usaha inkuiri dalam pengajaran dan pembelajaran di dalam kelas yang kemudian dikenal dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Banyak ahli memberikan definisi tentang penelitian tindakan kelas (PTK). Beberapa definisi PTK yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain
(1) Tim proyek PGSM (1999) mendefinisikan penelitian tindakan kelas adalah suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan mereka dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan itu, serta memperbaiki kondisi dimana praktik pembelajaran tersebut dilakukan,
(2) Mukhlis, Abdul dan Nur, Mohamad (2001) mendefinisikan penelitian tindakan kelas sebagai suatu bentuk kajian yang bersifat sistematis dan siklustis,
(3) Kemis, Stephen dalam D. Hopkins (1992) mendefinisikan penelitian tindakan kelas adalah ‘action research is a form of self reflective inquiry undertaken by participants in a social (including educational) situation inorder to improve the rationality and justice of (a) their own social or educational pratices, (b) their understanding of these practices, and (c) the situations in which practices are carried out’ (penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelaahan atau inkuiri melalui refleksi diri yang dilakukan oleh peserta kegiatan pendidikan tertentu dalam situasi sosial (termasuk pendidikan) untuk memperbaiki rasionalitas dan kebenaran dari (a) praktek-praktek sosial atau kependidikan yang mereka lakukan sendiri, (b) pemahaman mereka terhadap praktek-praktek tersebut, (c) situasi di tempat praktek itu dilaksanakan).
(4) Mills (2003) mendefinisikan penelitian tindakan kelas sebagai berikut; ‘Any systematic inquiry conducted by teacher researchers ... to gather information about how their particular schools operate, how they teach, and how well their students learn’.
(5) Rapoport (1991) mendefinisikan penelitian tindakan kelas sebagai berikut; ‘Action research aims to contribute both to the practical concerns of people in an immediate problematic situation and to the goals of social science (including education) by joint collaboration within a mutually acceptable ethical framework.
Bila digabungkan definisi yang dikemukakan oleh para ahli di atas maka diperoleh batasan penelitian tindakan kelas sebagai sebuah proses investigasi terkendali yang berdaur ulang (bersiklus) dan bersifat reflektif mandiri, yang memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap sistem, cara kerja, proses, isi, kompetensi, atau situasi. Daur ulang aktivitas dalam penelitian tindakan diawali dengan perencanaan tindakan (planing)¸ penerapan tindakan (action), mengobservasi dan mengevaluasi proses dan hasil tindakan (observation dan evaluation), dan melakukan refleksi (reflection), dan seterusnya sampai perbaikan atau peningkatan yang diharapkan tercapai.
Karakteristik
Beberapa pakar mengemukakan karakteristik penelitian tindakan kelas sebagai berikut : (1) didasarkan atas masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran; (2) dilakukan secara kolaboratif melalui kerja sama dengan pihak lain; (3) peneliti sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi; (4) bertujuan memecahkan masalah atau meningkatkan mutu pembelajaran; dan (5) dilaksanakan dalam rangkaian langkah yang terdiri dari beberapa siklus; (6) yang diteliti adalah tindakan yang dilakukan, meliputi efektifitas metode, teknik, atau proses pembelajaran (termasuk perencanaan, pelaksanaan dan penilaian); (7) tindakan yang dilakukan adalah tindakan yang diberikan oleh guru kepada peserta didik.
Pakar yang lain (Winter: 1996), menyebutkan ada enam karakteristik penelitian tindakan kelas yaitu : (1) kritik refleksi, yaitu adanya refleksi yang bersifat evaluasi pelaksanaan pembelajaran; (2) kritik dialektis, yaitu adanya pandangan kritis dan obyektif terhadap kelemahan atau hambatan dalam pelaksanaan; (3) kolaboratif, yaitu adanya kerjasama dengan pihak lain untuk mengamati atau sumber data atas masalah yang dihadapi dalam pembelajaran; (4) resiko, berarti peneliti atau guru sendiri harus berani mengambil resiko bahwa hipotesisnya meleset atau beresiko untuk melakukan perubahan yang bersifat perbaikan; (5) susunan jamak, yaitu bersifat reflektif, dialektis, partisipatif dan kolaboratif; dan (6) intenalisasi teori dan praktik, artinya teori dan praktik bukanlah hal yang terpisah, tetapi hanya merupakan satu hal yang memiliki tahapan berbeda, yang saling bergantung satu sama lain, dengan demikian pengembangan teori akan berakibat pada praktik demikian juga pengembangan praktik yang berdampak pada teori.
Berdasar uraian-uraian yang telah dikemukakan sebelumnya di atas, maka dapat dicermati bahwa karakteristik penelitian tindakan kelas, berbeda dari karakteristik penelitian formal, yaitu bahwa PTK merupakan; an inquiry on pratice from within
Karakteristik pertama dari penelitian tindakan kelas bahwa kegiatan tersebut dimulai oleh permasalahan praktis yang dialami oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-harinya sebagai pengelola program pembelajaran di dalam kelas atau sebagai jajaran staf pengajar di sekolah. Dengan kata lain penelitian tindakan kelas bersifat practice driven dan action driven, dalam arti bahwa penelitian tindakan kelas bertujuan memperbaiki praksis secara langsung ‘disini’, ‘sekarang’ sehingga seringkali istilah penelitian tindakan kelas dipertukarkan dengan istilah penelitian praktis.
Penelitian tindakan kelas menitikberatkan pada permasalahan yang spesifik dan kontekstual, hal ini membawa konsekuensi penelitian tindakan kelas tidak terlalu menghiraukan kerepresentativan sampel seperti pada penelitian formal karena memang tujuan penelitian tindakan kelas bukan untuk menemukan, mengembangkan atau merevisi sebuah teori yang dapat digeneralisasikan secara luas, penelitian tindakan kelas dimaksudkan untuk memperbaiki (improvement) permasalahan praktis dalam pembelajaran ‘disini’ dan ‘sekarang’.
Penelitian tindakan kelas juga berbeda dengan penelitian formal dalam hal metodologi, metodologi penelitian tindakan kelas tidak kaku seperti penelitian formal, dalam arti tidak terlalu memperhatikan kontrol terhadap perlakuan. Namun demikian sebagai kajian yang taat kaidah pengumpulan data tetap dilakukan dengan menekankan objektivitas. Pengungkapan kebenaran dilakukan secara cermat dan objektif sehingga memungkinkan terselenggaranya peninjauan ulang oleh sejawat.
Dengan kata lain, sebagaimana halnya dengan penelitian formal, Penelitian tindakan kelas dimaksudkan bukan untuk mengemukakan pembenaran diri (self justification), melainkan untuk mengemukakan kebenaran, meskipun jangkauanya lebih terbatas (tidak bisa digeneralisasikan ke populasi).
Oleh karena itu dapatlah dikatakan bahwa penelitian tindakan kelas bepijak pada dua landasan yaitu involvment, keterlibatan langsung guru dalam pelaksanaan penelitian dan improvement, komitmen guru untuk melakukan perbaikan, termasuk perbaikan dalam cara berpikir dan kinerjanya sendiri, kerena itu penelitian tindakan kelas dapat menjadi self reflective inquiry bagi guru, dalam situasi nyata di dalam kelas.
Upaya perbaikan proses dan hasil pembelajaran tidak dapat dilakukan sendiri oleh guru, tetapi harus berkolaborasi dengan sejawatnya. Penelitian tindakan kelas merupakan upaya bersama dari berbagai pihak untuk mewujudkan perbaikan yang diinginkan. Nuansa kolaborasi ini harus tertampilkan dalam keseluruhan proses mulai dari identifikasi masaah bersama, perencanaan, pelaksanaan penelitian tindakan kelas, observasi dan evaluasi, dan refleksi, sampai dengan penyusunan laporan akhir penelitian.
Penelitian tindakan kelas memiliki ciri khusus, yaitu sikap reflektif yang berkelanjutan untuk perbaikan (improvement) praktis. Berbeda dengan penelitian formal yang lebih mengutamakan pendekatan eksperimental, penelitian tindakan kelas lebih menekankan kepada proses ‘perenungan kembali’ (refleksi) terhadap proses dan hasil penelitian secara berkelanjutan untuk mendapatkan penjelasan dan justifikasi tentang kemajuan, peningkatan, kemundtran, kekurang efektifan, dan sebagainya darh pelaksaCaan sebuah tindakan untuk dapat digunakan memperbaiki proses tindakan pada siklus-siklus selanjutnya.
Every day Pratical Problems , penelitian tindakan kelas lebih memfokurkan permasalahan nyata di dalam kelas yang dihadapi guru sehari-hari, bukan beranckat dari permasalahan yang bersifat teoritis (teoritical problems). Oleh sebab itu penentuan masalah dalam penelitian tindakan kelas harus berawal dari permasalahan nyata di dalam kelas, yang kemudian didiagnosis akar masalahnya dari permasalahan tersebut sebelum bisa menentukan langkah-langkah tindakan yang paling tepat.
Teori menuju aksi, Penelitian tindakan kelas dimaksudkan untuk mengadopsi teori kedalam tindakan nyata untuk merubah situasi yang sulit kedalam permasalahan praktis yang bisa dipecahkan.
(Dikutip sebagian dari Makalah Yang Disampaikan dalam Diklat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Himpunan Penulis Sains Indonesia (HIPSI) di Gedung Wanita Chandra Kencana Surabaya pada tanggal 24 Mei 2009 Oleh : Drs. Soebakri, M.Pd. selaku Dosen FBS-UNESA Surabaya dan Drs. Subakir Dimyati, SE, ST, MM selaku Ketua Umum HIPSI)
KESEHATAN
Sehat Ala Rosululloh Dan Bebas Stres
Assalamualaikum Wr Wb
Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Alloh SWT yg telah memberikan nikmat kesempatan dan kesehatan bagi kita semua sehingga kita bisa berkumpul dimasjid yang mulia ini dalam rangka mengkaji masalah kesehatan ala Rosululloh SAW dan bebas stress.
Ada kecenderungan saat ini orang terlalu mengandalkan ilmu pengetahuan , kekayaan dan lain sebagainya dalam mengatasi kesulitan dalam kehidupan, ketika semua itu tidak menjadi solusi terjadilah gejala stress antara lain susah tidur,gelisah yang pada akhirnya munculah penyakit darah tinggi,kolesterol tinggi,kencing manis, jantung, asam urat dan penyakit berat lainnya. Kunci sehat itu adalah bersukur harus sabar, jangan mudah marah, mudah tersinggung, mau mendengar pendapat orang lain, tidak egois, banyak sedekah dan jaga hati.
Bagi bapak yang usianya sudah senja harus sudah waspada karena daya tahan tubuh sudah mulai menurun agar kondisi tubuh tetap sehat perlu ditingkatkan ketahanan dari oxidant antara lain setiap bangun tidur minum air putih minimal satu gelas ini penting, karena tubuh ini butuh air sekitar 4 liter sehari untuk metabolisme zat yang dibutuhkan oleh organ utama tubuh antara lain Ginjal,Jantung , Otak, pencernaan dan lain sebagainya. Jangan sampai terjadi minus air dalam tubuh kita kita lihat air yang dikeluarkan dari tubuh kita setiap harinya lewat air kencing, keringat , dan airmata itu semua bias mencapai 1,5 liter. Nah apabila setiap hari mengalami minus dampaknya akan terjadi degradasi pada zat zat yang ada dalam tubuh yang akan menimbulkan sakit pada semua organ karena zat zat yang ada tersedot untuk menutupi kekurangan suplay air untuk metabolisme tubuh.
Disamping air tak kalah pentingnya makan buah buahan banyak buah buahan yang mengandung vitamin yang sangat berguna untuk anti oxidan, makanan daging dagingan sudah lewat sudah tdak terlalu dibutuhkan oleh tubuh pada usia senja, ini malah akan menjadi pendorong munculnya penyakit yang mematikan.
Adapun untuk menghindarkan dari stress obat yang paling mujarab adalah harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT karena orang lagi stres itu sedang jauh dari Allah. Perbanyak istigfar , dzikir, sholat tahajud dan mengeluarkan zakat, infak serta shodakoh.
Manfaat utama shodakoh itu :
1 pembersih harta (ada hak fakir miskin dari harta yang dimiliki)
2 penambah harta (Allah akan mengganti berlipat-lipat ganda atas sodhakoh yg dikeluarkan)
3 pencegah bahaya (Allah dan para malaikat akan melindungi dari ancaman bahaya)
4 penjaga diri (Diri kita akan dijauhkan dari berbagai penyakit)
5 pencegah musibah (kita akan terhindar dari musibah dengan pertolongan Alloh )
Kesehatan manusia itu pada prinsipnya sangat di pengaruhi oleh :
1 Pola Makan (10 %): Makan secukupnya tidak berlebihan resep Rosulloh:makan saat lapar, berhenti sebelum kenyang
2 Pola Hidup (10%): Olah raga cukup disesuaikan dengan usia dan kemampuan, tidak berlebihan karena setiap yang berlebihan akan berdampak tidak baik
3 Pola Hati (80%) : Hati yang bersifat egois, pemarah, sulit memaafkan, tamak, pelit, mudah putus asa serta tidak bersyur, inilah penyebab utama munculnya penyakit stress. Tips Rosululloh untuk menanggulangi penyakit ini adalah kita harus mencontoh beliau menjadi : Ahli sabar, Ahli pemaaf, Ahli penyantun, serta Ahli ibadah.
Demikian sedikit kajian ini mudah mudahan bermanfaat bagi para pembaca majalah AL WAHYU sehingga bisa meningkatkan kualitas kehidupan kita untuk memperbanyak ibadah sebagai bekal kita di kehidupan yang kekal di akhirat nanti. Wabillahi taufik wal hidayah
wassalamu alaikum warohmtullahi wabarokatuh.
(Direkamdan ditulis kembali oleh Nana Suryana Tahir, dari Pengajian oleh : dr.Agus Tgl 25 Desember 2011 di Masjid Al Wahyu ba’do sholat Maghrib)
Sikap Memaafkan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:
Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)
Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)
Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:
... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)
Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)
Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.
(Disalin oleh : Subakir Dimyati; Sumber : Kumpulan Artikel Harun Yahya)
SAINS TEKNOLOGI
Menyingkap Kabut, Menatap Singgasana
Setiap manusia terlahir ke bumi tanpa tahu siapa dirinya, dan siapa pula bumi yang dihuninya, apalagi jagat raya mahaluas yang melingkupinya. Jagat raya berisi sekitar 300 miliar galaksi. Salah satu dari galaksi ini adalah Galaksi Bima Sakti, yang terdiri atas sekitar 250 miliar bintang.
Matahari kita hanyalah salah satu dari bermiliar bintang ini. Begitulah, masih terdapat lebih banyak bintang di jagat raya daripada butiran pasir di seluruh pantai di bumi, dan Matahari kita hanyalah salah satu butiran pasir ini. Bumi tempat tinggal kita tidaklah lebih besar dari sebutir pasir tersebut. Sedangkan manusia, makhluk kecil penghuni bumi, ia bukanlah apa-apa di dalam jagat raya mahaluas ini.
Dari segi ukurannya, manusia bak sebutir debu di padang pasir nan luas, sesuatu yang tak berarti dalam alam semesta tak bertepi. Dilihat dari kekuatannya, manusia pun makhluk yang teramat lemah, jauh lebih lemah dari kekuatan alam ini. Dari virus tak kasat mata yang mampu menjadikannya sakit tak berdaya; hingga hujan, gunung dan gempa bumi yang dapat melenyapkannya dari muka bumi.
Begitulah, kehidupan manusia seolah tak berarti jika dilihat dari ukuran dan kekuatannya, dibandingkan dengan ukuran alam semesta dan kedahsyatan peristiwa alam. Namun, benarkah hidup manusia tanpa arti? Jika makna hidup memang tiada, mengapa manusia perlu ada? Jika mata yang melihat pemandangan, telinga yang mendengar suara, lidah yang mengecap rasa, dan kulit yang meraba benda ini tidak memiliki makna apa pun, lalu untuk apa semua ini ada?
Mengapa manusia mesti hidup di muka bumi jikalau pada akhirnya semua mereka kan pasti sirna, terhempaskan oleh penyakit mematikan, usia senja, kecelakaan, gempa bumi, letusan gunung, serta dahsyatnya kekuatan alam lainnya yang menerpa mereka? Mengapa manusia mesti hadir di dunia, mengapa mereka mesti hidup, menderita, tertawa, bahagia, dan akhirnya harus mati...???Apakah semua ini ada artinya ???
Benar, semua ini nyaris tanpa arti jika kita pahami sebatas pada ukuran dan kekuatan manusia, sebab banyak makhluk atau benda di alam ini yang jauh lebih berarti, jauh lebih besar dan jauh lebih dahsyat dari manusia. Namun sesuatu telah memiliki arti karena keberadaannya, sebab untuk apa menanyakan makna atau arti sesuatu yang tidak pernah ada? Ketika arti keberadaan sesuatu telah kita pahami, maka ukuran, kekuatan, kedahsyatan dan segala ciri yang lain pun akan tampak bermakna di hadapan kita.
Begitulah, keberadaan manusia memunculkan makna keberadaan serta kehidupan manusia itu sendiri. Sebagaimana keberadaan alam semesta beserta segala isi dan kedahsyatannya yang pastilah mendorong kita juga bertanya akan arti keberadaannya.
Yang pasti, kesempurnaan dan kehebatan seluruh makhluk hidup dan tak hidup di alam ini mengatakan kepada akal dan hati nurani manusia akan satu hal: semua mereka diciptakan dengan tujuan yang pasti dan benar. Dan tujuan itu adalah agar manusia yang berakal dan bernurani ini mampu menyibak misteri alam, termasuk dirinya sendiri.
Menguak kesempurnaan, keajaiban, kehebatan, kekuatan, dan kedahsyatan fenomena alam hingga terpampang di pelupuk matanya suatu kebenaran yang pasti, yakni bahwa semua ini ada karena diciptakan dengan makna dan tujuan yang pasti; hingga tersingkaplah kabut kebodohan dan kejumudan yang selama ini menutup mata hatinya, sehingga ia dengan jelas mampu menatap keberadaan singgasana sang Pencipta. Dialah Allah, Penguasa dan Pemilik Kekuatan di balik keajaiban dan kedahsyatan fenomena alam ini, yang semuanya diciptakan-Nya agar manusia mampu mengenal keberadaan dan sifat-sifat-Nya. Lebih dari itu, alam ini dicipta agar manusia senantiasa mengingat akan keagungan Pencipta-Nya dan kelemahan dirinya; agar menjadi sarana yang menjadikannya hamba yang bertaqwa.
Katakanlah: “Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya ‘Arsy yang besar?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertakwa?” (QS. Al Mu’minuun, 23:84-87)
(Dikutip oleh Subakir Dimyati, Sumber: www.insight-magazin.com)
Manfaat Anomali Air (H2O)
(Oleh: Ir. Moch. Djamil, MT)
Air-es dalam gelas diatas meja itu dipandangi sambil hatinya berkata : ‘yaa Tuhan tidak lah engkau ciptakan ini sia-sia, maha suci engkau maka peliharalah kami dari api Neraka’ (QS3-191); kemudian bibirnya tersenyum seraya akalnya bertanya; Mengapa Allah menjadikan Es (air beku) itu mengambang di air ?, bukankah kata guru Fisika “semua zat bila didinginkan akan menyusut (volumenya mengecil) atau dengan kata lain massa-jenisnya (ρ) membersar “. Logikanya bila ρes lebih besar dari ρair maka es seharusnya tenggelam dalam air ?
Guru Fisika itu tidak salah, semua zat bila didinginkan akan menyusut termasuk air, namun bila air didinginkan dari suhu 4oC sampai ke suhu minus volumenya akan mengembang. Karena Es adalah air-beku yang suhunya mines, maka jadinya ρes lebih kecil dari ρair hingga bila kita melihat Es mengambang di air itu sudah sesuai dengan hukum alam. Kekhususan sifat air ini dikenal dengan sebuta Anomali Air. Lalu mengapa Allah menjadikan Air mempunyai sifat khusus seperti itu ?, kembali bibirnya bergumam “Robbana maa kholaqta hada bathila . . . . . (QS3-191).
Kali ini fikirannya melayang ke negeri Belanda, pada bulan-bulan Desember – Januari seperti sekarang ini, disana banyak orang bermain Ski-es, mereka bermain tidak hanya dilapangan yang tertutup salju, bahkan mereka bermain atas permukaan sungai atau danau-danau yang membeku, ada kalanya seseorang dari mereka iseng melubangi Es permukaan sungai untuk memancing ikan. Pemandangan seperti itu lumrah terjadi pada bulan-bulan musim dingin.
Subhanallah; kalimat itulah yang keluar dari antara dua bibirnya, sambil fikiranya kembali ke Hukum Alam ciptaan Allah tentang Air. Andaikan Allah tidak memberikan sifat khusus pada air, maka es akan tenggelam dalam air, artinya pada musim dingin di Belanda sungai-sungai dan danau-danau beku dari dasarnya dulu sampai semuanya menjadi padat. Bila seperti itu yang terjadi, maka biota air seperti ikan, cacing, dan tumbuhan yang hidup dalam sungai dan danau tak akan sempat berkembang, mereka akan beku duluan ketika musim dingin tiba. Tak ada orang memancing ikan di musim dingin.
Subhanalla; Sungguh Allah menjadikan Bumi dan Hukum Alam ini untuk manusia dan mudah dikelola oleh manusia. Lalu tangannya ditengadahkan sambil berucap “Alhamdulillah” dan dibacanya QS14-7.
Selamatnya Nabi Ibrahim, Bukan Anomali Api
”. Ibrahim berkata raja Namrüz “yang benar Tuhan kalian ialah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, dan aku termasuk orang yang dapat bersaksi atas itu”. Dialog singkat ini terekam dalam QS21 ayat 52-55.
Namrüz walaupun dia adalah raja yang sapto pandito ratu namun dia tidak mau berbuat semena-mena untuk langsung menghukum Ibrahim, Dia perlu bertanya pada tertuduh agar hukuman tidak jatuh pada orang yang salah. Mereka bertanya “apakah Engkau melakukan ini terhadap tuhan-tahan kami wahai Ibrahim ?”. Ibrahim menjawab “Patung besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah pada mereka jika mereka dapat bicara”.
Jawaban Ibrahin ini membangkitkan kesadaran diri pada beberapa orang diantaranya dan berkata pada diri-sendiri “sesungguhya kalianlah yang menzalimi diri sendiri (karena menyembah berhala)”. Sambil menundukan kepala mereka menjawab argumen-pledoi Ibrahin “Engkau (Ibrahim) pasti tahu bahwa patung-patung itu tidak dapat berbicara”. Ibrahim berkata lagi “mengapa kalian menyembah selain Allah, sesuatu yang tak dapat memberi manfaat sedikitpun, dan tidak mendatangkan mudharat kepadamu ?”.
Namun Namrüz merasa dirinya adalah seorang raja yang harus disembah, tidak boleh diganti oleh Tuhan Ibrahim, maka berbicaralah ia dengan bahasa kekuasaan “Bakarlah dia (Ibrahim) dan bantulah tuhan-tuhan kalian, jika kalian benar-benar hendak berbuat”. Kisah makar Ibrahim sampai dengan vonis Namrüz ini tertulis dalam QS21 ayat 58-68. Tentulah kemudian Ibrahim ditangkap, diikat pada tiang kayu, ditumpuki kayu bakar seperti hendak membuat api unggun, dan dibakar. Sampai disini Allah dzat yang Maha Kuasa menunjukan bukti Kekuasaannya Berfirman “Wahai api jadilah kamu dingin, dan Penyelamat bagi Ibrahim” QS21-69.
KEDERMAWANAN
FASHTABIKHUL KHOIRAT
MEMBANGUN BAITULLAH
DAFTAR DONATUR TETAP AKTIF
MASJID AL-WAHYU RMH RW.IV SURABAYA ( DATA 2010)
NO. NAMA DONATUR ALAMAT RT
54. IBU HALIM RMH G-01 03
55. IBU SUDARYONO RMH G-03 03
56. IBU BUDI KASTOMO RMH G-04 03
57. IBU SURADI RMH E-14 03
58. IBU ENDANG RMH E-07 03
59. IBU SUTONO RMH D-23 03
60. IBU L A T I F RMH D-16 03
61. IBU BAMBANG RMH E-04 03
62. IBU ASHARI S. RMH E-05 03
63. IBU HJ. MAKSUM RMH C-16 04
64. IBU HERU /IFA RMH C-14 04
65. IBU ISKAK A RMH C-16 04
66. IBU MUALIF / YUYUN RMH C-17 04
67. IBU HJ.HARTANTO RMH C-18 04
68. IBU HJ. RUSTAM RMH C-19 04
69. IBU HJ. U M I A RMH C-22 04
70. IBU ADI SUYONO RMH C-23 04
71. IBU HJ. SUMARLAN RMH C-13 04
72. IBU HJ. SUPRWOKO RMH C-26 04
73. IBU HJ. LUBISONO RMH C-27 04
74. IBU SUWARNO RMH E-16A 04
75. IBU CAKRA BUANA RMH E-16B 04
76. IBU E K O RMH E-18 04
77. IBU HJ. SRINGATIN RMH E-21 04
78. IBU SJAIFUDIN RMH E-23 04
79. BPK. H. DULAJIT RMH E-24 04
80. IBU Y U R I S RMH E-26 04
81. IBU P R I Y O RMH GA-01 04
82. IBU ISMULAWATI RMH GA-02 04
83. IBU ALI IRFAN RMH GA-03 04
84. IBU HJ. RIDWAN RMH GA-04 04
85. IBU HJ. MARDAWI RMH GA-05 04
86. IBU HJ. TUMIRAN RMH GA-06 04
87. IBU HJ. S U K O RMH GA-07 04
88. IBU HJ, A M B A R RMH GA-09 04
89. IBU HJ. WIJADI RMH GA-10 04
90. IBU MUALIF RMH GA-03 04
91. IBU HERI /NANIK RMH 04
92. NY. E D I B RMH H-09 05
93. NY. SUJONO RMH H-11 05
94. NY. R O F I Q RMH H-05 05
95. BPK. SUMARWOTO RMH H-26 05
96. NY. S A D I K RMH GA-20 05
97. NY. EDI MULYONO RMH GA-18 05
98. NY. N O N O RMH F-12 05
99. NY. SISWANTO RMH H-18 05
100. NY. ANDONO RMH F-16 05
101. NY. PAMUJI RMH F-22 05
102. NY. A N T O N RMH F-26 05
103. NY. MUSTOFA RMH H-10 05
104. NY. SULARSO RMH H-06 05
105. NY. G E N D O T RMH H-08 05
106. NY. W A L S O N RMH H-07 05
107. NY. HJ, HERISON NOR RMH F-18 05
108. NY. YUDONO RMH H-27 05
109. NY. KHOIRUDIN RMH H-23 05
110. NY. O T T O RMH H-24 05
111. NY. HARIYOKO RMH F-14 05
112. NY. A R I F S. RMH F-05 05
113. NY HJ. SLAMET RIYANTO RMH H-25 05
114. NY. E K A D A R RMH H-22 05
115. NY. S U G E N G RMH F-11B 05
116. NY. IMAM HARIYONO RMH H-12 05
Ayo Jadi Donatur Tetap Al Wahyu
Bersambung ...
Donatur Tetap Aktif Baru
Masjid Al Wahyu Desember 2011
NO NAMA ALAMAT
351 H. SLAMET SUWITO RMH C-5
352 HJ. SITI WAISAH RMH C-5
353 RONI SUHARTO, ST PD TJANDRA VIII/CE 37 SDA
354 DIAH TRISNAWURI, Spd PD TJANDRA VIII/CE 37 SDA
355 DEDI WIJAYA, SH IKAN MUNGSING V/18
356 JENNY SETYOWATI IKAN MUNGSING V/18
357 BANDUNG BONCOLONO, SE RMH C-5
358 RATNA WIDYANINGRUM, SE RMH C-5
359 TRI ADITYA RAHMAN YKP-PANDUGO PG-5
360 ARFIAN ROZAQI YKP-PANDUGO PG-5
361 TONI RAHMAN YKP-PANDUGO PG-5
362 WALOEYO SATRIO, SH RMH Z-28
363 Drs. HR. BAMBANG MULYONO RMH F-12B
364 RR. MAHARANI ENDAH, SS RMH F-12B
365 NAZARSYAH, SE RMH F-12B
366 GUNTUR WAHJONO RMH T-25
367 ISA ANSHORI PT. BINA PERTIWI (P. TJUK)
368 H. SUSIJONO RMH P-12
369 H. SUHARTO RMH R-30
370 H. TUMIRAN WIRATNO RMH GA-06
371 H. NANA SURYANA RMH I-22B
372 NUGRAHA RMH I-22B
373 LINA RMH I-22B
374 IR. H. SARDI RMH N-10
375 H. EDI HIDAYAT RMH T-20
376 HJ. SITI ARAS RMH U-8
377 H. AMIRUDDIN PATJA RMH U-8
378 KODERI Gn. ANYAR HRP ZD/26
379 IR. HARDI WAHONO RMH A-34
380 MOCH. RIFKI RMH K-9
381 FAJRIATI DIYAH SAFITRI, SKH PT. HARMONI KALTIM
382 DJOKO HENDRA SETIAWAN PT. HARMONI KALTIM
383 BUNGA FIRDAUSA DINDA SAFITRI BALIKPAPAN
384 M. NAUDAL RIZQI HENDRAWAN BALIKPAPAN
385 M. ASYAM DIMAS HENDRAWAN BALIKPAPAN
386 RINA HANDRIYANI RMH S-8
387 H. BURHAN RMH S-8
388 DENY S. RMH S-8
389 VERI YULIANTI RMH S-8
390 HENDI K. RMH S-8
391 ROCHAEDY GAH ZG-10
392 Drs. KOES ASHARI RMH A-29
393 Drs. H. ALI FAUZI S ABDUL KARIM 69A
394 Drs. SUWOTO, MM RUNGKUT MENANGGAL IV/17
395 SOEPRIYANTO GAH ZA-15
396 EVI FARIKAH RMH R-30
397 HARIYONO RMH R-30
398 ERVINA HANIFAH RMH R-30
399 MOCH SAYUTI KEBRAON MANIS SELATAN I/6
400 H. WIJADI RMH GA-10
Ayo Ajak Keluarga Jadi Donatur Tetap Masjid Al Wahyu
Bersambung ...
Majalah donatur
AL WAHYU
Meniti jalan menuju ridho Ilahi
EDISI KEEMPAT 1433 H / 2012 M
MAJALAH DAKWAH PEMERSATU UMAT
DEWAN REDAKSI
Pembina :
Prof.DR.H Suhartono Taat Putra, dr. MS;
Drs. H. Amiruddin Patja, SH; Syafri Matondang; K.H Syafiuddin Husain
Pimpinan Umum / Penanggung Jawab :
Drs. H. Slamet Suwito
Pimpinan Redaksi :
Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM
Wakil Pimred:
Syaiful Irwan; Arif Hadiansyah Putra, SE, MM
Redaktur Pelaksana :
H. Mahmud Zein,SH; Koessoenaryono;
Drs.H. Bambang Pragoto, MSc; Ir. H. Moch. Djamil, MT
Editor :
Yudo Herbeno; Soenjoto; Drs. Nurhasjim;
Yudi Evriyanto, SKM, MKes
Redaktur :
Ir. H.Yusuf Abdullah, MM; Drs. H. Eddi Hidayat; H.Faisal Cholil;
Drs. H. Ali Fauzi Shahib, MSi; Ir.H.Abdul Muhyi;
Drs. Mahfudin; Ir. H.Kukuh Sujatmiko, MM
Design/layout :
Abdul Hayyu Prakarsa; Lailatus Sa’adah; Reiza Elfani
Fotografer :
Drs. Nurhasjim; Waloeyo Satrijo,SH; H. Moch. Moechtar
Reporter :
Hadi Pramono; Yudi Evriyanto; SKM, Mkes;
Reiza Elfani; Ny. Hj. Mega Fariani; Aditya
Pimpinan Perusahaan :
Drs. H. Nana Suryana Tahir, MM
Keuangan :
H. Tumiran Wiratno, SPd; Ny. Hadi Pramono
Distribusi :
H.M.Ridwan Suparno; Drs.H. Sukimin;
Ny. Dwi Putri P,SSos, MMPd; Agus B
Biro Iklan:
H. Bakri Soembodo; Ny. Indriya Herman; Ir. Iman Soekarno
Marketing :
H. M. Arsyad, SE, Msi; H. Bakri Soembodo; H. Tjuk Seroso
Penasehat Hukum :
H.Teguh Isdaryanto,SH, MH; Wibowo Ibo Sarwono, SH
Alamat Redaksi:
Rungkut Menanggal Harapan Blok Z
Tlp (031)8703232; (031)8721067 Surabaya
Al Wahyu online :
e-mail : masjid_alwahyu@yahoo.com
Website : www.zis-alwahyu.com
Diterbitkan Oleh : Perkumpulan Kesejahteraan Sosial Muslim (PKSM)
Daftar Isi
COVER 1 ………………………………………………………….. hal 1
COVER 2 Iklan Umum …………………………………………….hal 2
Pengantar ………………………………………………………….. hal 3
• Dewan Redaksi
• Salam Redaksi
• Daftar Isi
Biografi .........................................................................................hal 4-5
• Nabi Muhammad SAW.
• Masa Kenabian Muhammad SAW
Kewirausahaan ........................................................................... hal 6
• Etika berwirausaha
Islam Di Mancanegara .................................................................hal 7
• The Mother Mousque of Amrica
Keagamaan ………………………………………………………… hal 8-9-10
• Terlambat sadar
• Tauhid
• Pemutus Kenikmatan
• Sapaan alam qubur
Pembangunan Karakter Bangsa…………………………………… hal 11
• Out Bound
Kesehatan ................................................................................... hal 12
• Sikap Memaafkan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Pendidikan ................................................................................. hal 13
• Pentingnya media dalam pembelajaran Al Qur’an
Sainstek ...................................................................................... hal 14-15
• Kisah Ibrahim bukan anomali air
• Android : sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux
Kedermawanan........................................................................ hal 16-17
• Daftar Donatur Tetap Aktif
• Daftar Donatur Tetap Baru
• Shodaqoh Jariyahku
Laporan Keuangan ......................................................................HAL 18
• Laporan Keuangan Masjid Al Wahyu RMH Surabaya Periode Januari 2012
COVER 3 Iklan Cilik…………………………………………………...hal 19
COVER 4 Iklan Khusus………………………………………….. hal 20
Salam dari Redaksi
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasululloh Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga yaumil qiyamah.
Setelah kita lalui edisi pertama, kedua, dan ketiga, kita memasuki edisi keempat maka terasa bahwa majalah donatur Al Wahyu merupakah Media Dakwah Pemersatu Umat. Hal ini terbukti majalah telah dibaca para donatur lintas kota bahkan lintas pulau. Majalah ini menjembatani keberagaman umat , menghargai perbedaan, memelihara kebersamaan dan kegotongroyongan meniti shirothol mustaqim menuju ridho IiiAllah SWT.
Sungguh indah dan kesejukan terasa di qolbu jika kita dalam naungan ridho Allah SWT, melalui kehidupan dalam islam yang rahmatan lil alamin. Perbedaan dikelola dan kita berfikir yang lebih besar untuk menuju kemaslahatan bersama, dan menjadi umat yang jadi teladan umat lainnya. Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1433 H kita tingkatkan Iman Dan Taqwa sehingga kita selalu mendapatkan Rahmad dan Ridho Allah SWT. Semoga Sifat Nabi Muhammad SAW : Shidiq, Amanah, Fathonah dan Tabligh dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Amin
Mohon maaf atas segala kekurangan , semoga Allah SWT senantiasa meridloi ibadah kita. Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
BIOGRAFI
01. Nabi Muhammad (570 Sm - 632 SM)
Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
oleh Michael H. Hart
Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.
Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar.
Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu di umur enam tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Sumber-sumber Islam menyebutkan bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh lima tahun tatkala dia kawin dengan seorang janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur empat puluh tahun nyaris tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia.
Umumnya, bangsa Arab saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota Mekkah ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, … Tatkala dia berusia empatpuluh tahun, Muhammad yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi penyebar kepercayaan yang benar.
Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada kawan-kawan dekat dan kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai tampil di depan publik. Begitu dia sedikit demi sedikit punya pengikut, penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin onar. Di tahun 622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad hijrah ke Madinah, kota di utara Mekkah berjarak 200 mil. Di kota itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan.
Peristiwa hijrah ini merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Medinah pengikutnya makin bertambah sehingga dalam tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Pada tahun-tahun berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai jamur, serentetan pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun 630 dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk. Sisa dua setengah tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya selaku penguasa efektif seantero Jazirah Arabia bagian selatan.
Suku Bedewi punya tradisi turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi, jumlah mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak satu sama lain. Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah pertanian di belahan utara. Tapi, Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat kepercayaan kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah timurlaut Arab berdiri Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau Kekaisaran Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya.
Ditilik dari sudut jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya dengan sapuan kilat dapat menaklukkan Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642.
Tapi, penaklukan besar-besaran --di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya Abu Bakr dan Umar ibn al-Khattab-- itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak kerajaan Visigothic di Spanyol.
Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi pada tahun 732, dalam pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours, satu pasukan Muslimin yang telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu, hanya dalam tempo secuwil abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan Nabi Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India hingga pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia. Dan di mana pun penaklukan dilakukan oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-bondongnya pemeluk masuk Agama Islam.
Jadi, dapatlah kita saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah saya menilai adanya kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi duniawi yang melekat pada pengaruh diri Muhammad sehingga saya menganggap Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia
(Dikutip oleh HIPSI; Sumber: Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah oleh Michael H. Hart)
Masa Kenabian Muhammad SAW
i. Kelahiran Muhammad
Diketahui bahwa `Abdullah, ayah Muhammad, wafat saat Amina sedang hamil. Muhammad dilahirkan dalam keadaan serbapelik. la hadir dari keluarga miskin namun cukup terpandang di masyarakat. Beberapa saat kemudian ibunya juga meninggal dunia dan men¬jadi anak yatim sejak usia enam tahun. la mulai bekerja sebagai penggembala kambing di kota Mekah di dataran bumi yang tandus itu. Mengikuti jejak tradisi kehidupan orang Quraish, ia pun terjun ke dunia bisnis. Sikap integritas dan keberhasilannya sebagai pedagang, ia berhasil meraih simpati Khadijah seorang janda tua, cerdik, lagi kaya. Kemudian ia menikahinya.48 Muhammad amat terkenal memiliki sikap kejujuran dan integritas di seluruh kota Mekah dalam semua masalah. Pendapat Ibn Ishaq mengatakan, "Sebelum turunnya wahyu, orang-orang Quraish telah memberi label sebagai satu-satunya orang tepercaya (al-amin).
ii. Muhammad Manusia Tepercaya
Datang masa yang amat tepat ketika orang Quraish merasa perlu mere¬novasi Ka'bah. Mereka bekerja sama di mana setiap anggota suku mengum¬pulkan batu-batu untuk membangun kembali sebagian struktur ada. Ketika konstruksi itu sampai pada peletakan batu hitam (Hajar al-aswad) perselisihan semakin memanas. Setiap sub-kesukuan ingin mendapat kehormatan me¬letakkan batu hitam itu pada sudutnya sampai titik puncaknya mereka membuat aliansi di mana bentrokan fisik semakin tak terelakan. Abu Umayya, sesepuh di kalangan bangsa Quraish, mendesak agar orang pertama yang memasuki pintu gerbang tempat suci ditunjuk sebagai juri dan semua dapat menerima pendapat ini. Orang pertama yang masuk pintu gerbang tidak lain adalah Muhammad. Ketika orang Quraish melihat, mereka berkomentar, "Kini hadir orang kepercayaan dan kita semua senang melihat ia bertindak sebagai hakim. Di sini Muhammad tiba." Ketika ia diberitahukan akan adanya perselisihan, ia meminta sehelai kain. Kemudian ia mengambil batu hitam itu dan meletakkan di atasnya dan meminta setiap kepala suku memegang bagian ujung penjuru kain dan mengangkat bersama-sama. Semua melakukannya dan saat mereka sampai pada titik batu hitam la (Muhammad) mengangkat dan meletakkannya dengan tangan sendiri. Dengan penyelesaian perselisihan yang memuaskan semua pihak, konstruksi bangunan berjalan tanpa ada gangguan yang lain.
iii. Muhammad Utusan Allah
Dengan diberkahi sikap ideal dan benci terhadap segala jenis pemberhalaan, Muhammad tidak pernah sujud di depan patung erang Quraish ataupun ikut serta dalam ritual kemusyrikan. Selain ia hanya menyembah Tuhan Yang Esa, cara berpikir yang baik, dan keadaan buta huruf menye¬babkan la tak tahu-menahu praktik keagamaan Kristen maupun Yahudi. Kemudian sewaktu mulai menunjukkan tanda-tanda kematangan menerima tugas kenabian, Allah mempersiapkan tugas ini secara bertahap. Pertama, ia melihat kebenaran sebuah mimpi. la melihat batu memberi hormat padanya, selain itu pernah mendengar Malaikat Jibril namanya dari langit, dan ia melihat cahaya bersinar.
'A'isha melaporkan bahwa pendahuluan kenabian Muhammad adalah kesempurnaan impiannya: dalam masa enam bulan ia melihat mimpi begitu akurat menjelma seperti kenyataan. Kemudian, ketika wahyu pertama turun sewaktu menyendiri di Gua Hira', Malaikat Jibril muncul di depannya dan berkali-kali minta agar membaca. Saat melihat sikap dan penjelasan Muhammad bahwa ia seorang buta huruf, Jibil tetap ngotot hingga akhirnya dapat menirukan ayat-ayat pertama dari Surah al-'Alaq;
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpa! darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya."
Inilah pertama kali diturunkannya wahyu dan permulaan dari Kitab Al-Qur'an. Suatu yang di luar dugaan pada usia empat puluh, Allah memanggil Muhammad dengan risalah sederhana tetapi jelas berupa pengakuan ‘Tidak ada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan-Nya'. Dengan ini ia telah diberi mukjizat abadi yang dapat memuaskan akal pikiran, penawan hati yang mampu menggugah kembali jiwa jiwa yang tak berdaya yaitu berupa Kitab Suci Al-Qur'an.
(Dikutip oleh ESesdeem ; Sumber : The History of The Qur'anic Textoleh Prof. Dr. M.M al A'zami)
Kewirausahaan
Etika Berwirausaha
________________________________________
Hikam :Allah SWT berfirman dalam Al Qur’anul karim
• •
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksanya." (QS. Al-Maidah: 2)
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT suka kepada hamba yang berkarya dan terampil. Barang siapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang mujahid fisabilillah." (HR.Imam Ahmad)
Rasul adalah seorang entrepreunership atau wirausahawan. Mulai usia 8 tahun 2 bulan sudah mulai menggembalakan kambing. Pada usia 12 tahun berdagang sebagai kafilah ke negeri Syiria dan pada usia 25 tahun Rasul menikahi Khadijah dengan mahar 20 ekor unta muda. Ini menunjukan bahwa Rasul merupakan seorang wirausahawan yang sukses.
Jiwa wirausaha harus benar-benar ditanamkan dari kecil, karena kalau tidak maka potensi apapun tidak bisa dibuat menjadi manfaat. Prinsip dari wirausahawan adalah memanfaatkan segala macam benda menjadi bermanfaat. Tidak ada kegagalan dalam berusaha, yang gagal yaitu yang tidak pernah mencoba berusaha.
Gagal merupakan informasi menuju sukses, keuntungan bukan hanya untung untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Kredibilitas diri kita adalah modal utama dalam berwira usaha, dengan menahan diri untuk tidak menikmati kebahagiaan orang lain sebagai keberuntungan kita. Jual beli bukan hanya transaksi uang dan barang, tapi jual beli harus dijadikan amal soleh yaitu dengan niat dan cara yang benar.
Uang yang tidak barokah tidak akan dapat memberi ketenangan, walau sebanyak apapun akan tetap kekurangan dan akan membuat kita hina. Berjualan dengan akhlak yang mulia, pembeli tidak hanya mendapat fasilitas dan tidak hanya mendapatkan barang tapi juga melihat kemuliaan akhlak seorang penjual.
Undzur maa qala wala tandzur man qala
(Oleh:Esesdeem; Sumber Kumpulan Tausiah Aa Gym)
Islam di Mancanegara
The Mother Mosque of America (Masjid pertama di Amerika Utara) (Oleh Drs. Surachman Dimyat, MEd, PhD ;Dosen Universitas Terbuka Jakarta; pernah bermukim 7 tahun di AS sewaktu studi S2 dan S3 )
The Mother Mosque of America (Mesjid pertama di Amerika), pernah dikenal dengan sebutan The Rose of Fraternity Lodge (Gedung Pelayanan Sosial, di Cedar Rapids, Iowa, merupakan bangunan permanen yang resmi dibangun sebagai mesjid di Amerika Serikat.Pembangunan mesjid ini selesai pada tanggal 15 Februari, 1934. (76 tahun yang lalu). Masjid kecil ini digunakan sebagai tempat beribadah bagi kaum muslim selama hampir 40 tahun. Ketika masjid yang lebih besar dibangun di Cedar Rapids pada tahun 1971, bangunan ini dijual. Selanjutnya selama 20 tahun bangunan kurang perawatan.
Namun pada tahun 1990 Perwakilan Islam di Iowa membeli kembali bangunan masjid ini, dan memperbaikinya menjadi Pusat Budaya Islam. Upaya mengembalikan bangunan ini dimotori oleh kaum muslim setempat seperti: Imam Taha Tawil , Dr. Thomas B. Irving, Dr. Mohammad Islami, Dr. M. Eyad Dughly, Don Singer, Albert Aossey dll.
Bayangkan jika Anda tinggal di daerah yang tidak dikenal, bicara dengan bahasa berbeda, perbedaan budaya dan makanan pula, apakah yang anda bayangkan? Impian untuk memiliki sebuah masjid dimana hati dan perasaan saling berdekatan dan bersatu untuk Allah yang mereka cintai. Bangunan ini sebagaimana masjid merupakan tempat yang paling menyejukkan sesama teman dan sesama muslim. Gedung pelayanan sosial ini semula merupakan pelayanan sosial dan keagamaan yang dibentuk kaum muslim pada awal tahun 1920 an dan 1930 an, dan dibangun dan dirancang khusus sebagai masjid pertama di benua Amerika Utara.
Apakah impian mempunyai masjid ini juga dilakukan kaum muslim di luar Iowa? Ya, memang pada awal kelompok muslim yang tercatat dan merencanakan untuk membangun tempat ibadah berupa rumah pribadi yang dilaksanakan di Ross, North Dacota 1900. Pada tahun 1929 bangunan ini tidak sebagaimana bentuk bangunan mesjid seperti masjid masjid lainnya yang biasanya penuh dengan ornamen hiasan seperti layaknya masjid-masjid yang biasa, Sedangkan Masjid Al Rashid di Edmonton Canada seslesai pada tahun 1938. Jadi the Mother mosque adalah masjid pertama.
Foto 09-10-2011 (Refresher Cours 3 bulan di Iowa-AS) ; Dari kiri ke kanan: Kustiardi, Surachman Dimyati (Penulis) , Imam Taha Tawil, Ismaeel.
Dengan perkembangan populasi muslim, maka kebutuhan tentang tempat peristiratan terakhir, pemakanan atau kuburan muslim menjadikan masalah yang makin serius. Pada tahun 1948, seorang pengusaha muslim William Yahya Aossey Sr, mendonasikan 6,5 hektar tanah sebagai tempat pemakaman umum Muslim. Tempat pemakaman ini merupakan tempat pemakaman Muslim umum yang pertama yang terletak di pinggiran kota Cedar Rapids, Iowa.
Para Imigran Arab dari Timur Tengah menuju Amerika Serikat boleh dikatakan mempunyai alasan yang hampir sama dengan kaum imigran lainnnya seperti yang mereka yang berasal dari Eropah dan Asia..Kemiskinan dan kurangnya kesempatan berusaha di tanah air mereka sendiri dan lamanya kesempatan untuk menggapai cita-cita mereka. Pada awal 1800 an lah mereka yang berkulit gelap ini berimigrasi dari daerah yang paling tua peradapannya dengan menggunakan kapal menuju Negara besar, muda, yang memberikan semangat untuk mendapatkan kesempatan berusaha dan kebebasan.
Latihan Shalat Khusyu’ (1) Oleh: Abu Sangkan
KEAGAMAAN
Terlambaat Sadar
(Baru Sadar Dengan Larangan Allah SWT Setelah Mengalami Akibatnya)
Suatu hari, selesai memberikan pengajian di sebuah masjid, seorang jamaah mendekati dan menyalami saya. Tampaknya ada sesuatu yang mau disampaikan. Tetapi, karena masih ada jamaah lain maka pembicaraan kami bersifat umum saja. Setelah jamaah lain pamit dan tinggal kami berdua, barulah dia mulai menyampaikan persoalannya. "Sekarang saya baru sadar Ustaz."
Sambil melihat sekeliling, memastikan tidak ada jamaah yang datang, dia melanjutkan. "Begitu pandainya saya menyembunyikan, sehingga tidak ada yang tahu." Saya mulai menduga-duga ke mana arah pembicaraan. Sepertinya dia mau memberikan sebuah pengakuan. Barangkali dia berselingkuh, istri, mertua, orang tua, dan teman-temannya tidak tahu. Sekarang betapa banyaknya laki-laki berselingkuh dan pandai menyembunyikan perselingkuhannya.
"Menyembunyikan apa, Pak?" tanya saya. Karena dia tidak segera menjawab, saya sampaikan dugaan yang ada dalam pikiran saya. "Maaf, apa Bapak berselingkuh?" Dia malah tertawa. "Bukan Ustaz, saya tidak punya potongan untuk berselingkuh. Saya dulu peminum Ustaz." Dia diam sebentar, sepertinya mengingat masa mudanya. "Sejak muda saya sudah peminum. Bermacam-macam minuman keras sudah saya coba. Mula-mula yang berkadar alkohol rendah, lalu meningkat dengan kadar alkohol yang lebih tinggi. Sampai kemudian saya menikah."
"Apakah setelah menikah Bapak masih minum?" Dia menjawab masih minum. "Apakah mertua, terutama istri Bapak tidak melarangnya?" selidik saya. "Di situlah masalahnya Ustaz. Saya pandai sekali menyembunyikannya. Tidak ada yang tahu," jawabnya sambil sesekali melihat kiri kanan khawatir ada yang datang."Hebat sekali Bapak menyembunyikannya. Bertahun-tahun jadi peminum kok tidak ada yang tahu." Mendengar pujian saya bernada sinis itu dia tersenyum, tapi senyumnya kecut.
Rupanya Bapak itu pandai mengatur kapan minum, di mana boleh minum, dan di mana tidak minum. Barangkali dia juga pandai mengatur di mana dan jam berapa boleh mabuk. Jarang peminum yang bisa menyembunyikan kebiasaan buruknya itu dalam waktu cukup lama dari keluarganya.
"Sekarang tentu Bapak sudah taubat kan?" tanya saya. Kalau orang sudah rajin shalat berjamaah di masjid dan mendengarkan pengajian, dapat dipastikan sudah bebas dari hal-hal semacam itu. Tidak mungkinlah peminum rajin ke masjid. Dengan anggukan dia menjawab, "Ya, Ustadz. Saya sudah taubat, tapi sudah terlambat." Segera saya yakinkan dia, bahwa tidak ada istilah terlambat untuk taubat. Selagi nyawa masih di kandung badan tetap dapat bertaubat. "Betul Ustaz," jawab dia.
"Kalau hubungannya dengan dosa, mudah-mudahan dosa saya diampuni oleh Allah SWT. Tetapi dari kesehatan, saya sudah terlambat sadar. Dokter menyatakan liver saya sudah berlobang akibat sering minum minuman keras. Beberapa waktu lalu saya dirawat di rumah sakit, karena perut saya bengkak." Saya kemudian membesarkan hatinya, semoga penyakitnya segera disembuhkan Allah SWT.
Itulah pertemuan saya yang terakhir dengan jamaah tersebut. Beberapa waktu kemudian dia meninggal dunia setelah kembali dirawat karena sakit livernya. Sering orang baru sadar dengan larangan Allah SWT setelah mengalami akibatnya sendiri.
(Dikutip oleh Nana Suryana Tahir; Sumber Republika.co.id ; Oleh Prof Dr Yunahar Ilyas)
Sisipan Ralat hal 17 edisi 3
JADWAL PENGAJIAN DI MASJID AL-WAHYU
RUNGKUT MENANGGAL HARAPAN SURABAYA
No AHAD Pagi KE NAMA USTADZ MATERI
1 I Bp. Drs. H. Syafiuddin Husein Tafsir Al-Qur’an
2 II Bp. Ir. H. Aris Gunawan Hs. Tafsir Al-Qur’an Tematik
3 III Bp. Drs. H. Kasrowi Ahmad, MSi. Menyesuaikan Kondisi Aktual
4 IV Bp. Drs. H. Djali Thoyib Perbandingan Agama
5 V Penceramah Tidak Tetap Ceramah Agama
No JUM’AT Malam KE NAMA USTADZ MATERI
1 I Bp. Drs. H. Abdul Majid, M.Ag Hadits
II Bp. Drs. H. Abdul Majid, M.Ag Hadits
3 III Bp. Irwansyah, MHi Fiqih-4 Madhab
4 IV Bp. Drs. H. Imam Syaukani, MA Taukhid
5 V Penceramah Tidak Tetap Ceramah Agama
Keagamaan
TAUHID
Jika engkau memang mencintai Al-Haqq Azza wa Jalla dan Dia juga mencintaimu, maka Dia akan menjagamu dari keburukan dunia, syahwat, kesenangan, hawa nafsu, dan setan, sehingga engkau bisa memungut bagian-bagian duniamu tanpa mengkhawatirkan bahaya dan noda kotoran. Hai orang yang mengklaim tanpa bukti, betapa sering engkau mengaku bertauhid, sementara engkau tetap musrik. Mari kita bersama keluar di malam hari mengunjungi tempat-tempat yang angker dan menakutkan. Aku tidak bersenjata sementara engkau bersenjata. Kemudian lihat siapa yang takut? Aku apa engkau? Engkau telah terdidik dalam kemunafikan, sementara aku terdidik dalam keimanan.
Amal saleh yang didedikasikan hanya untuk Allah Azza wa Jalla dan tidak syirik, akan membimbingmu pada jalur keinginan-Nya padamu, sehingga engkau akan lurus menapaki dengan langkah hati, nurani, dan substansimu, tanpa menoleh kanan kiri, lepas dari segala, dan tidak pula bersama mahluk, dunia, dan akhirat. Engkau termasuk golongan orang-orang yang menginginkan wajah-Nya, dan kau mengatakan seperti yang dikatakan Musa as:
Q.S Thaahaa 20:84
Berkata, Musa: "Itulah mereka sedang menyusuli Aku dan Aku bersegera kepada-Mu. Ya Tuhanku, agar supaya Engkau ridha (kepadaku)".
Orang mukmin yang arif senantiasa meridhai rasulullah dan beramal bersama beliau, hingga mengizinkan hatinya untuk Tuhan Azza wa Jalla. Iapun menjadi pelayan di sisi Nabi. Ketika pelayanannya sudah cukup lama, ia pun berkata, “Guru, perlihatkan kepadaku pintu Sang Maharaja yang Maha Memiliki. Sibukkanlah aku bersama-Nya. Hentikanlah aku disuatu tempat yang aku bisa melihat-Nya. Tinggalkanlah tanganku di pintu kedekatan-Nya!”
Maka segera beliau menggandeng tangan si Mukmin dan mendekatkannya di pintu kedekatan. Lalu difirmankan kepada beliau, “Siapa yang bersama anda, hai Muhammad? Siapa yang bersama anda hai sang duta, pembimbing, penunjuk jalan, dan pengajar?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui. Inilah orang lemah yang telah aku didik dan aku ridhai untuk mengabdi di pintu ini”. Selanjutnya Dia berkata pada hati si Mukmin tersebut, “Inilah Aku, kau telah bersama Tuhanmu,” sebagaimana yang dikatakan Jibril As., pada Nabi saat ia membawa beliau naik ke langit dan mendekatkan beliau pada Tuhannya.
Wahai pemuda! Kerjakanlah amal saleh dan dekatilah Tuhan semesta alam! Wahai pemuda! Pendekkanlah angan dan kurangilah ambisimu. Kerjakanlah salat seperti salatnya orang yang hendak berpisah selamanya. Seorang Mukmin tidak seyogyanya tidur kecuali wasiatnya telah tertulis di bawah bantalnya. Sehingga al Haq Azza wa Jalla membangunkannya dalam kesehatan, iapun bangun dalam keberkahan, dan jika mematikannya, maka keluarganya akan menemukan wasiatnya yang bisa mereka manfaatkan setelah kematiannya dan merekapun menyayanginya. Seyogyanya, ia makan juga seperti makannya orang yang hendak berpisah, berada di tengah keluargapun seperti keberadaan orang yang hendak berpisah, bertemu dengan saudara-saudaranya seperti pertemuan orang yang hendak berpisah. Bentuklah perasaan dalam hatimu bahwa ‘aku hendak berpisah’.
Tuhaan...!, kami tidak menginginkan dunia dan akhirat dari-Mu, akan tetapi kami hanya menginginkan ampunan-Mu dan kesehatan dalam beragama. Kami menginginkan ketepatan iman dan makrifat. Berikan kami yakin atas kebenaran hal tersebut. Kami telah berpegangan pada rahmat-Mu, maka jangan kecewakan harapan kami atas diri-Mu. Wujudkanlah hal itu bagi kami, sesungguhnya jika Engkau menghendaki sesuatu, Engkau hanya berkata ‘Jadilah’ maka menjadilah!
Wahai manusia! Engkau angankan keluasan rezeki, padahal Qalam telah menakdirkan kesempitan. Engkau terhukum dan terkutuk, sebab engkau meminta apa yang tidak terbagi untukmu. Betapa banyak engkau berusaha mencari dunia dan berambisi mendapatkannya, padahal engkau akan mendapatkan apa yang memang telah ditentukan menjadi bagianmu. Kaum saleh selalu melangkah dengan kaki ketaatan dan hati mereka senantiasa ketakutan, sementara kalian berdiri dengan kaki kemaksiatan namun hati kalian merasa aman-aman saja. Ini adalah inti keterpedayaan! Waspadalah, jika Dia mengambilmu dalam kondisi alpa!
Celakalah! Engkau tidak belajar di tangan seorang yang zuhud (tidak menyintai selain-Nya) dan mengetahui hukum Allah Azza wa Jalla. Celakalah, engkau menginginkan sesuatu tanpa berbuat sesuatu. Engkau tidak akan memperoleh apapun! Jika dunia saja tidak bisa diperoleh kecuali dengan jerih payah, apalagi dengan apa yang ada di sisi Allah Azza wa Jalla!
(Di cuplik oleh Bambang Pragoto dari buku Rahasia Berjumpa Allah, 2011 oleh Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, pengajian Jumat, Rajab 546 H.
KEAGAMAAN
Pemutus Kenikmatan
(Oleh : :H. Faisal Cholil Ketua Yasinta- PKSM: RW IV RMH)
Kematian adalah merupakan suatu kepastian Allah SWT yang akan menjemput setiap manusia, yang mulia, yang hina, yang tua, muda, kaya, miskin, pasti akan mengalami kematian., kebanyakan orang lari dari padanya.
Allah menamakan kematian dengan sebutan musibah (musibatul maut) yang merupakan musibah yang menimpa manusia di dunia. Tetapi masih ada musibah yang paling besar yaitu orang yang lalai /lupa akan kematian.
Orang yang lupa akan kematian akan mendapatkan hukuman tiga perkara yaitu :
1. Menunda-nunda taubat
2. Malas untuk beribadah
3. Tidak memiliki hati yang qona’ah(menerima apa adanya takdir Allah).
Marilah kita tanya kepada diri kita sendiri ketika kita lupa akan kematian pasti mudah berbuat dosa, malas untuk beramal beribadah dan rakus akan kehidupan dunia. Oleh karena itu Rasulullah bersabda yang artinya :
“Ingatlah kalian andai saja kalian banyak mengingat sesuatu yang memutus kenikmatan (kematian), tentu kalian akan disibukkan dengan apa yang aku lihat. Oleh karena itu perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan ( mati ) “ (diriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudri RA)
Barang siapa yang banyak mengingat kematian maka dialah orang yang cerdas (sabda Rasulullah) dan orang tersebut akan mendapatkan tiga perkara
1. Segera bertaubat kepada Allah atas kesalahan dan dosa yang dilakukannya dengan taubatan nasuha.
2. Giat akan beramal ibadah memanfaatkan waktu yang ada semata hanya untuk beribadah kepada Allah, selalu berjihat di jalan Allah denga tenaga maupun hartanya.
3. Akan mempunyai hati yang qona’ah yaitu mudah menerima dan bersyukur pada Allah atas nikmat yang diterima apa adanya.
Wawasan
Hidup manusia itu seperti sebuah buku.
Sampul depan adalah tanggal lahir
Sampul belakang adalah tanggal pulang
Tiap lembaran adalah hari-hari hidup kita
Hebatnya seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang bersih, baru dan tiada cacat
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Allah SWT selalu menyediakan hari yang baru untuk kita
Kesempatan yang baru untuk bisa melakukan sesuatu
Yang benar setiap hari, memperbaiki kesalahan, melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkan-Nya
Selamat berjuang mengisi lembar demi lembar dengan kebaikan.
(Dicuplik oleh: HIPSI dari SMS Guntur Sumilih, M.App.Sc-Widyaiswara-LPMP-Prop.Jatim)
Sapaan Alam Kubur
(Oleh : :H. Faisal Cholil Ketua Yasinta- PKSM: RW IV RMH)
Sabda Rasulullah SAW yang artinya “Sesungguhnya alam kubur itu merupakan pertamanan dari taman-taman surga, atau merupakan jurang dari jurang-jurang neraka”
Pada hadist yang lain Rasulullah bersabda “ Alam kubur adalah awal dari kehidupan akhirat dan akhir daripada kehidupan dunia”
Dengan demikian maka orang yang mati calon penghuni surga sejak di alam kubur akan menikmati nikmat kubur (sebagian nikmat surga) sebaliknya orang yang mati mejadi calon penghuni neraka akan merasakan dahsyatnya siksa kubur (sebagian pedihnya siksa neraka).
Tidaklah seseorang pada suatu hari, datang ke alam kubur, kecuali alam kubur tersebut mengucapkan akan lima hal:
1. Aku adalah rumah pengasingan.
2. Aku adalah rumah kesendirian.
3. Aku adalah rumah ketakutan
4. Aku adalah rumah kegelapan.
5. Aku adalah rumah cacing-cacing tanah.
Ketika seorang hamba yang beriman dimakamkan, maka alam kubur menyambutnya seraya berkata:
“selamat datang anda adalah orang yang aku cintai diantara oang-orang yang berjalan diatas punggungku (permukaanku). Pada hari ini, aku akan mengurus dan mengatur keperluanmu, karna anda saat ini telah berada di dalam perutku. Anda akan menyaksikan apa yang aku perbuat untuk anda”. Maka alam kubur menjadi begitu diluaskan baginya sejauh pandangan matanya dan di bukakan baginya pintu menuju surga.
Apabila seorang hamba yang kafir (banyak dosa) di makamkan, maka alam kubur menyambutnya seraya berkata :
“ tidak ada selamat datang bagimu, anda adalah orang yang paling aku benci diantara orang yang berjalan diatas punggungku (permukaanku). Pada hari ini, anda berada di dalam perutku dan aku akan mengurusmu. Anda akan menyaksikan perlakuanku padamu. Seketika alam kubur menjadi merapat, menyempit, dan menghimpit sehingga tulangtulang rusuknya menjadi tercerai berai”
Abu Sa’id al Khudri berkata : Ketika menyampaikan hal itu Nabi SAW sambil memberi isyarat dengan jari jemari beliau. Beliuau memasukkan sebagian jari jemarinya pada jari jemari yang lain.
Sahabat Usman bin Affan ketika diterangkan masalah neraka tidak menangis, tetapi ketika diterangkan tentang alam kubur beliau menangis. Ada sahabat yang bertanya mengapa wahai amiril mukminin?. Maka Usman menjawab seandainya aku berada di neraka tentu aku tidak tinggal sendirian (bersama banyak orang). Ketika aku berada di hari kiamat tentu juga tidak sendirian. Tetapi, jika aku berada di alam kubur tentu aku tinggal sendirian, tidak ada seorangpun yang akan menemani brsamaku.
Sahabat Abu Bakar berkata bahwa seorang yang menghadapi alam kubur tanpa bekal seperti seorang yang akan mengarungi lautan yang luas tanpa perahu.
Para pembaca yang budiman marilah kita persiapkan bekal menuju alam kubur dan kehidupan akhirat yang sudah pasti cepat atau lambat kita akan sampai. Semoga sekelumit tulisan inidapat bermanfaat bagi kita semua dan meningkatkan iman dan taqwa kita pada Allah SWT.
(Oleh : :H. Faisal Cholil Ketua Yasinta- PKSM: RW IV RMH)
PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA
HEBATNYA OUT BOUND SISWA-SISWA PG DAN TK AL WAHYU KE TAMAN RUMAH PINTAR JUANDA
Gena saat meluncur Peserta Out Bound dan Bunda Pembimbing
Sekolah PG dan TK Al Wahyu terletak di area Masjid Al Wahyu Rungkut Menanggal Harapan Surabaya. Sekolah ini cukup maju dan terkenal karena pendidikannya cukup baik dengan jumlah siswa 120 anak dengan diasuh oleh guru berjumlah 21 bunda. Kepala Sekolah sangat cukup berpengalaman untuk memajukan sekolah ini adalah Bunda DWI PUTRI P, S.Sos, M.M.Pd. Sekolah ini mempunyai agenda secara rutin sebulan sekali melakukan pelajaran dan out bound di luar sekolah. Kami mengikuti langsung agenda out bound dengan tujuan Taman Rumah Pintar Juanda. Berangkat dari sekolah menuju ke Rumah Pintar Juanda Surabaya pukul 08:00 WIB dengan kendaraan carteran angkot sebanyak 8 mobil. Diikuti oleh peserta out bound jumlah 110 siswa dan didampingi oleh 20 bunda pembibing, serta diikuti sekitar 50 orang tua wali murid yang ikut mendampingi putra-putrinya. Taman Rumah Pintar Juanda terletak dekat bundaran menuju Bandara Juanda lama, memiliki fasilitas antara lain yang berada di out door / lapangan, yaitu fasilitas tali panjat tunggal, tali panjat ganda, tali rintang turun, monumen pesawat terbang dan fasilitas flying fox. Flying fox adalah gerakan yang dilakukan dengan meluncur dari ketinggian sekitar 15 meter menurun 60 derajat menuju lapangan dengan jarak 40 meter. Fasilitas ini dipandu oleh 4 orang instruktur / pelatih. Sebelum meluncur, siswa naik ke tempat start setinggi 15 meter, setiap siswa dibantu oleh 2 bunda dan 2 pelatih. Sampai di tempat start sebelum meluncur setiap siswa diwajibkan menggunakan safety belt / sabuk pengaman lengkap. Kemudian siswa berpegangan pada alat peluncur dan tempat kaki harus benar-benar kuat dan harus patuh pada instruksi dari pelatih. Turunnya gerakan flying fox dikendalikan dengan seutas tali panjang sekitar 40 meter oleh pelatih. Setelah siswa siap meluncur ada yang takut, ada yang berani, bahkan ada yang menangis ketakutan. Gerakan meluncur sangat cepat, kurang-lebih memakan waktu 30 detik. Pada tempat finish / pendaratan dipandu oleh 2 orang pelatih untuk melepas sabuk pengaman. Semua siswa melakukan flying fox dengan baik dan selamat sampai jam 11:30.
Selain acara tersebut, di Rumah Pintar ada fasilitas indoor yaitu ruang gambar yang cukup luas, nyaman, dan sejuk, setiap siswa diwajibkan menggambar bebas. Kemudian siswa memasuki ruang komputer, di sini para siswa dapat melihat dan melatih bagaimana cakapnya seorang operator komputer. Kemudian ada ruang perpustakaan di mana disajikan buku-buku bacaan lengkap dan bermutu. Peserta juga diwajibkan mengikuti seluruh kegiatan yang ada di Taman Pintar. Taman Pintar ini sangat baik untuk diikuti siswa PG dan TK karena telah dikelola secara profesional oleh TNI Angkatan Laut.
Demikian seluruh kegiatan selesai pada pukul 12:00, langsung pulang ke sekolah.
(Dilaporkan langsung Oleh:: Drs. Slamet Suwito)
Sikap Memaafkan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:
Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)
Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)
Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:
... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)
Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)
Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.
(Disalin oleh : Subakir Dimyati; Sumber : Kumpulan Artikel Harun Yahya)
Pentingnya Media Dalam Pembelajaran Al Qur’an
A'udzubillahiminasy-syaithaan nirrajiim... Baru saja anak-anak memulai taawudz bareng ayahnya, tiba-tiba "Breng-breng breng-breng", suara lagu pembukaan Naruto sudah terdengar.
Brulll ... anak-anakku berlarian menuju depan TV. Mengaji bersama, bubaaar!
Di kesempatan lain... "Jadi, adik-adik, Rasulullah itu hebat sekali!" Tiba-tiba salah satu anak menyeletuk, "Hebat mana sama Doraemon?" Kakak pembina anak-anak itu langsung bengong sesaat "Em, lebih hebat Rasulullah dong" "Ya hebatan Doraemon dong!" Bagaimanapun alasan si kakak, si adik tetap tidak terima.
Di masa ini, betapa sulit memasukkan materi spiritual pada anak. Saingan dari pengajar Quran bukanlah waktu bermain anak, ataupun majalah terbaru, tetapi TV. Anak telah terbiasa dimanjakan secara visual lewat TV. Anak jaman dahulu dapat dengan mudah dipuaskan dengan teks atau dongeng berupa audio. Tetapi anak jaman sekarang, di mana cerita riwayat Muhammad harus bersaing dengan Doraemon, ayat-ayat Quran bersaing dengan nyanyian, maka materi-materi keagamaan, maupun kequranan, seringkali kalah. Bukan karena kalah saing isinya, akan tetapi justru bungkusnya.
Coba anda bayangkan membaca buku yang isinya teks belaka, dengan yang isinya bergambar. Mana yang lebih mudah dicerna? Apalagi bila bahasa bertuturnya bagus, dan gambarnya eye catching. Malah jadi betah bacanya. Apalagi kalau dibandingkan dengan menonton film dengan isi yang sama. Mana yang lebih enak dinikmati? Tentu saja yang film.
Wajar ketika Doraemon, Naruto, Pororo, semua lebih hidup dan lebih nyata di mata anak dibandingkan Nabi Nuh, Nabi Adam, ataupun Rasulullah Muhammad SAW. Lagu Pororo, lagu Naruto, jauh lebih nempel di kepala anak dibandingkan Juz 'amma.
Sebabnya hanya satu. Mereka semua tersaji secara audio visual dihadapan anak. Sedangkan Nabi Nuh, Nabi Adam, Rasulullah, Juz Amma, semua hanya tersaji secara audio, itupun kata-kata verbal, atau teks belaka.
Proses belajar mengajar (apapun) hakekatnya adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal (kata-kata dan tulisan) maupun non-verbal. Yang kemudian simbol-simbol tersebut direkam dalam ingatan. Semakin banyak unsur verbalnya semakin abstrak pemahaman yang diterima.
Nah, mungkin sekarang kita bisa lebih paham, mengapa Pororo, Doraemon, akhirnya lebih real di benak anak, dibandingkan dengan materi-materi al Quran dan Islam secara umum.
Pororo dan semua film itu sekali lihat, 50% diserap sedangkan teks Quran? 10% (untuk media yang hanya menyertakan teks). Belum lagi karena artinya tak pernah atau jarang sekali dilirik guru ngaji, bisa jadi hanya 5% saja. Cerita nabi saja tanpa gambar? 20% saja. Nah, alat untuk menyampaikan pengajaran ini disebut media. Media yang hanya menyertakan teks, hanya akan diserap 10%-nya. Sementara jika disertai suara, akan menjadi 20%. Dan jika disertai gambar akan meningkat menjadi 30%. Akan lebih banyak lagi terserap jika diberikan dalam bentuk film (hanya saja ada catatan penting mengenai kegiatan menonton ini, perlu diwaspadai agar tidak terlalu banyak karena akan mengganggu konsentrasi anak dan sebagainya).
Setelah itu, selanjutnya adalah peran orang tua dan guru, untuk membawa materi tersebut ke 'alam nyata'. Membawanya ke pameran-pameran atau melihat kegiatan langsungnya (contoh sederhana : orang tua menjadi contoh 'hidup' untuk perbuatan-perbuatan baik yang telah diajarkan sebelumnya). Kemudian biasakanlah untuk mendiskusikannya (dengan obrolan sedikit saja penyerapan informasi menjadi 70%...!). Secara natural, setelah membaca / melihat sesuatu, biasanya anak refleks bertanya, kenapa begini, kenapa begitu... Tinggal kesediaan kita sebagai orang tua melanjutkannya menjadi diskusi yang bermanfaat. Selanjutnya materi akan semakin terserap ketika si anak diajak langsung melakukan kegiatan tersebut.
Bila kita menganggap bahwa pengajaran Quran dan Islam adalah sesuatu yang penting untuk diajarkan, maka sudah saatnya kita merombak cara pengajarannya pada anak. Ya, bukan hanya pengajaran IPA, matematika, bahasa inggris yang memerlukan media dan metoda pembelajaran yang baik. Pengajaran Quran dan Islam pun, memerlukan media dan metoda pengajaran yang layak.
Oleh Ir. Abdul Muhyi (disadur dari Fitra Sukrita)
Sainstek
Isolasi Adiabatik for Ibrohim
(Oleh : Ir. H. Moch. Djamil, MT)
Kisah selamatnya Nabi Ibrahim a.s dari kobaran api yang sengaja untuk membakarnya, jangan disamakan dengan cerita Hanoman Obong. Kisah Ibrahim adalah kisah nyata yang harus kita imani kebenarannya, sedang cerita Hanoman Obong adalah cerita kesenian rakyat yang ndak jelas jeluntrungnya walaupun kadang bermanfaat sebagai hiburan.
Di kota Ur Al Kaldaniyah yaitu ibukota Kerajaan Kaldea di Mesopotamia Selatan kira-kira tahun 2300 an sebelum Nabi Isa lahir, berkuasalah seorang raja bernama Namrüz. Konon saking kuasanya (sapto pandito ratu) ucapannya adalah hukum. Mayortas rakyat dikerajaan itu menyembah Patung-patung dan juga menyembah rajanya. Salah satu pembuat patung-patung itu bernama Azar yang adalah ayah seorang Pemuda bernama Ibrahim, tentu saja si pembuat Patung itu juga menyembah Patung buatanya.
Suatu saat tatkala Azar berkumpul dengan kaumnya, Ibrahim bertanya “Patung-patung apakah ini yang kalian tekun menyembahnya ?” mereka menjawab “kami mendapati nenek moyang kami menyembahnya”, Ibrahim berkata “Sesungguhnya kalian dan nenek moyang kalian berada dalam suatu kesesatan yang nyata”. Kali ini mereka mulai ragu dengan apa yang telah mereka perbuat, maka mereka berkata “apakah engkau datang pada kami dengan membawa Kebenaran atau hanya main-main ?”. Ibrahim berkata “yang benar Tuhan kalian ialah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, dan aku termasuk orang yang dapat bersaksi atas itu”. Dialog singkat ini terekam dalam QS21 ayat 52-55-56
Al kisah disuatu saat yang sepi Ibrahim menghancurkan Patung-patung itu dan sengaja menyisakan patung yang paling besar. Ketika mereka berkumpul kembali, mereka mendapati Patung-patung itu telah hancur, mereka saling bertanya “siapakah yang melakukan ini terhadap tuhan-tuhan kami ?”. Dapat ditebak, tuduhan langsung diarahkan ke Irahim, dan Ibrahim segera ditangkap dan dibawa ke pengadilan Namrüz dipersaksikan pada orang banyak.
Namrüz walaupun dia adalah raja yang sapto pandito ratu namun dia tidak mau berbuat semena-mena untuk langsung menghukum Ibrahim, Dia perlu bertanya pada tertuduh agar hukuman tidak jatuh pada orang yang salah. Mereka bertanya “apakah Engkau melakukan ini terhadap tuhan-tahan kami wahai Ibrahim ?”. Ibrahim menjawab “Patung besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah pada mereka jika mereka dapat bicara”. Jawaban Ibrahin ini membangkitkan kesadaran diri pada beberapa orang diantaranya dan berkata pada diri-sendiri “sesungguhya kalianlah yang menzalimi diri sendiri (karena menyembah berhala)”. Sambil menundukan kepala mereka menjawab argumen-pledoi Ibrahin “Engkau (Ibrahim) pasti tahu bahwa patung-patung itu tidak dapat berbicara”. Ibrahim berkata lagi “mengapa kalian menyembah selain Allah, sesuatu yang tak dapat memberi manfaat sedikitpun, dan tidak mendatangkan mudharat kepadamu ?”.
Namun Namrüz merasa dirinya adalah seorang raja yang harus disembah, tidak boleh diganti oleh Tuhan Ibrahim, maka berbicaralah ia dengan bahasa kekuasaan “Bakarlah dia (Ibrahim) dan bantulah tuhan-tuhan kalian, jika kalian benar-benar hendak berbuat”. Kisah makar Ibrahim sampai dengan vonis Namrüz ini tertulis dalam QS21 ayat 58-68. Tentulah kemudian Ibrahim ditangkap, diikat pada tiang kayu, ditumpuki kayu bakar seperti hendak membuat api unggun, dan dibakar. Sampai disini Allah dzat yang Maha Kuasa menunjukan bukti Kekuasaannya Berfirman “Wahai api jadilah kamu dingin, dan Penyelamat bagi Ibrahim” QS21-69.
Ibrahim selamat, kemudian dia bersama istrinya (Sarah) dan saudara laki-lakinya (Luth) dan tentu bersama orang-orang yang percaya pada Tuhan Ibrahim, mereka meninggalkan kota Ur Al Kaldaniyah pergi menuju sebuah negeri yang telah diberkahi untuk seluruh alam; konon mereka pergi ke negeri Syam yang Palestina ada di dalamnya. Beberapa tahun kemudian Luth berpisah dan pindah ke Sodom, sebuah kota dekat laut mati di Yordania.
Firman Allah QS21-69 adalah perintah Allah pada api agar dingin untuk Ibrahim saja, sunatullah api tetap panas dan melelehkan logam, buktinya kayu-kayu bakar, tiang kayu dan tali Pengikat Ibrahim hancur ludes dilahapnya, sehingga ketika api mulai padam karena sudah tidak ada lagi yang lahapnya, maka Ibrahim legkap dengan pakaiannya bebas melenggang keluar dari sisa unggun. Allah mengisolasi Ibrahim dan pakaiaannya dengan isolasi sempurna adiabatik. Lalu bagaimana Ibrahim bisa bernafas didalam unggun, ustahil ada O2 dalam unggun bukankah api juga menghabiskan Oksigen ? Allahu alam bi sawab, dan Allah Maha kuasa atas segala sesuatu.
Android : sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux
(Oleh :Drs. Eto Wuryanto,DEA , Dosen FMIPA-Universitas Airlangga Surabaya)
Pada saat ini sistem operasi android digunakan hampir di semua HP Smartphone. Apa itu Android? Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Android dirilis pertama kali pada tanggal 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Sistem operasi (operating system atau OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi boot diri. Contoh populer sistem operasi modern termasuk Unix, Linux, Mac OS X, dan Microsoft Windows, Android, iOS (sistem operasi untuk iPhone si rajanya smartphone dari Apple), Windows Mobile, Blackberry, dan Symbian.
Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka (open source) utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user. UNIX adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh banyak pihak. Setiap pihak yang mengembangkan UNIX, menambahkan teknologi miliknya ke dalam UNIX, yang meskipun hal itu di luar standar, mampu menjadikan sistem operasi UNIX lebih kuat atau lebih andal. Jenis-jenis UNIX yang ada sekarang terdapat 44 jenis.
Telepon selular (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
Android Inc, adalah sebuah perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication; Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemiliknya. Sejarah Android dimulai dari sini. Ada 2 point utama yang dikemukakan oleh Andy Rubin kenapa android harus dibuat. Point pertama. Saat ini kita sedang kritis, dan butuh sebuah operating system yang free dan terbuka supaya setiap developer bisa bebas berinovasi di setiap level di dalamnya. Dengan cara ini para pembuat handset atau vendor bisa membuat handset sesuai keinginannya, boleh layar 2", 3" atau 4". Boleh pakai keyboard, boleh tidak., boleh ada kamera depan atau tidak... Dan nanti semua operator bisa ikut bergabung bersama sesuai kemampuan mereka, boleh 2G, 3G, 4G, LTE, Wimax, boleh CDMA boleh GSM dan lain-lain. Akhirnya nanti adalah konsumen yang diuntungkan, mereka bisa menentukan sendiri handset smartphone android mana yang terbaik menurut mereka, sesuai kebutuhan, kemampuan dan operator yang menjadi pilihan mereka. Point kedua. Karena kini google adalah raksasa IT, google punya kemampuan. Kalau google diam saja, maka dunia akan menghadapi Draconian Future --(draconian future mengacu kepada jaman Yunani ketika seorang bernama Draco menjadi pengatur hukum disana, dimana pelanggaran kecil saja mendapat hukuman yang berat). Masa depan yang "sulit" dimana nanti di depan hanya akan ada: 1 Orang 1 Perusahaan 1 Operating System dan 1 Operator saja yang bisa jadi pilihan konsumen. Berikut adalah beberapa Versi release resmi Android :
Android versi 1.1
Android versi 1.5 (Cupcake)
Android versi 1.6 (Donut)
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Android versi 2.3 (Gingerbread)
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
(dirangkum dari berbagai sumber)
KEDERMAWANAN
QS. At Taubah: 41
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu Mengetahui.
DAFTAR DONATUR TETAP AKTIF
MASJID AL-WAHYU RMH RW.IV SURABAYA ( DATA 2010)
NO. NAMA DONATUR ALAMAT RT
110. NY. OTTO RMH H-24 05
111. NY. HARIYOKO RMH F-14 05
112. NY. ARIF S RMH F-05 05
113. NY. HJ. SLAMET RIYANTO RMH H-25 05
114. NY. E KADAR RMH H-22 05
115. NY. SUGENG RMH F-11B 05
116. NY. HJ. IMAM HARYONO RMH H-12 05
117. HJ. MEGA FARIANI RMH S-24 07
118. IBU NUGROHO RMH S-14 07
119. IBU AMIR S RMH S-15 07
120. IBU DWI JANTO RMH S-21 07
121. HJ HERWINOTO RMH T-05 07
122. HJ NARMI WIED RMH T-06 07
123. ANIK AMIRUDIN RMH T-12 07
124. HJ. TITIK SUDIARSO RMH T-15 07
125. HJ. SUKATNO RMH T-16 07
126. HJ. ALAMSYAH RMH T-23 07
127. HJ. DARSONO RMH T-24 07
128. HJ. SUMARSONO RMH T-27 07
129. HJ. MURIABRATA RMH T-30 07
130. BP. YITNO RMH V-03 07
131. HJ. BAKRI S. RMH V-07 07
132. HJ. BASRI S RMH V-09 07
133. TOMMY GOBEL RMH T-11 07
134. PURNOMO RMH T-29 07
135. BAMBANG RMH T-18 07
136. HJ. SITI FATIMAH RMH T-28 07
137. BPK. SYAFRI TAHIN RMH Z-45 10
138. BPK. MUGIRI RMH Z-47 10
139. BPK. YAYOK RMH Z-48 10
140. BPK. BUDIADI, SH RMH Z-51 10
141. BPK. JUDI SUWARNO RMH Z-46 10
142. IBU SUKANTO RMH J-03 10
143. IBU IMAN SUKARNO RMH J-10 10
144. IBU DJUMADI RMH J-11 10
145. BPK. SUKAMTO RMH J-12 10
146. IBU D A N A N G RMH J-13 10
147. BPK. dr. BAMBANG P RMH J-14 10
148. BPK. IR. KUKUH S RMH Z-40 10
149. BPK. IR. T A R M I N A RMH Z-36 10
150. BPK. H. G U N T U R RMH Z-34 10
151. IBU NY. R I Y A D I RMH Z-22 10
152. IBU BAMBANG S RMH Z-24 10
153. BPK. DRS.SUBAKIR D, SE,MM RMH Z-25 10
154. BPK. DRS. H. R. SUBODRO RMH Z-26 10
155. BPK. IR. SUWARTO RMH Z-31 10
156. I. WAYAN SRI NATA RMH K-25 11
157. RUSMEDI RMH K-31 11
158. HERIYADI S. RMH K-34 11
159. NY. SON HADJI RMH K-21 11
160. B. BAMBANG RMH K-22 11
161. SOENJOTO RMH K-33 11
162. IBU L U L U S RMH K-03 11
163. IBU N A N A RMH I-22B 11
164. IBU REZA RMH I- 11
165. IBU HARIYONO RMH I-26 11
166. IBU SUYITNO RMH K-07
167. IBU HJ. RIFA’I RMH K-09 11
168. HJ. CHOLIK RMH K-10 11
169. IBU HJ. HARTONO RMH K-05 11
170. IBU HJ. TEGUH I. RMH I-35 11
171. IBU HJ. MUHARDIYATNO RMH I-37 11
172. IBU HJ. SURYO BUDI S. RMH I-38 11
173. IBU HJ. MARSUDI RMH I-44 11
174. IBU HJ.DAHLAN SALEH RMHK-16 11
175. IBU HJ. HARIYANTO RMH I-40 11
176. IBU SLAMET SYAMSUDIN RMH I-39 11
177. IBU DJOKO SUPENO RMH K-11 11
178. IBU PURNAWAN M RMH K-12 11
179. IBU ARIF DERMAWAN RMH K-14 11
180. IBU M. NASRUDIN RMH K-15A 11
181. IBU TUNGGUL PRIBADI RMH K-15B 11
182. IBU SUTONO RMH K-15 11
183. IBU HJ. SARIADI (alm) RMH I-28 11
Ayo Ajak Keluarga Jadi Donatur Tetap Masjid Al Wahyu
Bersambung ...
Donatur Tetap Aktif Baru
Masjid Al Wahyu Mulai Desember 2011
NO NAMA ALAMAT
391. RINA HANDRIYANI RMH S-8
392. H. BURHAN RMH S-8
393. DENY S. RMH S-8
394. VERI YULIANTI RMH S-8
395. HENDI K. RMH S-8
396. Drs. KOES ASHARI RMH A-29
397. Drs. H. ALI FAUZI S ABDUL KARIM 69A
398. Drs. SUWOTO, MM RKT MENANGGAL IV/17
399. SOEPRIYANTO GAH ZA-15
400. EVI FARIKAH RMH R-30
401. HARIYONO RMH R-30
402. ERVINA HANIFAH RMH R-30
403. M. PASHA PUTRA ALVINO RMH R-30
404. H. WIJADI RMH GA-10
405. H. HAERUDDIN ARBI SEMOLOWARU ELOK O/17
406. DIDIT HERBIANSYAH SEMOLOWARU ELOK O/17
407. H. AYON SURYOSUCAHYO, Drs. RMH I/5
408. RAHMAT TAUFIQ HIDAYATULLAH RMH I/5
409. SARASWATI RMH I/5
410. SUSETYO HARYONO RMH M/18
411. KEL. SYAIFUL IRWAN GAH ZE-35
412. SJAFRIJANTI M ZEIN SEMOLOWARU ELOK O/17
413. H. IR. YUNUS NAFIK KOMP. PERDAGANGAN 88 C5-C7 JUANDA
414. HM. ARSYAD, SE, M.Si RUMAH SOLUSI RMH O-36
415. H. TJUK SUROSO RMH W-12A
416. Drs. DAKAH WAHYUDI RMH H-6
417. IBU SUHARSO RMH D-17
418. PANCA PIRAMID, ST RMH D-17
419. IBU TRI SUKATMI RMH D-17
420. IBU YOYOK GAH ZD-24
421. IBU SISPRAPTI RMH D-21
422. FIRMAN R.D. RMH D-26
423. YANAS PRABUANA RMH E-05
424. M. FARHAN MAULANA P. RMH E-05
425. FIRMANSYAH MAHAYANA RMH E-05
426. RATIH DAMAYANTI RMH E-05
427. EDY SURYANTO RMH E-09
428. WIDIARSO RMH E-15
429. ENNY WINARDI RMH E-14B
430. JONED S.R. RMH G-03
431. WINARDI GAH ZB-48
432. IBU ISTYASIH SUJADI GAH ZE-8
433. IBU SUTIRAH GAH 15
434. H. SUKIMIN AK-69
435. HM. NOER ABDULLAH RMH Z-03
436. H. DR. ANDA ROMLAH RMH K-9
437. HJ. SALAMAH RMH K-9
438. H. DATUSI KARANGMENUR III/7 SBY
439. BUNGA FIRDAUSA DINDA SAFITRI BALIKPAPAN
440. M. NOUVAL RIZQI HENDRAWAN BALIKPAPAN
441. M. ASYAM DIMAS HENDRAWAN BALIKPAPAN
442. FATHIR DEWA WIBOWO RMH K-33
443. IBU SUBAKIR RMH Z-25
444. WAHYU RMH Z-21
445. SLAMET RAYA RKT MNG SEL PA-WH
KEDERMAWANAN
QS. At Taubah: 41
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu Mengetahui.
SHODAQOH JARIYAHKU
Untuk Pembangunan dan Renovasi Masjid Al Wahyu
Rungkut Menanggal Harapan Surabaya
Sabda Rasululloh SAW:
Jika anak Adam meninggal maka amalnya terputus kecuali tiga perkara yaitu Shodaqoh Jariah, Ilmu Yang Bermanfaat dan Anak Sholeh Yang selalu mendoakan kedua orang tuanya. (HR. Muslim)
PAKET SHODAQOH JARIAH
1. PAKET SHODAQOH JARIAH TAHAJUD RP. 250.000,-
2. PAKET SHODAQOH JARIAH DHUHA RP. 200.000,-
3. PAKET SHODAQOH JARIAH TAUBAT RP. 150.000,-
4. PAKET SHODAQOH JARIAH IDUL FITRI RP. 100.000,-
5. PAKET SHODAQOH JARIAH IDUL ADHA RP. 50.000,-
Transfer Bank A/N TAKMIR MASJID AL WAHYU
Bank Jatim Capem Rungkut No. Rekening 0662000949
Bank Mandiri No: 1410005738760
Setelah transfer mohon konfirmasi SMS ke NO. 031-71633485 dengan format : SJ
LAPORAN KEUANGAN MASJID AL WAHYU
RUNGKUT MENANGGGAL HARAPAN SURABAYA
PERIODE BULAN JANUARI 2012
A. Saldo Awal Rp. 53.576.993,-
B. Infaq, Shodaqoh Jariyah pada Bulan Desember 2011 Rp. 99.576.724,-
C. Pengeluaran (pembangunan Masjid, OPS, Kewajiban lainnya) Rp. 110.940.655,-
D. Saldo Akhir (A B –C) Rp. 43.113.063,-
Sumber Bendahara Takmir Masjid Al Wahyu Surabaya
Latihan Shalat Khusyu’ (2) Oleh: Abu Sangkan
AHMAD HAFID-SLAMET SUWITO-SUBAKIR DIMYATI
AWAL JANUARI 2012
MAJALAH AL WAHYU EDISI KEDUA TH 1433 H / 2011 M
MAJALAH AL WAHYU EDISI KETIGA TH 1433 H / 2012 M
MAJALAH AL WAHYU EDISI KEEMPAT TH 1433 H / 2012 M
Majalah donatur
AL WAHYU
Meniti jalan menuju ridho Ilahi
EDISI KELIMA 1433 H 2012 M
MAJALAH DAKWAH PEMERSATU UMAT
KEBERSAMAAN
· Mengawal Perwujudan Empat Pilar Kebangsaan
· Meneladani Akhlaqul Karimah Rasulullah SAW
· Mewujudkan Islam Rahmatan lil ’Aalamin
DEWAN REDAKSI :
Pembina :
Prof.DR.H Suhartono Taat Putra, dr. MS;
Drs. H. Amiruddin Patja, SH; Syafri Matondang; K.H Syafiuddin Husain
Pimpinan Umum / Penanggung Jawab :
Drs. H. Slamet Suwito
Pimpinan Redaksi :
Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM
Wakil Pimred:
Syaiful Irwan; Arif Hadiansyah Putra, SE, MM
Redaktur Pelaksana :
H. Mahmud Zein,SH; Koessoenaryono;
Drs.H. Bambang Pragoto, MSc; Ir. H. Moch. Djamil, MT
Editor :
Yudo Herbeno; Soenjoto; Drs. Nurhasjim;
Yudi Evriyanto, SKM, MKes
Redaktur :
Ir. H.Yusuf Abdullah, MM; Drs. H. Eddi Hidayat; H.Faisal Cholil;
Drs. H. Ali Fauzi Shahib, MSi; Ir.H.Abdul Muhyi;
Drs. Mahfudin; Ir. H.Kukuh Sujatmiko, MM
Design/layout :
Abdul Hayyu Prakarsa; Lailatus Sa’adah; Reiza Elfani
Fotografer :
Drs. Nurhasjim; Waloeyo Satrijo,SH; H. Moch. Moechtar
Reporter :
Hadi Pramono; Yudi Evriyanto; SKM, Mkes;
Reiza Elfani; Ny. Hj. Mega Fariani; Aditya
Pimpinan Perusahaan :
Drs. H. Nana Suryana Tahir, MM
Keuangan :
H. Tumiran Wiratno, SPd; Ny. Hadi Pramono
Distribusi :
H.M.Ridwan Suparno; Drs.H. Sukimin;
Ny. Dwi Putri P,SSos, MMPd; Agus B
Biro Iklan:
H. Bakri Soembodo; Ny. Indriya Herman; Ir. Iman Soekarno
Marketing :
H. M. Arsyad, SE, Msi; H. Bakri Soembodo; H. Tjuk Seroso
Penasehat Hukum :
H.Teguh Isdaryanto,SH, MH; Wibowo Ibo Sarwono, SH
Alamat Redaksi:
Rungkut Menanggal Harapan Blok Z
Tlp (031)8703232; (031)8721067 Surabaya
Al Wahyu online :
e-mail : masjid_alwahyu@yahoo.com
Website : www.zis-alwahyu.com
Diterbitkan Oleh : Perkumpulan Kesejahteraan Sosial Muslim (PKSM)
Salam
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin. Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasululloh Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga yaumil qiyamah.
Memasuki edisi kelima majalah donatur Al Wahyu sebagai Media Dakwah Pemersatu Umat, dengan tema Kebersamaanan sebagai Laporan Utama. Mari kita wujudkan kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan dalam kehidupan kita sehari-hari di dalam pergaulan kita sesama Muslim dan sesama umat lainnya.
Sebagai Majalah Dakwah Pemersatu Umat untuk meniti jalan menuju ridho Ilahi. Pemersatu umat mengandung pengertian implementasi sikap kita sebagai seorang muslim yang meneladani Rasululloh SAW dengan sifat Ushwatun Khasanah ( Shidiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah ) sebagai perwujudan Islam Rahmatan lil ‘Aalamin.
Islam Rahmatan lil ‘Aalamin berarti Islam (penyerahan diri ke hadirat Allah SWT) dengan Rahmat (penuh kasih) bagi seluruh makhluk ciptaan-Nya melalui Hablum minallah wahablum minannas. Keindahan Islam akan terpancar jika masing-masing pribadi Muslim mulai menerapkan Ushwatun khasanah Rasululloh SAW dalam kehidupan berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jadi ada tiga sasaran yang ingin kita gapai, meliputi:
· Mengawal Perwujudan Empat Pilar Kebangsaan
· Meneladani Akhlaqul Karimah Rasulullah SAW
· Mewujudkan Islam Rahmatan lil ’Aalamin
Kita ciptakan keindahan dengan menghargai perbedaan, keberagaman dalam Kebersamaan dan kita berfikir yang lebih besar untuk menuju kemaslahatan bersama, sebagai umat yang jadi teladan bangsa-bangsa lainnya dengan sifat ushwatun khasanah Shidiq, amanah, tabligh dan fathonah untuk mengaktualisasi empat pilar kebangsaan kita. Mari kita berikan sumbangsih kita kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini dalam mengaktualisasi dan merevitalisasi Pancasila dengan cara setiap pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara secara simultan menerapkan ushwatun khasanah Rasululloh SAW. Amin
Mohon maaf atas segala kekurangan , semoga Allah SWT senantiasa meridhoi amal ibadah kita. Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Laporan Utama
Indahnya Kebersamaan dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara
(Oleh : Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM)
Majalah ini sebagai Majalah Donatur Al Wahyu untuk meniti jalan menuju ridho Ilahi, sekaligus sebagai Majalah Dakwah Pemersatu Umat. Pemersatu umat mengandung pengertian implementasi sikap kita sebagai seorang muslim yang meneladani Rasululloh SAW dengan sifat Ushwatun Khasanah ( Shidiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah ) sebagai perwujudan Islam Rahmatan lil ‘Aalamin.
Islam Rahmatan lil ‘Aalamin berarti Islam (penyerahan diri ke hadirat Allah SWT) dengan Rahmat (penuh kasih) bagi seluruh ‘alam semesta / makhluk ciptaan-Nya melalui Hablum minallah wa hablum minannas. Dari hal ini terlihat betapa indah dan mulianya, Islam sebagai agama yang kita imani dalam kaitan hubungan kita selaku manusia terhadap sang pencipta Allah SWT sesuai dengan Al Qur’an dan Al Hadits, serta hubungan kita terhadap makhluk lain ciptaan-Nya.
Sikap kita sebagai seorang muslim dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus memiliki Jati Diri sebagai bangsa yang berazaskan Pancasila dan berlandaskan hukum UUD 1945, hidup dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan ditakdirkan hidup dalam keberagaman agama, etnis dan kultural yg terajut dalam Bhinneka Tunggal Ika. Yang harus diingat selalu dan diperhitungkan dengan hati-hati adalah benturan-benturan yang berbau agama, etnis dan kultural tidak boleh terjadi di masa yang akan datang. Kita harus pandai belajar secerdas mungkin memetik kearifan dari kelampauan yang penuh rona dan pengalaman yang sangat berharga.
Peta masa depan Indonesia yang hendak kita bangun dan ciptakan haruslah demikian rupa, sehingga siapapun yang hidup di Nusantara ini benar-benar merasakan kenyamanan dan keamanan karena prinsip keadilan berlaku untuk semua, tidak ada diskriminasi dengan pertimbangan dan alasan apapun. Tanggung jawab kitalah untuk menciptakan sebuah Indonesia yang adil dan berwajah ramah mengingat jumlah umat Islam mayoritas. Untuk itu kita sebagai seorang muslim bertekat melalui pendidikan anak bangsa, kita kawal perwujudan empat pilar kebangsaan.
Mengawal Perwujudan Empat Pilar Kebangsaan
- PANCASILA
- U U D 1945
- N K R I
- BHINNEKA TUNGGAL IKA
1.Mengamalkan Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan bangsa Indonesia dalam mengusahakan dan menyelenggarakan system pendidikan nasional;
2.Melaksanakan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Than 1945 sebagai landasan hokum untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa;
3.Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui satu system pendidikan nasional;
4.Menerima keniscayaan Bhinneka Tunggal Ika dan mewujudkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
(Penulis sebagai Pemred Majalah Al Wahyu, Ketua Umum HIPSI dan Dosen PTS; Dari berbagai sumber a.l Islam dalam bingkai keindonesiaan dan kemanusiaan : Syafii Ma’arif; Deklarasi Pemimpin PTN/Pemerintah dan Koordinator Kopertis seluruh Indonesia tgl 4 Mei 2011: Dirjen Dikti)
Laporan Utama
BERBEDA ITU INDAH
(Studi kasus Ukhuwah di masjid Al Wahyu RMH Surabaya)
Oleh : Drs. H. ALI FAUZI SHAHIB, MSi ; Imam masjid Al Wahyu RMH Surabaya)
Sudah merupakan garis kebijakan Allah SWT. (Sunnatullah), bahwa semua ciptaan Allah pasti bernuansa pelangi perbedaan. Ada matahari, rembulan, langit, bumi, binatang, tumbuh-tumbuhan, malaikat dan lainnya masing-masing memiliki ciri khas dan karakter yang berbeda-beda dalam menjalankan amanat Allah SWT. Sebenarnya perbedaan makhluk yang diciptakan Allah tersebut mengandung hikmah yang sangat besar bagi keseimbangan ekosistem kehidupan.
Seandainya Allah hanya menciptakan langit saja atau bumi saja, maka sudah dapat dipastikan keindahan tidak akan kita dapatkan. Lihatlah penciptaan manusia. Ia tercipta dalam berbagai bentuk rupa, warna kulit, ragam bahasa, budaya dan adat istiadat. Demikian juga segala bentuk kelezatan makanan akan biasa di nikmati manakala terdiri dari bermacam-macam unsur yang saling mendukung. Contoh es campur akan terasa lezat apabila didalamnya sudah dipadukan atau disatukan antara unsur yang satu dengan yang lainnya. Seperti : gula, air, susu, alpokat, nangka dan roti yang saling bersahabat dan melengkapi.
Alangkah indahnya apabila manusia mampu belajar dari ayat-ayat kauniyah (alam) yang dicitakan Allah dengan segala macam bentuk perbedaan dan ragamnya, tetapi tidak pernah bentrokan dan bertabrakan dalam menjalankan tugas antara satu dengan yang lainnya. Seluruhnya berjalan di atas hokum-hukum Allah SWT. Hal ini tentunya senada dengan pesan Rasulullah SAW. “ Al Ikhtilaafi Ummatii Rahmatun” (Perbedaan yang terjadi pada ummatku adalah Rahmat). Hadits ini setidaknya sudah dilaksanakan oleh jamaah masjid Al Wahyu Rungkut Menanggal Harapan Surabaya yang lulus ujian dengan berbagai macam perbedaan, baik karena latar belakang organisasi, kelompok, politik, madzhab atau yang lain. Perbedaan tersebut dijadikan oleh jamaah masjid Al Wahyu sebagai sarana perekat dan saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya.
Besar harapan semuanya apabila fenomena yang ada di masjid Al Wahyu ini dapat di potret oleh seluruh ummat di jagad ini baik skala mikro atau makro dengan menjadikan perbedaan madzhab, organisasi keagamaan, kelompok dan partai politik tidak di pandang dari sisi wadahnya tetapi dari sisi aqidahnya. Bahwa mereka seluruhnya adalah saudara-sudara muslim yang haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Haram bagi seorang muslim mengambil hak saudara muslim yang lain. Semua muslim terikat dengan kesatuan pemikiran, perasaan, adat-istiadat yang seluruhnya di atur sesuai dengan aqidah dan syariat Islam. Sabda Nabi : “ Al mu’minu lilmu’mini Kal Bunyaan Yasyuddu Ba’dluhu Ba’dlon”. (HR. Muslim). Artinya : Orang mu’min sesama orang mu’min bagaikan sebuah bangunan yang satu dengan yang lain saling menguatkan”. SELAMAT MENGAMALKAN !!!
Didukung dengan argumen-argumen yang dapat dipertanggung jawabkan antara Islam, keindonesiaan dan kemanusiaan tidak saja bisa berjalan bersama dan seiring, tetapi ketiganya dapat menyatu dan saling mengisi untuk membangun sebuah taman sari yang khas Indonesia. Ketiga kekuatan nilai itu mestinya saling melengkapi. Di taman sari ini watak universal Islam tampil dalam ”Wujud Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”. Sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk Nusantara, semua kegiatan yang bercorak Islam harus mempertimbangkan dengan cermat dan cerdas realitas sosio historis Indonesia, demi keamanan, kedamaian dan kejayaan Agama inidalam mencapai tujuan mulia yang harus ditempuh dengan cara-cara mulia dan beradab. Di luar koridor itu Islam hanya berhenti pada tataran ritual dan kehilangan ruh, sedang misi utamanya tercecer di tengah jalan. Padahal Islam kenabian atau Islam Qur’ani yang selalu memberi inspirasi untuk berbuat yang terbaik bagi semua makhluk.
Dalam pidato penerimaan gelar doktor honoris causa dari UGM, 4 Maret 2008, Rendra berbicara dalam tataran negara di Indonesia yang belum banyak berubah sejak penjajahan. Sedang sejarahwan Anhar Gonggong memberikan kesaksian yang patut benar direnungkan : ”...., tetapi terutama tampilnya pemimpin-pemimpin yang berkarakter dan berintregitas diri dalam lembaga-lembaga itu”.
Di sisi masyarakat, terlihat pula budaya yang serba keras yang dipertontonkan oleh segelintir manusia yang kurang kearifan yang menimbulkan reaksi negatif yang luas bahwa Islam itu bukan lagi sumber rahmat, sebagaimana yang sering dikatakan, melainkan telah dipaksa oleh mereka yang tidak bertanggung jawab sumber malapetaka, sumber kekerasan, akibat tafsiran ajaran yang salah dan ahistoris.
Melawan yang munkar harus didahului oleh perbuatan yang ma’ruf. Artinya kita harus mampu menyediakan alternatif yang lebih baik jika sebuah sistem kita nilai sudah tidak adil dan islami. Semua ini hanya mungkin dilakukan oleh otak-otak besar yang tulus, sabar dan cerdas.
Kelemahan peradapan Islam adalah karena umatnya masih gagal menyuguhkan sebuah sistem kehidupan yang lebih baik sebagai perwujudan diktum ” Islam rahmat bagi alam semesta”. Klaim besar sejarah ini sedang menantikan tampilnya anak-anak muda berbakat yang inklusif, lapang hati, punya komitmen kemanusiaan yang tulus, dan berilmu.
Indonesia beruntung dua organisasi sosial besar moderat, modern terbuka, inklusif dan dan konstruktif yang tidak semakin menjauh, melainkan semakin mendekat untuk saling mengisi, namun masih terbatas yang relevansinya belum tentu sesuai dengan perkembangan baru. Harus ada keberanian untuk melakukan terobosan dengan pemahaman secara benar dan cerdas, tekstual sekaligus kontekstual terhadap Al Qur’an dan Al Hadits,
Maka tugas kita selanjutnya adalah mengisi Pancasila dengan nilai-nilai kenabian yang sangat kaya dengan masalah moral, etika dan sumber hukum. Jika Pancasila tetap saja menjadi permainan bibir, sementara prinsip-prinsipnya diabaikan dalam kehidupan sehari-hari, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka masa depan Indonesia sulit sekali dibayangkan menjadi lebih baik. Wallahu ’alam bishowab.
(Dikutip oleh : Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM ; Penulis sebagai Pemred Majalah Al Wahyu, Ketua Umum HIPSI dan Dosen PTS; Sumber : dari berbagai sumber a.l Islam dalam bingkai keindonesiaan dan kemanusiaan : Syafii Ma’arif)
Al Qur’anul Karim
Sifat Dan Fungsi Al-Qur'an
Definisi al-Qur'an
Menurut Bahasa adalah sebagai berikut
1. Al Fara' (ahli bahasa) berpendapat: Bahwa kata Qur'an diambil dari kata Qara'in (قرائن ), jamak dari kata qariinah (قرينة ), artinya petunjuk .
2. Al Lihyani (ahli bahasa), menjelaskan bahwa al-Qur'an adalah kata benda (mashdar) yang diambil dari kata kerja (fi'il) qara'a, artinya membaca.
3. Al-Zujjaj berkata (ahli bahasa): al-Qur'an diambil dari kata al-Qar'u , artinya himpunan. Karena al-Qur'an memang merupakan himpunan ayat-ayat dan surat-surat.
Menurut istilah (terminology) ulama adalah sebagai berikut :
1. Menurut Subkhi ash-Shalikh: al-Qur'an adalah Kitab yang berfungsi sebagai Mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw yang tertulis didalam maskhaf-muskhaf dan diriwayatkan dengan jalan mutawatir dan membacanya dianggap Ibadah.
2. Muhammad Ali Ash-Shabuni: al-Qur'an adalah Firman Allah swt yang berfungsi sebagai Mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw (penutup para Nabi dan Rasul) melalui perantaraan Malaikat Jibril, yang tertulis didalam maskhaf-muskhaf dan diriwayatkan dengan jalan mutawatir diawali dengan surat al-Fatikha dan diakhiri dengan surat an-Nas.
3. Panitia Penerjamah al-Qur'an RI: al-Qur'an adalah Kitab yang berfungsi sebagai Mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw yang tertulis didalam maskhaf-muskhaf dan diriwayatkan dengan jalan mutawatir dan membacanya dianggap Ibadah
Dari tiga definisi tersebut diatas, dapat diambil kesimpulan: "al-Qur'an adalah wahyu (kitab) Allah swt dalam bentuk lafal arab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, dengan melalui perantaraan Malaikat Jibril as".
Nama-Nama Al-Qur'an
1. Al-Qur'an. Kitab suci umat Islam dinamakan al-Qur'an. Allah berfirman ( Yusuf : 3)
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ هَذَا الْقُرْءَانَ وَإِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الْغَافِلِينَ
Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum Kami mewahyukannya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahuim ( Yusuf : 3)
2. Al-Kitab. Dinamakan al-Kitab, yang secara harfiah berarti tulisan ( Al-Kahfi :1).
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجَا
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur'an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya ( Al-Kahfi :1).
3. Adz-Dzikra. Al-Qur'an juga disebut Adz-Dzikra yang artinya peringatan An-Nahl: 44
وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan (An-Nahl: 44)
4. Al-Furqon. Al-Qur'an juga disebut al-Furqon yang berarti pembeda Al-Furqon:1
تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَى عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا
Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur'an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam ( Al-Furqon.:1)
Sifat Dan Fungsi Al-Qur'an
1. 'Urwatil Wusqa. Artinya tali atau ikatan yang kuat ( Luqman : 22).
وَمَنْ يُسْلِمْ وَجْهَهُ إِلَى اللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ
Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.( Luqman : 22).
2. Al-Kariem. Artinya Yang Mulia ( Al-Waqi'ah: 77)
إِنَّهُ لَقُرْءَانٌ كَرِيمٌ
Sesungguhnya Al Qur'an ini adalah bacaan yang sangat mulia ( Al-Waqi'ah: 77)
3. Al-Kalaam. Artinya firman Allah ( At-Taubah : 6)
وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّى يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْلَمُونَ
Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui ( At-Taubah : 6)
4. An-Nuur . Artinya cahaya yang terang ( An-Nisaa': 174).
يَاأَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمْ بُرْهَانٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكُمْ نُورًا مُبِينًا
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mu`jizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Qur'an) ( An-Nisaa': 174).
5. Hudan. Artinya petunjuk (Luqman : 3)
هُدًى وَرَحْمَةً لِلْمُحْسِنِينَ
menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan (Luqman : 3)
Islam di Mancanegara
Pusat Budaya Islam di America
(Oleh Surachman Dimyati, Med, PhD; dosen UT Jakarta; sdimyati@yahoo.com)
Yang utama adalah Cedar Rapids memiliki keunikannya sendiri: merupakan kota tempat Mesjid pertama dibagun di benua Amerika Utara pada tahun 1934, Mempunyai tempat pemakanamn Islam yang pertama pada tahun 1948. Cedar Rapids juga memiliki Assosiasi Perkumpulan Islam yang pertama yang dibentuk tahun 1954. Lebih lanjut Cedar Rapids melahirkan Perwakilan Kaum Muslimin di Iowa pada tahun 1988. Dan Negara bagian Iowa adalah Negara bagian di Amerika Serikat yang pertama mengundang Pemimpin agama Islam untuk berdoa pada pertemuan Wakil Rakyat di Ibu Kota Des Moines .
Sesuai dengan perjalanan waktu, makin banyak imigran muslim yang tinggal di Iowa dengan membawa bantuan keuangan dan kekuatan spiritual yang diperlukan untuk membangun suatu fasilitas Islamic Center. Bangunan ini selesai dibangun tahun 1971, yang dilengkapi dengan tempat beribadah, gedung pertemuan yang besar, dapur yang modern, 3 ruang kelas untuk Sekolah hari minggu bagi anak-anak, yang terletak di First Avenue di bagian Barat kota Cedar Rapids.
Sebagai Pusat Budaya Islam, The Mother Mosque of America mempunya misi:
"OurMission is to preserve, present, and share the history of Islam in America ".
"Our
“ Misi kami adalah menjaga, penyampaikan, dan berbagi tentang sejarah Islam di Amerika”
Imam Masjid the Mother Mosque mengundang kepada siapapun untuk datang ke the Mother Mosque.
Beliau mengharap kedatangan sdr-sdr di Mother Mosque yang dilahirkan lagi dengan berbagai upaya perbaikan dan hal ini membuka sesuatu yang baru bagi kora Cedar Rapids, dengan pengertian yang baru dan kepemimpinan baru,yang menyajikannya sebagai cikal bakal Islam di Amerika Utara dan khususnya bagi Negara bagian Iowa.
Hidayah
Hidayah Mualaf dari Inggris : Paul Martin Bersyahadat di Toko Es Krim
Lelaki Inggris itu masih seorang mahasiswa ketika ia memutuskan beralih memeluk Islam empat tahun lalu. Tempatnya bersyahadat pun tak biasa yakni di toko es krim di kota Manchester.
Paul Martin, 27 tahun, bosan menyaksikan gaya hidup hedonis dari banyak teman-temannya di universitas. Alih-alih ia tertarik dengan aktivitas mencari ilmu dan pengetahuan, kegiatan yang ia sebut titik utama Islam.
Perjumpaannya dengan seorang Muslim yang lebih tua lantas mengubah hidupnya.
Paul Martin, 27 tahun, bosan menyaksikan gaya hidup hedonis dari banyak teman-temannya di universitas. Alih-alih ia tertarik dengan aktivitas mencari ilmu dan pengetahuan, kegiatan yang ia sebut titik utama Islam.
Perjumpaannya dengan seorang Muslim yang lebih tua lantas mengubah hidupnya.
"Saya suka cara para pelajar Muslim membawakan diri mereka. Sangat indah untuk berpikir bahwa ada orang yang hanya memiliki satu pasangan dan bersetia selama hidupnya dan tidak melakukan perbuatan yang bisa menyakiti tubuh," ungkapnya.
Paul mengaku lebih menyukai gaya hidup Islami dan ia pun mencoba mengkaji Alquran. "Saya kagum melihat keutaman dalam Islam ternyata pada ilmu," ungkapnya lagi.
Seorang teman Muslimnya kemudian mengenalkan Paul dengan seorang dokter Muslim yang beberapa tahun lebih tua. "Kami pergi dan berbincang di kedai kopi. Beberapa pekan kemudian kami mampir ke restoran es krim dan di sanalah saya mengutarakan keinginan menjadi Muslim," tuturnya.
Paul mengaku lebih menyukai gaya hidup Islami dan ia pun mencoba mengkaji Alquran. "Saya kagum melihat keutaman dalam Islam ternyata pada ilmu," ungkapnya lagi.
Seorang teman Muslimnya kemudian mengenalkan Paul dengan seorang dokter Muslim yang beberapa tahun lebih tua. "Kami pergi dan berbincang di kedai kopi. Beberapa pekan kemudian kami mampir ke restoran es krim dan di sanalah saya mengutarakan keinginan menjadi Muslim," tuturnya.
Dalam toko es krim itu pula dituntun si dokter dan disaksikan dua temannya, Paul mengucapkan syahadat. "Saya tahu beberapa orang ingin melakukan dengan formal di dalam masjid, tapi saya berpikir agama bukanlah materi, melainkan apa yang ada dalam hatimu," ungkapnya.
Paul mengaku tak pernah ke masjid sebelum menjadi Muslim. Pasalnya, kadang ia merasa terintimidasi. 'Maksudnya, saya selalu berpikir tidak masuk kriteria seorang Muslim. Namun tak ada yang tak mungkin, anda bisa menjadi Muslim Inggris dan tetap mengenakan celana jins, kaos, kemeja, juga jaket," ungkapnya. Kini, imbuhnya, di masjid yang kerap ia sambangi di Leeds, banyak bahasa diucapkan dan juga banyak jamaah mualaf dari berbagai kebangsaan.
Saat memeluk Islam, Paul mengakui tak serta merta memberi tahu keluarnganya. "Saya tak bisa sekedar pulang lalu berkata saya sudah jadi Muslim. Ada proses bertahap," tuturnya.
Ia pun mengalami proses panjang sebelum beralih menjadi Muslim ketika ia mulai tak menyantap babi dan tidak menenggak alkohol lagi. "Tapi kami masih menggelar makan malam bersama di Hari Ahad, namun hanya menyediakan kambing, itu pun halal." tutur Paul.
"Terus terang jika dulu ada seorang teman di kampus berkata, 'Kamu akan menjadi Muslim,' saat itu saya tidak akan mempercayainya meski berjuta tahun lamanya. Itu lompatan tak terbayangkan dan berlebihan," ujarnya. "Namun kini, siapa yang bisa menduga dan saya baru saja kembali dari menunaikan ibadah Haji.
Ia pun mengalami proses panjang sebelum beralih menjadi Muslim ketika ia mulai tak menyantap babi dan tidak menenggak alkohol lagi. "Tapi kami masih menggelar makan malam bersama di Hari Ahad, namun hanya menyediakan kambing, itu pun halal." tutur Paul.
"Terus terang jika dulu ada seorang teman di kampus berkata, 'Kamu akan menjadi Muslim,' saat itu saya tidak akan mempercayainya meski berjuta tahun lamanya. Itu lompatan tak terbayangkan dan berlebihan," ujarnya. "Namun kini, siapa yang bisa menduga dan saya baru saja kembali dari menunaikan ibadah Haji.
Hidayah Mualaf dari Pilipina : Queenie Padilla Memilih Islam
Aktris Filipina, Queenie Padilla, memutuskan berhenti dari industri hiburan di negaranya guna mendalami Islam. Menurut dia, Islam membawa kedamaian batin dalam hidupnya.
"Islam adalah jalan hidup. Anda tahu apa tujuan hidup anda. Selama ini, aku seperti hidup dalam dosa. Namun, Allah SWT memanggilku pada Islam. Kini, aku begitu dekat denganNya," ungkapnya, seperti dikutip abs-cbnnews.com, Selasa (22/11).
"Islam adalah jalan hidup. Anda tahu apa tujuan hidup anda. Selama ini, aku seperti hidup dalam dosa. Namun, Allah SWT memanggilku pada Islam. Kini, aku begitu dekat denganNya," ungkapnya, seperti dikutip abs-cbnnews.com, Selasa (22/11).
Queenie mengungkapkan, dalam dunia hiburan ia seolah berada dalam persimpangan jalan, antara bahagia dan tersesat. Betul ia bahagia, tapi tidak utuh.
"Saya seolah tidak memiliki kebahagiaan itu. Sekarang, Allah SWT dalam hidup saya, Alhamdulillah, Tiada Tuhan Selain Allah. Aku sangat bahagia dan puas dengan kehidupan sebagai seorang Muslim," kata dia haru.
Anak dari aktor laga, Robin Padilla ini mengaku ayahnya merupakan sosok dibalik keputusannya memeluk Islam. "Ayah begitu sabar menungguku mengucapkan dua kalimat syahadat," kenang dia.
Begitu dalam keinginan Queenie mendalami Islam, hingga ia memutuskan untuk naik haji. Baginya, ibadah haji kian menyempurnakan keislamannya. "Aku ingin menjadi berbeda karena Islam," ujarnya.
Queenie menyadari pula menjadi Muslim paripurna bukan tanpa perbuatan. Seperti halnya, Muslim lain di seluruh dunia, Queenie memiliki kewajiban untuk menyebarkan syiar Islam. Ia pun mengutarakan niat itu, saat bertamu di rumah Allah.
"Aku ingin berbagai nikmat Islam kepada masyarakat Filipina," katanya.
Kini, Queenie benar-bernar berbeda. Ia mengenakan jilbab. Ia pun tengah mendalami studi Islam selepas haji. "Aku harus total untuk hidup dengan cara Islam," tegasnya.
"Saya seolah tidak memiliki kebahagiaan itu. Sekarang, Allah SWT dalam hidup saya, Alhamdulillah, Tiada Tuhan Selain Allah. Aku sangat bahagia dan puas dengan kehidupan sebagai seorang Muslim," kata dia haru.
Anak dari aktor laga, Robin Padilla ini mengaku ayahnya merupakan sosok dibalik keputusannya memeluk Islam. "Ayah begitu sabar menungguku mengucapkan dua kalimat syahadat," kenang dia.
Begitu dalam keinginan Queenie mendalami Islam, hingga ia memutuskan untuk naik haji. Baginya, ibadah haji kian menyempurnakan keislamannya. "Aku ingin menjadi berbeda karena Islam," ujarnya.
Queenie menyadari pula menjadi Muslim paripurna bukan tanpa perbuatan. Seperti halnya, Muslim lain di seluruh dunia, Queenie memiliki kewajiban untuk menyebarkan syiar Islam. Ia pun mengutarakan niat itu, saat bertamu di rumah Allah.
"Aku ingin berbagai nikmat Islam kepada masyarakat Filipina," katanya.
Kini, Queenie benar-bernar berbeda. Ia mengenakan jilbab. Ia pun tengah mendalami studi Islam selepas haji. "Aku harus total untuk hidup dengan cara Islam," tegasnya.
(Oleh Nana Suryana Tahir, Sumber : Republika.co.id)
Hidayah
Hidayah Mu'alaf dari Indonesia :"Sarah Gloria" di Masjid Al Wahyu RMH Surabaya
(Oleh Reporter Majalah AW : Bung Dino)
¨bÎ) šúïÏe$!$# y‰YÏã «!$# ÞO»n=ó™M}$# 3 $tBur y#n=tF÷z$# šúïÏ%©!$# (#qè?ré& |=»tGÅ3ø9$# žwÎ) .`ÏB ω÷èt/ $tB ãNèduä!%y` ÞOù=Ïèø9$# $J‹øót/ óOßgoY÷t/ 3 `tBur öàÿõ3tƒ ÏM»tƒ$t«Î/ «!$# cÎ*sù ©!$# ßìƒÎŽ| É>$|¡Ïtø:$# ÇÊÒÈ
19. Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. tiada berselisih orang-orang yang Telah diberi Al Kitab[189] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, Karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
[189] maksudnya ialah kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al Quran.
"Innaddiinna indallahil islaam,….." cuplikan ayat Al Qur'an (Ali Imron 19) yang dikumandangkan Ustad H.Ridwan Supamo cukup mampu menggetarkan qolbu guna menambah iman para hadirin.
Hidayah Allah memang bisa turun kapan saja, dimana saja dan bisa menyentuh jiwa raga siapa saja yang dikehendakiNYA, termasuk seorang wanita, Gloria(32) yang tinggal di Gunung Anyar Emas blok Q/3 Sby, ibu dari 2 anak serta istri dari Shulton(35) yang alumnus Universitas Darul Ulum Jombang, karena bimbingan sang suami yang sering memperdengarkan ayat-ayat Al Qur'an didalam rumah tangga mereka dan ditambah lagi dengan keajaiban sang anak pertamanya yang sudah bisa menirukan suara azan magrib ketika itu masih berumur 8 bulan. Allahu Akbar.
Sejak itu, Gloria mulai tertarik dengan islam dan ingin memeluknya walaupun dengan cara sembunyi-sembunyi karena takut ketahuan orang tuanya. Semasa remaja Gloria menganut agama Kristen Protestan yang fanatik dan sangat aktiv sebagai pengurus GKI di Surabaya, maklum anak dari pasangan Pendeta nasrani asal NTT dan Ibu warga keturunan China ini memang terlahir ditengah-tengah keluarga gereja, bahkan setelah nikah dengan Shulton-pun masih menganut agama dari ayahnya. Setelah 100 hari meninggalnya sang ayah inilah Gloria berani menyatakan keinginan pada suami untuk berikrar menyatakan menjadi seorang Muslimah di Masjid Al Wahyu yang memang sudah terkenal bisa menerbitkan Sertifikat Muslim secara syah.
Dengan diawali tausiah singkat dari Al Ustad Drs. H. Ali Ghofur serta arahan dan tuntunan Syafri Mattondang selaku Ketua umum Perkumpulan Kesejahteraan Sosial Muslim (PKSM) Al Wahyu, maka pada pukul 13.15 WIB Gloria yang datang dengan sudah mengenakan pakaian muslimah dengan jilbab dan pakaian wama biru yang anggun dan cantik itu, menyatakan masuk islam secara ikhlas dan sukarela tanpa tekanan atau paksaan dari pihak manapun, membaca dua kalimat syahadat dengan artinya secara fasih, tenang dan mantab..., "Syah.." sambut para hadirin secara serentak ketika ditanya bagaimana... oleh Syafri Mattondang. Sejak hari itulah nama Gloria menjadi "Sarah Gloria" saudara kita, tepat sekali nama Sarah yang diambil adalah nama istri nabi Ibrohim yang cantik dan setia. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayah kepada kita semua.., Allahumma Amiin.
Tips Agar Hidayah Allah SWT terus tercurah pada keluarga anda sebagai berikut :
1. Cintailah Al Qur'an dan bacalah ayat-ayatnya di dalam rumah dengan baik dan benar.
2. Adakan pengajian dengan mengundang tetangga serta kerabat.
3. Seringlah bersilaturokhim ke Masjid dengan sholat berjama'ah.
4. Banyaklah bersosialisasi dan berbuat baik dengan tetangga.
Selamat mencoba tips diatas, semoga berhasil.
ALLAH TUHAN YANG MAHA KUASA MENGAJAR MATEMATIKA MELALUI 10 JARI TANGAN MANUSIA.
Oleh: Guntur Sumilih, M.App.Sc.
Widyaiswara Matematika LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan)
Jawa Timur di Surabaya
Tim MMI (Motivator Matematika Indonesia )
PENGANTAR
Satu upaya yang telah sering kami lakukan sebagai Widyaiswara Matematika LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Timur, sekaligus sebagai Tim MMI (Motivator Matematika Indonesia) dalam membentuk manusia Indonesia (khususnya siswa/Generasi Muda) agar menjadi MANUSIA UNGGUL, mulai akhir Januari 2008 telah kami sebarkan virus “MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN” ke pikiran bawah sadar seluruh bangsa Indonesia, terutama para Generasi Muda, dengan tujuan agar di abad 21 ini makin banyak manusia Indonesia yang menyenangi, (dan kemudian dapat diandalkan) kompetensi Matematikanya di tingkat internasional. Satu caranya adalah menunjukkan bahwa, dalam anggota tubuh (khususnya sepuluh jari di tangan kiri, dan tangan kanan) dapat dikenali matematika yang indah, mudah, dan menyenangkan.
Berdasar hasil kajian terhadap realitas di lingkungan masyarakat Indonesia (bahkan di luar Indonesia ):
a. Masih banyak manusia di bumi (termasuk di bumi tercinta Indonesia) ini yang belum mengetahui bahwa ALLAH Yang Maha Kuasa membelajarkan manusia melalui Kitab Suci Al-Qur’an (terutama dapat dijumpai pada 5 (lima) ayat pertama dari 19 ayat Surat ke-96 AL ‘ALAQ/Segumpal Darah, yang artinya “1. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. 2.DIA telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Baca- lah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, 4. yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam (ALLAH mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca), 5. DIA mengajarkan kepada manusia, apa-apa yang tidak diketahuinya, (dan juga melalui anggota tubuh manusia itu sendiri.) (Kerajaan Saudi Arabia , 2005, halaman 1079)
b. Bertolak dari Hadits Rasulullaah Muhammad SAW, “Man arofa nafsahu, faqod arofa Robbahu, yang artinya: “Barang siapa mau mengenal dirinya, maka dia akan makin mengenal Tuhannya”, secara harfiah, boleh diartikan ”Barang siapa yang mau introspeksi diri (mengkaji/meneliti anggota tubuhnya), maka manusia itu akan makin beriman kepada ALLAH SWT, karena makin tahu fungsi anggota tubuhnya “
MATEMATIKA YANG DAPAT DIPELAJARI DI DUA TANGAN MANUSIA
Berikut ini diulas beberapa materi Matematika yang dapat dilihat, dan dipraktikkan melalui sepuluh jari tangan.
1). PERKALIAN SEPULUH BILANGAN ASLI PERTAMA DENGAN 9 (Yangdi,
Yasin & Sumilih, Guntur 2008, halaman 13, 15-16)
a. Posisi tangan tengadah ke atas seperti saat berdo’a kepada ALLAH SWT
b. Sepuluh jari-jari tangan kita beri nomor urut 1, 2, 3, 4, …, dari arah kiri ke kanan (karena manusia di atas permukaan bumi, termasuk bangsa Indonesia , dan bangsa Arab membaca bilangan dari arah kiri ke kanan)
1 = jari jempol kiri 6 = jari kelingking kanan
2 = jari telunjuk kiri 7 = jari manis kanan
3 = jari tengah kiri 8 = jari tengah kanan
4 = jari manis kiri 9 = jari telunjuk kanan
5 = jari kelingking kiri 10 = jari jempol kanan
1 X 9 = 09 Tekuklah jari jempol kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, tidak ada jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 9 jari tegak, hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 1 dan 9, hasilnya 9
2 X 9 = 18 Tekuklah jari telunjuk kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, ada 1 jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 8 jari tegak, hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 2 dan 9, hasilnya 18
3 X 9 = 27 Tekuklah jari tengah kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, ada 2 jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 7 jari tegak, hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 3 dan 9, hasilnya 27
4 X 9 = 36 Tekuklah jari manis kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, ada 3 jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 6 jari tegak, hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 4 dan 9, hasilnya 36
5 X 9 = 45 – dan seterusnya, sampai dengan 10 X 9 -
6 X 9 = 54
7 X 9 = 63
8 X 9 = 72
9 X 9 = 81
10 X 9 = 90
Mengapa Perlu Dibahas?:
Masih banyak siswa (bahkan guru Matematika, atau bangsa Indonesia ) yang belum mengetahui pola/keindahan pada hasil perkalian dua bilangan tertentu.
Bagaimana Caranya?:
a. Beri kesempatan siswa untuk mendemonstrasikan perkalian sepuluh bilangan Asli yang pertama dengan 9 untuk menunjukkan pola hasil perkaliannya, dihubungkan dengan jumlah jari-jari yang tegak di sebelah kiri, dan yang tegak di sebelah kanan.
b. Beri kesempatan siswa untuk memanfaatkan sepuluh angka yang kita miliki (dari 0 s.d. 9)
Apa Keuntungannya bagi Pendidikan di Indonesia?:
a. Makin banyak siswa di Indonesia yang mengetahui rahasia / pola pada perkalian sepuluh bilangan Asli pertama dengan 9, yaitu:
i). Tulislah semua sepuluh angka yang kita miliki ( 0 s.d. 9) berurutan dari arah atas ke bawah
ii). Tulislah lagi semua angka yang kita miliki (0 s.d. 9) berurutan dari arah bawah ke atas
b. Makin banyak siswa di Indonesia yang termotivasi (TIDAK LAGI “TAKUT” TERHADAP MATEMATIKA), tetapi mereka makin ingin mempelajari matematika, karena MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN
-0-
2). PERKALIAN BILANGAN DUA ANGKA ps dengan 9, DALAM KONDISI p < s, p adalah angka puluhan, dan s adalah angka satuan, MENGGUNAKAN SEPULUH JARI DI TANGAN (Sumilih, Guntur 2007, halaman 11)
Prosedur:
a. Posisi tangan tengadah ke atas seperti saat berdo’a kepada ALLAAH SWT
b. Sepuluh jari-jari tangan kita beri nomor urut 1, 2, 3, 4, …, dari arah kiri ke kanan (karena manusia di atas permukaan bumi, termasuk bangsa Indonesia , dan bangsa Arab membaca bilangan dari arah kiri ke kanan)
1 = jari jempol kiri 6 = jari kelingking kanan
2 = jari telunjuk kiri 7 = jari manis kanan
3 = jari tengah kiri 8 = jari tengah kanan
4 = jari manis kiri 9 = jari telunjuk kanan
5 = jari kelingking kiri 10 = jari jempol kanan
27 X 9 = 2 4 3 a. Gabungkan 2 (dua) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 7;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 2 di kelompok
sebelah kiri, 4 di tengah, dan 3 di sebelah kanan
46 X 9 = 4 1 4 a. Gabungkan 4 (empat) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 6;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 4 di kelompok
sebelah kiri, 1 di tengah, dan 4 di sebelah kanan
59 X 9 = 5 3 1 a. Gabungkan 5 (lima ) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 9;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 5 di kelompok
sebelah kiri, 3 di tengah, dan 1 di sebelah kanan
68 X 9 = 6 1 2 a. Gabungkan 6 (enam) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 8;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 6 di kelompok
sebelah kiri, 1 di tengah, dan 2 di sebelah kanan
Mengapa Perlu Diulas?:
Masih banyak siswa (bahkan guru Matematika, atau bangsa Indonesia ) yang belum tahu keindahan dari hasil operasi perkalian menggunakan sepuluh jari-jari tangan.
Bagaimana Caranya?:
Beri kesempatan siswa untuk mendemonstrasikan paling sedikit 4 (empat) perkalian bilangan dua angka dengan 9, yang berbentuk:
ps X 9, dalam kondisi p < s, p: angka puluhan, s: angka satuan
Beri kesempatan mereka untuk memperhatikan, kemudian mengambil kesimpulan tentang hasil perkaliannya, dihubungkan dengan banyak jari-jari di kelompok sebelah kiri, di tengah, dan di sebelah kanan jari yang ditekuk.
Apa Keuntungannya bagi Pendidikan di Indonesia?:
a. Makin banyak siswa di Indonesia yang mengetahui/mengenal (dan memahami) rahasia hasil perkalian bilangan dua angka berbentuk ps X 9,dalam kondisi ps X 9, p: angka puluhan, s: angka satuan:
i). Jumlah semua bilangan pada angka ratusan, angka puluhan, dan pada angka satuan adalah 9
ii). Sembilan jari-jari tegak terpisah menjadi tiga bagian.
b. Makin banyak siswa di Indonesia yang termotivasi (TIDAK LAGI “TAKUT” TERHADAP MATEMATIKA), tetapi mereka ingin mempelajari pola operasi bilangan lainnya yang memiliki ciri khusus, dan secara umum akan makin ingin mempelajari matematika, karena makin tahu bahwa MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN
PENUTUP
Demikian, MATEMATIKA ITU MUDAH, INDAH, DAN MENYENANGKAN, yang diulas saat ini, semoga dapat ketemu lagi dengan bahasan lain yang lebih menarik. Insya ALLAH.
DAFTAR PUSTAKA
Kerajaan Saudi Arabia . 2005. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Medinah Al-Munawwarah: Al Mush-haf Asy-Syarif
Sumilih, Guntur . 2007. Materi Bahan Diskusi Tim MMI(Motivator Matematika Indonesia ). Surabaya : LPMP Jawa Timur
Yangdi, Yasin. & Sumilih, Guntur . 2008. Perkalian Jari-Jari Praktis. Pasuruan: A-niate Publishing.
DEWAN REDAKSI :
Pembina :
Prof.DR.H Suhartono Taat Putra, dr. MS;
Drs. H. Amiruddin Patja, SH; Syafri Matondang; K.H Syafiuddin Husain
Pimpinan Umum / Penanggung Jawab :
Drs. H. Slamet Suwito
Pimpinan Redaksi :
Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM
Wakil Pimred:
Syaiful Irwan; Arif Hadiansyah Putra, SE, MM
Redaktur Pelaksana :
H. Mahmud Zein,SH; Koessoenaryono;
Drs.H. Bambang Pragoto, MSc; Ir. H. Moch. Djamil, MT
Editor :
Yudo Herbeno; Soenjoto; Drs. Nurhasjim;
Yudi Evriyanto, SKM, MKes
Redaktur :
Ir. H.Yusuf Abdullah, MM; Drs. H. Eddi Hidayat; H.Faisal Cholil;
Drs. H. Ali Fauzi Shahib, MSi; Ir.H.Abdul Muhyi;
Drs. Mahfudin; Ir. H.Kukuh Sujatmiko, MM
Design/layout :
Abdul Hayyu Prakarsa; Lailatus Sa’adah; Reiza Elfani
Fotografer :
Drs. Nurhasjim; Waloeyo Satrijo,SH; H. Moch. Moechtar
Reporter :
Hadi Pramono; Yudi Evriyanto; SKM, Mkes;
Reiza Elfani; Ny. Hj. Mega Fariani; Aditya
Pimpinan Perusahaan :
Drs. H. Nana Suryana Tahir, MM
Keuangan :
H. Tumiran Wiratno, SPd; Ny. Hadi Pramono
Distribusi :
H.M.Ridwan Suparno; Drs.H. Sukimin;
Ny. Dwi Putri P,SSos, MMPd; Agus B
Biro Iklan:
H. Bakri Soembodo; Ny. Indriya Herman; Ir. Iman Soekarno
Marketing :
H. M. Arsyad, SE, Msi; H. Bakri Soembodo; H. Tjuk Seroso
Penasehat Hukum :
H.Teguh Isdaryanto,SH, MH; Wibowo Ibo Sarwono, SH
Alamat Redaksi:
Rungkut Menanggal Harapan Blok Z
Tlp (031)8703232; (031)8721067 Surabaya
Al Wahyu online :
e-mail : masjid_alwahyu@yahoo.com
Website : www.zis-alwahyu.com
Diterbitkan Oleh : Perkumpulan Kesejahteraan Sosial Muslim (PKSM)
Salam
dari Redaksi
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin. Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasululloh Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga yaumil qiyamah.
Dengan kekuatan dari Allah SWT tidak terasa majalah kita telah memasuki penerbitan Edisi keenam. Memasuki edisi keenam 1433 H / April 2012 M, majalah donatur Al Wahyu menampilkan tema Pintu Rizqi sebagai Laporan Utama. Mari kita nikmati dan syukuri Rizqi yang Allah SWT berikan pada diri kita dan alhamdulillah sudah berbagi rasa dengan lingkungan melalui amal shodaqoh, infaq, zakat dan wakaf sesuai dengan ketentuan dari Allah SWT.
Mulai edisi keenam Tahun 1433 H / April 2012 M kita adakan Rubrik Konsultasi Bidang Hukum, Agama dan Kesehatan sebagai forum komunikasi antara pembaca dan fihak konsultan bidang terkait, yang Insya Allah ditangani secara profesional. Atas kesediaan dan partisipasinya dalam berusaha menjawab permasalahan yang diajukan pembaca, dan sebagai pembelajaran bagi masyarakat maka redaksi mengucapkan banyak terima kasih, semoga Allah SWT membalas sesuai kadar amal ilmu Bapak dan Ibu sampaikan bagi penanya khususnya dan bagi masyarakat umumnya. Amin
Berdasarkan data mulai 10 Nopember 2011 hingga awal April 2012 dengan perincian 2 edisi tahun 2011 dan 4 edisi tahun 2012 serta telah kita sampaikan 67 judul rubrik penulisan dari 42 kontributor penulis. Jadi secara statistik rata-rata 11 judul rubrik penulisan tiap edisi dengan 7 kontributor penulis tiap edisi.
Akhirnya redaksi mengucapkan terima kasih pada Dewan Pembina Penasehat dan Pengawas, serta segenap Pengurus Perkumpulan Kesejahteraan Muslim (PKSM) atas dukungan dana dan informasi bagi perkembangan majalah ini. Semoga segala perlengkapan dan sumber daya penanganan majalah ini mulai terkoordinasi dengan baik khususnya masalah distribusi dan semoga apa yang dapat disampaikan para penulis majalah ini memberikan kontribusi yang bernilai bagi pembangunan lingkungan , bangsa dan negara kita. Amin. Mohon maaf atas segala kekurangan , semoga Allah SWT senantiasa meridhoi amal ibadah kita. Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Daftar Isi
COVER 1 Pintu Rizqi….….……………………………………..……………….. hal 1
COVER 2 Iklan / informasi……………………………………………………….hal 2
Pengantar ………………………………………………………………………….. hal 3
• Dewan Redaksi
• Salam Redaksi
• Daftar Isi
Laporan Utama .............................................................................................hal 4-6
• Membuka pintu rizqi dengan sholat dhuha
• Membuka pintu rizqi dengan mengetuk pintu allah
• Sebab terbuka dan tertutupnya pintu rizqi
Biografi...... .......................................................................................................hal 7-8
• Imam Bukhori
• Imam Muslim
Keagamaan……………. ...............................................................................hal 9-10
• Untaian Mutiara Hadits
• Sholat sbg sarana pendidikan
Pendidikan.................................................................................................... hal 11-12
• mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran matematika
• Mengajar matematika melalui 10 jari
Konsultasi…………………………………………………….......................…… hal 13-14
• Bidang hukum dan agama
• Bidang kesehatan dan Tip sehat
Keimanan.................................................................................................hal 15
• Mempertahankan iman spanjang hayat
Akhlaqul Karimah ............................................................................................... hal 16
• Tawadu’
• Asma’ul Husna
Kedermawanan................................................................................................... hal 17
• Daftar Donatur Tetap Aktif
• Daftar Donatur Tetap Baru
Laporan Keuangan ............................................................................................HAL 18
• Laporan Keuangan Masjid Al Wahyu RMH Surabaya Periode Pebruari 2012
COVER 3 Iklan Cilik………………………………….....................………………...hal 19
COVER 4 SHODAQOH JARIYAHKU………………..........…………………….. hal 20
Laporan Utama
Membuka Pintu Rizki dengan Shalat Dhuha
Kehidupan manusia selalu disibukkan oleh hiruk pikuk aktivitas mereka pada pagi hari, dengan kata lain hari demi hari mereka lewati tanpa ‘mengawali’ dengan sesuatu yang hakiki. Mereka melewatkan ‘suatu hal utama’ yang sebaiknya dilakukan. Namun mereka tidak menyadari, padahal ‘hal itu’ akan sangat membantu segala aktivits mereka sampai sore hari dan pada hari- hari berikutnya.
Ya, shalat dhuha adalah rahasianya. Shalat ini adalah shalat yang dianjurkan oleh Allah dan Rasulullah saw. Bahkan beliau berpesan 3 hal, yaitu : berpuasa tiga hari pada tiap- tiap bulan, menjalankan 2 rakaat shalat dhuha, dan untuk mengamalkan shalat witir sebelum tidur." (HR Bukhari dan Muslim).
Shalat dhuha akan menjadi senjata kita dalam mengatasi semua permasalahan dan sebagai anak tangga dalam membuka pintu- pintu rizki dariNya. Dalam kitab ‘An Nurain’ rosulullah bersabda: “Dua rekaat shalat dhuha dapat menarik rezeki dan menolak kefakiran".
Rizki dalam hal ini bukan berarti hanya materi. Namun lebih dari itu, rizki adalah kenikmatan yang sesuai dengan keadaan yang sedang kita alami. Rizkinya orang yang belum mendapat jodoh adalah mendapatkan jodohnya, rizkinya orang yang sedang tertimpa hutang adalah terlepas dari hutangnya, rizkinya orang yang masih menganggur adalah mendapatkan pekerjaan, dll.
Jumlah raka'atnya mulai 2 hingga 12 rakaat. Meskipun bernilai sunnah, shalat ini mengandung manfaat yang luar biasa. “Barang siapa yang melaksanakan shalat dhuha 2 rakaat, maka akan ditulis sebagai orang- orang yang tidak lalai dalam mengingat Allah. Barang siapa yang melaksanakan 4 rakaat, akan ditulis sebagai orang- orang yang suka beribadah. Barang siapa yang melaksanakan 6 rakaat, maka akan dicukupkan ia pada hari tersebut.Barang siapa yang melaksanakan 8 rakaat, akan ditulis sebagai orang- orang yang selalu berbuat taat. Dan barang siapa yang melaksanakan 12 rakaat, maka Allah akan membina baginya mahligai di dalam Surga”. (HR At Thabrani).
Dalam hadits lain dikatakan, “Barang siapa shalat dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya Istana di Surga” (HR Tirmidzi dan Abu Majah).
Shalat Dhuha pun bisa melebur dosa- dosa yang kita miliki, dalam hal ini Rosulullah bersabda :“Barang siapa yang menjaga sembayang dhuha nya, niscaya diampuni Allah baginya segala dosa walaupun sebanyak buih di lautan” (HR Ibnu Majah dan At Thabrani).
Tidak hanya itu, Abdullah bin Buraidah meriwayatkan dari ayahnya, bahwa ia pernah mendengar Rosulullah SAW bersabda : “Di dalam tubuh manusia ada 360 ruas tulang. Ia harus disedekahkan untuk setiap ruasnya. Para shahabat bertanya, "Siapa yang sanggup melaksanakan itu, ya Rasulullah ? Beliau menjawab : "Dahak yang di masjid itu lalu ditutupinya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau, sekiranya tidak dapat melakukan itu, cukuplah diganti dengan mengerjakan 2 rakaat shalat dhuha." (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Tahukah Anda, bahwa kelak di Surga ada satu pintu yang disebut "Pintu Dhuha". Bila datang hari kiamat, terdengar seruan, "Manakah orang- orang yang membiasakan diri dengan shalat Dhuha? ini pintu kalian. Masukilah dengan Rahmat Allah." (HR At Thabrani).
Rasulullah bersabda: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”(HR Hakim dan Thabrani).
(Sumber : google.com ; Pintu Rizqi)
Laporan utama
MEMBUKA PINTU RIZQI DENGAN MENGETUK PINTU ALLAH
Jika manusia berkenan mengetuk pintu Allah niscaya sebab-sebab rizki akan dimudahkan olehnya tanpa keraguan. Pertanyaannya dengan apa kita mengetuk pintu Allah?
1. Taubat dan istighfar
Taubat adalah kembali kepada Allah setelah melakukan perbuatan dosa. Dan istighfar adalah memohon perlindungan kepada Allah dari dampak buruk dosa yang dilakukan. dalam (Nuh: 10-12).
•
10. Maka Aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya dia adalah Maha Pengampun-,
11. Niscaya dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
12. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
2. Bertakwa
Bertakwa kata Imam an-Nawawi adalah mentaati perintah Allah dan larangan Allah. Yang pertama dengan melaksanakannya dan yang kedua dengan menjauhinya. Takwa merupakan sebab dibukanya rizki oleh Allah bahkan ia merupakan sebab diangkatnya kesulitan. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Firman Allah, (Ath-Thalaq: 2-3).
•
2. Apabila mereka Telah mendekati akhir iddahnya, Maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu Karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
3. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah Telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
3. Tawakal
Tawakal adalah menyandarkan diri kepada Allah yang diikuti dengan usaha maksimal dalam batas-batas yang dibolehkan, ia merupakan salah satu sebab yang dengannya Allah membukan rizkiNya bagi hamba-hambaNya. Rasulullah saw bersabda, Sungguh, seandainya kalian bertawakal kepada Allah sebenar-benar tawakal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang. (HR. At-Tirmidzi).
4. Silaturrahim
Silaturrahim adalah menyambung rahim yakni kerabat dekat dengan berbuat baik kepada mereka melalui ucapan dan perbuatan sesuai dengan tuntutan kondisi. Nabi saw telah menetapkan bahwa salah satu sebab rizki adalah silaturrahim. Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw bersabda, Siapa yang senang dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturrahim.
5. Infak di jalan Allah
Yang dimaksud dengan infak di jalan Allah adalah memberikan sebagian harta kepada jalan Allah yakni jalan-jalan agama dan kebaikan seperti membantu fakir miskin, menyokong amal dakwah, mendukung jihad melawan orang-orang kafir dan yang sejenisnya. Berinfak di jalan Allah adalah salah satu kunci rizki hal ini ditetapkan oleh beberapa dalil dari al-Qur`an dan hadits. Allah berfirman, (Saba`: 39)
•
39. Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.
(Oleh feridianty; sumber google.com; Pintu rizqi)
LAPORAN UTAMA
SEBAB TERBUKA DAN TERTUTUPNYA PINTU RIZQI
Sebab Terbuka (Bertambah dan Barokahnya) Rizki
Takwa kepada Allah adalah sebab utama rizki menjadi barokah. Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan mengenai Ahli Kitab,
• •
66. Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka[428]. diantara mereka ada golongan yang pertengahan[429]. dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.
[428] Maksudnya: Allah akan melimpahkan rahmat-Nya dari langit dengan menurunkan hujan dan menimbulkan rahmat-Nya dari bumi dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yang buahnya melimpah ruah.
[429] Maksudnya: orang yang berlaku jujur dan lurus dan tidak menyimpang dari kebenaran.
Dalam ayat lain, Allah Ta’ala berfirman,
• •
96. Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
•
2. Apabila mereka Telah mendekati akhir iddahnya, Maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu Karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
3. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah Telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
•
16. Dan bahwasanya: Jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).
•
7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
Sebab Tertutup (Berkurang dan Hilangnya Barokah) Rizki
Kebalikan dari di atas, rizki bisa berkurang dan hilang barokahnya karena maksiat dan dosa. Mungkin saja hartanya banyak, namun hilang barokah atau kebaikannya. Karena rizki dari Allah tentu saja diperoleh dengan ketaatan. Allah Ta’ala berfirman,
••
41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
Yang dimaksudkan kerusakan di sini—kata sebagian ulama– adalah kekeringan, paceklik, hilangnya barokah (rizki). Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Yang dimaksudkan kerusakan di sini adalah hilangnya barokah (rizki) karena perbuatan hamba. Ini semua supaya mereka kembali pada Allah dengan bertaubat.” Sedangkan yang dimaksud dengan kerusakan di laut adalah sulitnya mendapat buruan di laut. Kerusakan ini semua bisa terjadi karena dosa-dosa manusia.
(Sumber google.com; Pintu rizqi)
BIOGRAFI
BIOGRAFI
Imam Bukhari mempunyai nama asli Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari Al Ju’fi. Akan tetapi beliau lebih terkenal dengan sebutan Imam Bukhari, karena beliau lahir di kota Bukhara, Turkistan.
Sewaktu kecil Al Imam Al Bukhari buta kedua matanya. Pada suatu malam ibu beliau bermimpi melihat Nabi Ibrahim ‘Alaihissalaam yang mengatakan, “Hai Fulanah (yang beliau maksud adalah ibu Al Imam Al Bukhari, pent), sesungguhnya Allah telah mengembalikan penglihatan kedua mata putramu karena seringnya engkau berdoa”. Ternyata pada pagi harinya sang ibu menyaksikan bahwa Allah telah mengembalikan penglihatan kedua mata putranya.
Ketika berusia sepuluh tahun, Al Imam Al Bukhari mulai menuntut ilmu, beliau melakukan pengembaraan ke Balkh, Naisabur, Rayy, Baghdad, Bashrah, Kufah, Makkah, Mesir, dan Syam.
Guru-guru beliau banyak sekali jumlahnya. Di antara mereka yang sangat terkenal adalah Abu ‘Ashim An-Nabiil, Al Anshari, Makki bin Ibrahim, Ubaidaillah bin Musa, Abu Al Mughirah, ‘Abdan bin ‘Utsman, ‘Ali bin Al Hasan bin Syaqiq, Shadaqah bin Al Fadhl, Abdurrahman bin Hammad Asy-Syu’aisi, Muhammad bin ‘Ar’arah, Hajjaj bin Minhaal, Badal bin Al Muhabbir, Abdullah bin Raja’, Khalid bin Makhlad, Thalq bin Ghannaam, Abdurrahman Al Muqri’, Khallad bin Yahya, Abdul ‘Azizi Al Uwaisi, Abu Al Yaman, ‘Ali bin Al Madini, Ishaq bin Rahawaih, Nu’aim bin Hammad, Al Imam Ahmad bin Hanbal, dan sederet imam dan ulama ahlul hadits lainnya.
Murid-murid beliau tak terhitung jumlahnya. Di antara mereka yang paling terkenal adalah Al Imam Muslim bin Al Hajjaj An Naisaburi, penyusun kitab Shahih Muslim.
Al Imam Al Bukhari sangat terkenal kecerdasannya dan kekuatan hafalannya. Beliau pernah berkata, “Saya hafal seratus ribu hadits shahih, dan saya juga hafal dua ratus ribu hadits yang tidak shahih”. Pada kesempatan yang lain beliau berkata, “Setiap hadits yang saya hafal, pasti dapat saya sebutkan sanad (rangkaian perawi-perawi)-nya”.
Beliau juga pernah ditanya oleh Muhamad bin Abu Hatim Al Warraaq, “Apakah engkau hafal sanad dan matan setiap hadits yang engkau masukkan ke dalam kitab yang engkau susun (maksudnya : kitab Shahih Bukhari, pent.)?” Beliau menjawab, ”Semua hadits yang saya masukkan ke dalam kitab yang saya susun itu sedikit pun tidak ada yang samar bagi saya”.
Anugerah Allah kepada Al Imam Al Bukhari berupa reputasi di bidang hadits telah mencapai puncaknya. Tidak mengherankan jika para ulama dan para imam yang hidup sezaman dengannya memberikan pujian (rekomendasi) terhadap beliau. Berikut ini adalah sederet pujian (rekomendasi) termaksud:
Muhammad bin Abi Hatim berkata, “Saya mendengar Ibrahim bin Khalid Al Marwazi berkata, “Saya melihat Abu Ammar Al Husein bin Harits memuji Abu Abdillah Al Bukhari, lalu beliau berkata, “Saya tidak pernah melihat orang seperti dia. Seolah-olah dia diciptakan oleh Allah hanya untuk hadits”.
Abu Bakar Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah berkata, “Saya tidak pernah melihat di kolong langit seseorang yang lebih mengetahui dan lebih kuat hafalannya tentang hadits Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam dari pada Muhammad bin Ismail (Al Bukhari).
Al Imam Al Bukhari mempunyai karya besar di bidang hadits yaitu kitab beliau yang diberi judul Al Jami’ atau disebut juga Ash-Shahih atau Shahih Al Bukhari. Para ulama menilai bahwa kitab Shahih Al Bukhari ini merupakan kitab yang paling shahih setelah kitab suci Al Quran.
Hubungannya dengan kitab tersebut, ada seorang ulama besar ahli fikih, yaitu Abu Zaid Al Marwazi menuturkan, “Suatu ketika saya tertidur pada sebuah tempat (dekat Ka’bah –ed) di antara Rukun Yamani dan Maqam Ibrahim. Di dalam tidur saya bermimpi melihat Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam. Beliau berkata kepada saya, “Hai Abu Zaid, sampai kapan engkau mempelajari kitab Asy-Syafi’i, sementara engkau tidak mempelajari kitabku? Saya berkata, “Wahai Baginda Rasulullah, kitab apa yang Baginda maksud?” Rasulullah menjawab, “ Kitab Jami’ karya Muhammad bin Ismail”. Karya Al Imam Al Bukhari yang lain yang terkenal adalah kita At-Tarikh yang berisi tentang hal-ihwal para sahabat dan tabi’in serta ucapan-ucapan (pendapat-pendapat) mereka. Di bidang akhlak beliau menyusun kitab Al Adab Al Mufrad. Dan di bidang akidah beliau menyusun kitab Khalqu Af’aal Al Ibaad.
Ketakwaan dan keshalihan Al Imam Al Bukhari merupakan sisi lain yang tak pantas dilupakan. Berikut ini diketengahkan beberapa pernyataan para ulama tentang ketakwaan dan keshalihan beliau agar dapat dijadikan teladan.
Abu Bakar bin Munir berkata, “Saya mendengar Abu Abdillah Al Bukhari berkata, “Saya berharap bahwa ketika saya berjumpa Allah, saya tidak dihisab dalam keadaan menanggung dosa ghibah (menggunjing orang lain).”
Abdullah bin Sa’id bin Ja’far berkata, “Saya mendengar para ulama di Bashrah mengatakan, “Tidak pernah kami jumpai di dunia ini orang seperti Muhammad bin Ismail dalam hal ma’rifah (keilmuan) dan keshalihan”.Sulaim berkata, “Saya tidak pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri semenjak enam puluh tahun orang yang lebih dalam pemahamannya tentang ajaran Islam, leblih wara’ (takwa), dan lebih zuhud terhadap dunia daripada Muhammad bin Ismail.”
(Oleh HIPSI; Sumber http://www.ahlussunnah-jakarta.org)
BIOGRAFI
Biografi Imam Muslim
Penghimpun dan penyusun hadits terbaik kedua setelah Imam Bukhari adalah Imam Muslim. Nama lengkapnya ialah Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an-Naisaburi. beliau juga menyusun kitab As-Sahih (terkenal dengan Sahih Muslim). beliau salah seorang ulama terkemuka yang namanya tetap dikenal hingga kini. beliau dilahirkan di Naisabur pada tahun 206 H. menurut pendapat yang soheh sebagaimana dikemukakan oleh al-Hakim Abu Abdullah dalam kitabnya 'Ulama'ul Amsar .
Beliau belajar hadits sejak masih dalam usia dini, yaitu mulaii tahun 218 H. beliau pergi ke Hijaz, Irak, Syam, Mesir dan negara negara lainnya. Dalam lawatannya Imam Muslim banyak mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. Di Khurasan, beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih; di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu 'Ansan. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hambal dan Abdullah bin Maslamah; di Hijaz belajar kepada Sa'id bin Mansur dan Abu Mas'Abuzar; di Mesir berguru kepada 'Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya, dan kepada ulama ahli hadits yang lain.
Muslim berkali-kali mengunjungi Baghdad untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits, dan kunjungannya yang terakhir pada 259 H. di waktu Imam Bukhari datang ke Naisabur, Muslim sering datang kepadanya untuk berguru, sebab beliau mengetahui jasa dan ilmunya. Dan ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az-Zihli, beliau bergabung kepada Bukhari, sehingga hal ini menjadi sebab terputusnya hubungan dengan Az-Zihli. Muslim dalam Sahihnya maupun dalam kitab lainnya, tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az-Zihli padahal beliau adalah gurunya. Hal serupa beliaulakukan terhadap Bukhari. beliau tidak meriwayatkan hadits dalam Sahihnya, yang diterimanya dari Bukhari, padahal beliau pun sebagai gurunya. Nampaknya pada hemat Muslim, yang lebih baik adalah tidak memasukkan ke dalam Sahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu, dengan tetap mengakui mereka sebagai guru.
Imam Muslim wafat pada Minggu sore, dan dikebumikan di kampung Nasr Abad, salah satu daerah di luar Naisabur, pada hari Senin, 25 Rajab 261 H. dalam usia 55 tahun.
Guru-guru Imam Muslim
Selain yang telah disebutkan di atas, Muslim masih mempunyai banyak ulama yang menjadi gurunya. Di antaranya : Usman dan Abu Bakar, keduanya putra Abu Syaibah; Syaiban bin Farwakh, Abu Kamil al-Juri, Zuhair bin Harb, Amr an-Naqid, Muhammad bin al-Musanna, Muhammad bin Yassar, Harun bin Sa'id al-Ayli, Qutaibah bin Sa'id dan lain sebagainya.
Keahlian dalam Hadits
Apabila Imam Bukhari merupakan ulama terkemuka di bidang hadits sahih, berpengetahuan luas mengenai ilat-ilat dan seluk beluk hadits, serta tajam kritiknya, maka Imam Muslim adalah orang kedua setelah Imam Bukhari, baik dalam ilmu dan pengetahuannya maupun dalam keutamaan dan kedudukannya.
Imam Muslim banyak menerima pujian dan pengakuan dari para ulama ahli hadits maupun ulama lainnya. Al-Khatib al-Baghdadi berketa, "Muslim telah mengikuti jejak Bukhari, memperhatikan ilmunya dan menempuh jalan yang dilaluinya." Pernyataan ini tidak berarti bahwa Muslim hanyalah seorang pengekor. Sebab, beliau mempunyai cirri khas dan karakteristik tersendiri dalam menyusun kitab, serta metode baru yang belum pernah diperkenalkan orang
sebelumnya.
Sumber: google.com ; biografi imam muslim
Keagamaan
UNTAIAN MUTIARA HADITS
1. USMAN BIN AFFAN RA BERKATA: SAYA TELAH MENDENGAR RASULULLAH SAW: SIAPA YANG BERSEMBAHYANG BERJAMAAH, SEOLAH-OLAH BANGUN SETENGAH MALAM, DAN SIAPA YANG SEMBAHYANG SUBUH BERJAMAAH, MAKA BAGAIKAN SEMBAHYANG 1 MALAM PENUH (HR. MUSLIM).
2. DALAM RIWAYAT ATTIRMIDZY: SIAPA YANG MENGIKUTI SEMBAHYANG ISYA BERJAMAAH, BAGAIKAN SEMBAHYANG SETENGAH MALAM, DAN SIAPA YANG SEMBAHYANG ISYA DAN SUBUH BERJAMAAH MAKA MENDAPAT PAHALA BAGAIKAN ORANG BANGUN SEMALAM PENUH.
3. ABU HURAIRAH RA BERKATA: RASULULLAH SAW BERSABDA: TIDAK ADA SEMBAHYANG YANG LEBIH BERAT BAGI ORANG MUNAFIK DARI SEMBAHYANG SUBUH DAN ISYA, DAN ANDAIKAN MEREKA MENGETAHUI PAHALANYA TENTU MEREKA AKAN MENDATANGINYA MESKIPUN MERANGKAK-RANGKAK. (HR. BUCHARY-MUSLIM)
1. Ibnu Umar ra berkata: Rasulullah saw berkata: sembahyang berjamaah lebih dari sembahyang sendirian dengan pahala dua puluh tujuh derajat. (HR. Buchary- Muslim)
2. Abu Hurairah ra berkata: Rasulullah saw bersabda: sembahyang berjamaah berlipat ganda dari sembahyang sendiri di rumah atau di pasar dengan dua puluh lima kali lipat. Yang demikian itu karena seorang jika menyempurnakan wudlu kemudian keluar ke masjid tiada ia melangkahkan kaki selangkah melainkan terangkat satu derajat dan dihapus satu dosa dan bila ia sembahyang selalu didoakan oleh para malaikat selama ia di tempat sembahyang itu tidak berhadas, malaikat berdoa: Allahumma sholli alaihi allahummar hamhu. (Ya Allah kasihanilah ia dan tetap ia dianggap dalam sembahyang selama ini menantikan sembahyang). (HR. Buchary-Muslim)
3. Abu Hurairah ra berkata: Seorang buta datang kepada nabi saw dan berkata: Ya Rasulullah, tiada seorang penuntun bagiku untuk menuntun ke masjid, maka izinkan aku sembahyang di rumah. Maka diizinkan oleh rasulullah saw. Kemudian ketika orang itu telah bangun berjalan pulang dipanggil kembali oleh nabi saw dan ditanya: Apakah kau mendengar suara adzan untuk sembahyang? Jawabnya: ya, kalau demikian kau harus datang menyambut. (HR. Muslim)
Ya Allah semoga aku dan keluargaku senantiasa dapat meningkatkan iman dan taqwa dengan mengamalkan hadits tersebut di atas. Sumber: Riyadhus Sholihin II, disajikan oleh H. Slamet Suwito.
KEAGAMAAN
Sholat sebagai sarana pendidikan
Oleh : H. Mahmud Zein, SH
Nabi Muhamad SAW diberi petunjuk untuk menga jak ahlinya mendirikan shalat ( QS Thaahaa [20] 132 )
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.
Keluargai mencakup makna istri, anak dan keluarga dekat seseorang. Cara yang paling efektif dan praktis untuk membuat anak-anak menuju jalan Allah Swt adalah dengan cara mengembangkan kebiasaan untuk shalat secara teratur setiap hari. Dengan demikian, secara bertahap akan terukir mendalam dihati mereka tentang betapa pentingnya kepatuhan dan pengabdian (ibadah) kepada Allah Swt.
Pada mulanya melakukan shalat tiap hari menjadi bagian dari kebiasaan mereka. Selanjutnya, dengan rahmat Allah Swt mereka akan mengerti makna sesungguhnya dan arti pen ting shalat. Dengan demikian, mendirikan shalat akhirnya akan membantu anak-anak mengubah pandangan mereka tentang kehi dupan , mengubah perilaku, standar nilai, dan menjadikan mereka berbahagia daN puas dengan rezeki yang bersih dan kehidupan yang berbudi.
Perintah mendirikan shalat kepada anggota keluarga ini memiliki hikmah yang dalam. Seluruh lingkungan harus kondusif untuk mendukung anggotanya meniti jalan Allah. Jika orang tua sendiri tidak mendirikan shalat dan mengajarkan anak-anak mereka mendirikan shalat, mustahil anak-anak akan melakukannya. Sebab, mereka belum melihat contoh perbuatan itu didalam rumah mereka. Jika lingkungan tidak kondusif, bahkan seorang anak yang memiliki kemauan pun tidak akan tergerak untuk melakukan shalat karena tidak ada tindakan nyata yang dapat dilihat di hadapannya.
Lingkungan yang sehat dan mendukung adalah tempat semua anggota keluarga, baik tua ataupun muda secara teratur melakukan shalat. Ini tidak hanya akan mendorong anggota keluarga yang lebih muda untuk melakukan shalat, tetapi juga akan membuat shalat lebih mudah dan yaman dilaksanakan secara teratur.
Shalat merupakan cara praktis untuk mencip takan kebiasaan berbuat tekun, disiplin dan shaleh dan pada gilirannya akan menghantar kan seseorang menuju keberhasilan hakiki di dunia dan akhirat. Allah Swt bahkan tidak memuntut bahwa manusia harus bertanggung jawab atas rezeki bagi kehidupannya dan keluarganya. Terus berusaha berdasarkan sunah Rasul akan membuat Allah Swt mempermudah usahanya dalam mencari rezeki.
“Shalat bukanlah semata-mata mabuk fanatisme agama. Buktinya, orang shalat tidak akan mendapatkan apapun dari shalatnya, kecuali dia memahami nya.”
Shalat merupakan pernyataan cinta seseorang pada Allah dan cinta sesama makhluk. Shalat diawali dengan ucapan Allahu akbar (Allah maha besar), dan Ikrar bahwa shalat, ibadah, hidup dan mati manusia adalah untuk dan karena Allah. Shalat ditutup dengan ucapan Assalaamu alaikum warahmatullah sambil menoleh kanan dan kiri, yakni mendoakan keselamatan, kedamaian dan kasih sayang kepada sesama makhluk.
Menurut QS Al Ankabut [29] 45. Shalat yang benar dan berhasil adalah yang dapat mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar.
Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Sedang orang shalat tapi bersikap riya (mengharap pujian manusia), lalai dalam shalatnya, tidak peduli sesama, adalah orang-orang yang celaka. (QS Al Maa’uun [107] 4-7)
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
6. Orang-orang yang berbuat riya
7. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna
PENDIDIKAN
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS DALAM
PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Oleh: Drs. Solichan Abdullah, MSc ; Widyaiswara Utama di LPMP Jatim
Upaya mengembangkan kreativitas peserta didik secara optimal, terutama dalam kaitannya dengan proses pembelajaran di sekolah menjadi tugas dan tanggungjawab seorang guru. Proses pembelajaran matematika yang diterapkan di sekolah secara umum masih jauh dari kualitas standar, walaupun banyak guru yang sudah mendapatkan sosialisasi tentang model pembelajaran yang inovatif.
Di sekolah, masih ada guru matematika yang cenderung membelajarkan penyelesaian soal matematika dengan cara “menyontek” dari cara yang sudah ada. Dengan demikian maka perlu ada upaya untuk mempromosikan kreativitas dalam pembelajaran matematika.
Pengertian Kreativitas
Dari beberapa uraian mengenai definisi kreativitas yang dikemukakan diatas peneliti menyimpulkan bahwa : “Kreativitas adalah proses konstruksi ide yang orisinil (asli), bermanfaat, variatif (bernilai seni) dan inovatif (berbeda/lebih baik)”.
Cara Mengembangkan Kreativitas dalam Pembelajaran Matematika
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi bagi guru untuk membantu pengembangan kreativitas dalam kelas mereka.
1. Membelajarkan peserta didik untuk menghargai dan senang dengan upaya-upaya kreatif mereka sendiri.
2. Menghormati peserta didik mengajukan pertanyaan yang tidak biasa, dan ide-ide dan solusi yang tidak biasa..
3. Menghargai ide-ide peserta didik dengan cara memberi apresiasi atau penghargaan pada mereka.
4. Menyediakan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar, berpikir, dan menemukan tanpa ancaman.
5. Membangun hubungan yang intensif dengan peserta didik secara kreatif, mendorong kreativitas di dalam kelas sambil memberikan bimbingan yang memadai bagi para peserta didik.
6. Mendorong rasa ingin tahu, eksplorasi, eksperimentasi, fantasi, mempertanyakan, pengujian,
dan pengembangan bakat kreatif.
6. Menyediakan kesempatan untuk ekspresi kreatif, pemecahan masalah secara kreatif, dan
konstruktif terhadap perubahan yang terjadi.
7. Mempersiapkan peserta didik untuk mendapatkan pengalaman baru, dan membantu mengembangkan cara-cara kreatif untuk memfasilitasi mereka.
8. Peserta didik harus dihadapkan pada contoh produksi kreatif (misalnya, melalui catatan sejarah matematika, dan penemuan-penemuan yang telah dilakukan oleh para ahli matematika).
10. Kegiatan heuristik seperti brainstorming, pertanyaan terbuka sesi, dan diskusi di mana ide-
ide untuk diperiksa pertimbangan tentang tujuan, struktur, keuntungan, dan kerugian.
11. Menganjurkan para peserta didik untuk membebaskan diri dari "berpikir konvergen" dan untuk mengembangkan empati dengan ide-ide yang bertentangan dengan mereka sendiri.
12. Guru harus menciptakan lingkungan yang memperhatikan komponen sosial individu dan
kreativitas peserta didik seperti: motivasi, keingintahuan, rasa percaya diri, fleksibilitas, humor, imajinasi, kebahagiaan, penerimaan diri maupun orang lain, kepuasan, dan kesuksesan.
Pendidikan
Mengajar Matematika Melalui 10 Jari
(lanjutan)
Oleh: Guntur Sumilih, M.App.Sc.; Widyaiswara Matematika LPMP Jawa Timur; Tim MMI (Motivator Matematika Indonesia)
MATEMATIKA YANG DAPAT DIPELAJARI DI DUA TANGAN MANUSIA (lanjutan edisi 5)
Berikut ini diulas beberapa materi Matematika yang dapat dilihat, dan dipraktikkan melalui sepuluh jari tangan.
2). PERKALIAN BILANGAN DUA ANGKA ps dengan 9, DALAM KONDISI p < s, p adalah angka puluhan, dan s adalah angka satuan, MENGGUNAKAN SEPULUH JARI DI TANGAN (Sumilih, Guntur 2007, halaman 11)
Prosedur:
a. Posisi tangan tengadah ke atas seperti saat berdo’a kepada ALLAAH SWT
2 3 4 5 6 7 8 9
1 10
b. Sepuluh jari-jari tangan kita beri nomor urut 1, 2, 3, 4, …, dari arah kiri ke kanan (karena manusia di atas permukaan bumi, termasuk bangsa Indonesia, dan bangsa Arab membaca bilangan dari arah kiri ke kanan)
1 = jari jempol kiri 6 = jari kelingking kanan
2 = jari telunjuk kiri 7 = jari manis kanan
3 = jari tengah kiri 8 = jari tengah kanan
4 = jari manis kiri 9 = jari telunjuk kanan
5 = jari kelingking kiri 10 = jari jempol kanan
27 X 9 = 2 4 3 a. Gabungkan 2 (dua) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 7;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 2 di kelompok
sebelah kiri, 4 di tengah, dan 3 di sebelah kanan
46 X 9 = 4 1 4 a. Gabungkan 4 (empat) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 6;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 4 di kelompok
sebelah kiri, 1 di tengah, dan 4 di sebelah kanan
59 X 9 = 5 3 1 a. Gabungkan 5 (lima) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 9;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 5 di kelompok
sebelah kiri, 3 di tengah, dan 1 di sebelah kanan
68 X 9 = 6 1 2 a. Gabungkan 6 (enam) jari dari sebelah kiri;
b. Tekuklah jari nomor 8;
c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 6 di kelompok
sebelah kiri, 1 di tengah, dan 2 di sebelah kanan
DAFTAR PUSTAKA
Kerajaan Saudi Arabia. 2005. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Medinah Al-Munawwarah: Al Mush-haf Asy-Syarif
Sumilih, Guntur. 2007. Materi Bahan Diskusi Tim MMI(Motivator Matematika Indonesia). Surabaya: LPMP Jawa Timur
Yangdi, Yasin. & Sumilih, Guntur. 2008. Perkalian Jari-Jari Praktis. Pasuruan: A-niate Publishing.
KONSULTASI
BIDANG HUKUM
Diasuh oleh : H. Teguh Isdaryanto, S.H, M.H.
(Ketua Bidang Hukum dan Organisasi PKSM)
Pertanyaan :
Assalamu”alaikum Wr.Wb.
Yth. Bapak H. Teguh Isdaryanto, S.H, M.H
Bagaimana Susunan Organ Yayasan menurut Undang-undang Yayasan? Apa saran bapak jika aktifitas Organ tersebut tidak jalan? Terimakasih. Wassalamu alaikum wr. Wb.
Jawaban :
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut tentunya harus mengetahui terlebih dahulu Dasar Hukum Yayasan dan pengertian dari Yayasan.
Dasar hukum Yayasan adalah undang-undang Nomor: 16 Tahun 2001, Tentang Yayasan dan diperbarui dengan Undang-undang Nomor: 28 Tahun 2004 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor: 16 Tahun 2001, Tentang Yayasan dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 63 Tahun 2008 Tentang Pelaksanaan Undang-undang Tentang Yayasan. Sedangkan pengertian Yayasan menurut Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Nomor: 16 Tahun 2001, adalah Badan Hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota.
Organ Yayasan sesuai Peraturan perundangan tersebut diatas adalah :
1. Pembina;
2. Pengurus, dan
3. Pengawas.
Berjalan atau tidaknya suatu Yayasan tergantung dari Organ Pengurusnya, karena Pengurus adalah Organ Yayasan yang melaksanakan kepengurusan Yayasan, yang sekurang-kurangnya terdiri atas :
1. Seorang Ketua;
2. Seorang Sekretaris, dan
3. Seorang Bendahara.
Saran kami apabila Yayasan tersebut tidak berjalan atau berjalan tidak sebagaimana mestinya, maka peranan Organ Pengawas yang harus aktif untuk memberikan nasehat kepada Pengurus dan apabila tetap tidak berjalan atau tetap berjalan tidak sebagaimana mestinya, maka Pengawas dapat memberhentikan sementara anggota Pengurus dengan menyebutkan alasannya, tujuh hari sejak tanggal pemberhentian sementara, wajib dilaporkan secara tertulis kepada Pembina Yayasan, untuk dilakukan tindakan semestinya, karena Pembina (Dewan Pembina) adalah organ yang mempunyai wewenang tertinggi dalam Yayasan.
Demikian Jawaban dari kami semoga bapak dapat memahaminya.Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
BIDANG AGAMA
Diasuh oleh : H. Drs. Ali Fauzi Shohib, MSi.
(Imam Masjid Al Wahyu Surabaya)
Pertanyaan :
Assalamu”alaikum Wr.Wb.
Ustaz bagaimana prosedur mengikuti manasik haji bagi calon jamaah haji yang masih waiting list 2 tahun lagi.
Bagaimana kaitannya antara manasik KBIH dan Manasik dari Depag?
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Jawaban :
Assalamu”alaikum Wr.Wb.
Untuk jamaah haji berangkat tahun berapa saja, manasik yang dilaksanakan oleh KBIH atau Depag biasanya antara 3 (tiga) s/d 5 (lima) bulan sebelum pemberangkatan. Hal ini menyangkut kesiapan masing-masing lembaga tersebut.
Sedangkan Jamaah usia berapa saja selama yang bersangkutan belum pernah haji, maka Bimbingan Manasik atau tata cara pelaksanan Haji dan Umrah mutlak harus di ikuti, sebab hal ini masuk salah satu syarat haji, yakni mengerti ilmu haji/Umroh
.
Tentang ikut KBIH atau Depag. terserah jamaah yang bersangkutan apabila ikut kedua duanya, maka akan lebih mantab karena yang dari Depag sudah satu paket dengan ONH (Ongkos Naik Haji).
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
KONSULTASI
BIDANG KESEHATAN
Diasuh oleh : dr. Fauziah Widyastuti
(dokter keluarga Askes di Laboratorium Klinik ”Optima”)
Pertanyaan:
Saya seorang pria berusia 63 th dengan aktivitas kerja cukup padat dengan rutin kontrol hipertensi. Apa saran dokter terkait pola makan dan olah raga yang cocok untuk stamina.
Jawaban:
Assalamualaikum Bapak, Semoga tetap sehat dan bugar dalam beraktivitas.
Pada penderita hipertensi harus memperhatikan pola makan. Pola makan yang dianjurkan semakin rumit kalau usia penderita di atas 50 tahun. Karena pada usia ini hipertensi sering kali dibarengi komplikasi seperti penyakit jantung koroner, stroke, dll.
Dalam pengaturan pola makan sebaiknya dihindari atau dibatasi semua jenis makanan yang bergizi tinggi (protein hewani, tinggi lemak, tinggi hidrat arang) serta tinggi natrium (asin) seperti makanan bersantan, ikan asin, daging merah, goreng-gorengan. Masukan kalium seperti sayuran dan buah-buahan dianjurkan bagi mereka fungsi ginjalnya normal. cairan (air minum) yang diberikan 1,5 - 2 l sehari. Sedangkan Penggunaan garam dibatasi sesuai berat ringannya hipertensi. Makanan yang kita makan sehari-hari rata-rata mengandung 2800 - 6000 mg natrium, yang sebagian besar dari garam dapur dan selebihnya terdapat secara alami dalam bahan makanan.
Namun, pada penderita hipertensi ringan, hendaknya natrium diberikan 1 - 1,5 g per hari saja. Penambahan garam dapur sekitar 2 g atau setengah sendok peres. Pada penderita hipertensi sedang, natrium diberikan 600 - 800 mg per hari. Penambahan garam dapur 1 g per hari atau setara dengan 1/4 sendok teh peres. Sedangkan hipertensi berat, diberikan 200 - 400 mg per hari, tanpa pemberian garam dapur.
Selain pengaturan pola makan, berolah raga dapat membantu menurunkan tekanan sistolik maupun diastolik pada usia tengah baya yang sehat dan juga mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi ringan. Meskipun latihan olahraga tidak dapat menurunkan tensi pada penderita yang mengalami hipertensi berat, tetapi paling tidak olahraga membuat menjadi lebih relaks. Namun perlu diperhatikan pada penderita hipertensi untuk menghindari olahraga isometrik (misalnya angkat besi) yang mudah meningkatkan tekanan darah.
Olahraga isotonik seperti jalan kaki, berenang lebih dianjurkan, dan hendaknya dilakukan sekitar 30 menit sehari dan tiga kali seminggu. latihan atau olahraga seperti jalan kaki atau joging, yang dilakukan selama 16 minggu akan mengurangi kadar hormon norepinefrin (noradrenalin) dalam tubuh, yakni zat yang dikeluarkan sistem saraf yang dapat menaikkan tekanan darah.Perlu diperhatikan pada oleh penderita hipertensi sebaiknya olah raga dilakukan sebelum minum obat, sebab beberapa obat-obatan darah tinggi dikhawatirkan memiliki efek sampingan.
Pada Penderita hipertensi yang memiliki berat badan berlebih sebaiknya mulai menurunkan berat badannya. Karena pada orang dengan berat badan berlebih cenderung mengalami kekurangan oksigen dalam darah, hormon, enzim, serta kurang melakukan aktivitas fisik dan makan berlebihan. Terlalu banyak lemak dalam tubuh dapat menyebabkan badan memerlukan lebih banyak oksigen. Jadi, jantung harus bekerja lebih keras sehingga tekanan darahnya meningkat.
Pengobatan tekanan darah tinggi memang multifaktorial bukan hanya dengan mengkonsumsi obat darah tinggi secara teratur tetapi juga diimbangi dengan pengaturan pola makan dengan mengurangi asupan garam dan mengurangi asupan makanan bergizi tinggi, menurunkan berat badan, olahraga. Dan yang tidak kalah penting juga berusaha menghindari stres dengan latihan relaksasi, istirahat cukup, dan rekreasi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum wr wb
(dr Zulfiah Widyastuti)
KEIMANAN
MEMPERTAHANKAN IMAN SEPANJANG HAYAT
Pengajian Ba’da maghrib jumat tanggal 23 Maret 2012
oleh Drs. Imam Saukani, MA
pimpinan Pondok Pesantren Manaarul Islam – kupang Praupan II/27-29 Surabaya.
Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an surat Luqman ayat 13
Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kelaliman yang besar".
Hadits diriwayatkan oleh Akhmad:
Telah bersabda rasulullah saw: Barangsiapa yang meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia akan masuk surga.
Penilaian hadits:
Hadits tersebut dishahihkan oleh imam Suyuti dalam kitab Jaami’ush shaghir (9039). Dishahihkan pula oleh Muhammad Nashiruddin al-Bani dalam kitab shahihul Jaami’ush shaghir (6550).
HIKMAH TARBAWIYAH:
1. Meraih husnul khotimah.
Penggalan hadits: Barangsiapa yang meninggal dunia .... mengingatkan bahwa tidak ada kehidupan manusia yang abadi.
Al Qur’an surat Al-Ankabuut ayat 57 Allah SWT berfirman:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.
2. Membersihkan seluruh hidup dari noda syirik:
Penggalan hadits: Barangsiapa yang meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan sesuatu dengan Allah .... mengingatkan bahwa menyekutukan sesuatu dengan Allah adalah dosa dan aniaya terbesar.
Allah berfirman dalam Al Qur’an surat An-Nisa ayat 48:
•
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
3. Menjauhkan diri dari segala bentuk syirik yaitu syirik besar (syirik yang menggugurkan keimanan, yaitu tindakan seseorang yang menjadikan tandingan untuk allah SWT dalam hal rububiyah, Uluhiyah, serta asma’ dan sifat-Nya). Juga syirik kecil (syirik yang mengurangi kesempurnaan iman) misalnya riya’ (pamer amalan).
4. Harapan masuk surga bagi setiap muslim.
Penggalan hadist : Maka ia akan masuk surga ... mengajarkan keimanan: bahwa surga itu benar adanya, demikian pula neraka benar adanya.
Firman Allah dalam Al Qur’an surat at-Taubah 72:
• •
Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mukmin lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga Adn. Dan keridaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.
(disajikan oleh Drs. H. Slamet Suwito)
AKHLAQUL KARIMAH
Tawadhu
Alangkah beruntungnya orang-orang yang tidak disiksa oleh rindu dipuji orang lain, karena jika kita rindu dipuji orang lain kalau untuk urusan duniawi hukumnya mubah tapi kalau untuk urusan amal ibadah maka akan sirnalah amal ibadah kita. Hikam: Hai orang-orang beriman janganlah kamu batalkan sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan penerima, seperti orang yang membelanjakan hartanya karena riya kepada manusia dan tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. perumpamaan mereka seperti batu yang licin yang diatasnya tanah lalu hujan lebat menimpanya maka ia menjadi bersih. Mereka tidak memperoleh apapun dari apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.
Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk badan dan rupamu tetapi melihat niat dan keikhlasan didalam hatimu." Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya yang paling kutakuti atas kamu sekalian adalah syirik kecil." Sahabat bertanya: "Apa syirik kecil itu ya Rasulullah?" Rasulullah bersabda: "Syirik yang kecil itu adalah riya." Riya dapat menghanguskan amal ibadah kita, karena suatu amal ibadah yang seharusnya ingin mendapatkan keridhoan Allah, berubah menjadi ingin mendapatkan nilai dan pujian dari orang lain.
Dalam beramal kita harus menjaga niat agar terbebas dari ingin dipuji dan dinilai orang lain, ciri-ciri orang yang tidak ikhlas dalam beramal ialah ada orang dengan tidak ada orang amal ibadahnya berbeda. Kunci ikhlas adalah kita harus yakin Allah yang Maha membalas, Allah yang Maha menyaksikan dan Allah yang Maha menguasai semua yang kita inginkan.
Dalam beramal bukan karena tampak atau tidak tampak oleh orang lain, tetapi karena apa yang menjadi niat dihatinya. Berlebih-lebihan dalam pengeluaran tergantung pada niat, keperluan dan kemampuan dari orang yang mengeluarkannya. Marilah mulai saat ini kita menguatkan keyakinan kepada Allah, Allah melihat dan memiliki diri kita, Allah yang menggenggam masa depan kita dan apapun yang kita inginkan semuanya dikuasai Allah swt.
Sumber : Manajemen Qolbu -Abdullah Gymnastiar
Asma'ul husna
Allah Allah 1 Ar Rahman Yang Maha Pengasih 2 Ar Rahiim Yang Maha Penyayang 3 Al Malik Yang Maha Merajai/Memerintah 4 Al Quddus Yang Maha Suci 5 As Salaam Yang Maha Memberi Kesejahteraan 6 Al Mu`min Yang Maha Memberi Keamanan 7 Al Muhaimin Yang Maha Pemelihara 8 Al `Aziiz Yang Maha Perkasa 9 Al Jabbar Yang Memiliki Mutlak Kegagahan 10 Al Mutakabbir Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran 11 Al Khaliq Yang Maha Pencipta 12 Al Baari` Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan) 13 Al Mushawwir Yang Maha Membentuk Rupa (makhluknya) 14 Al Ghaffaar Yang Maha Pengampun 15 Al Qahhaar Yang Maha Memaksa 16 Al Wahhaab Yang Maha Pemberi Karunia 17 Ar Razzaaq Yang Maha Pemberi Rezeki 18 Al Fattaah Yang Maha Pembuka Rahmat 19 Al `Aliim Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu) 20 Al Qaabidh Yang Maha Menyempitkan (makhluknya) 21 Al Baasith Yang Maha Melapangkan (makhluknya) 22 Al Khaafidh Yang Maha Merendahkan (makhluknya) 23 Ar Raafi` Yang Maha Meninggikan (makhluknya) 24 Al Mu`izz Yang Maha Memuliakan (makhluknya) 25 Al Mudzil Yang Maha Menghinakan (makhluknya) 26 Al Samii` Yang Maha Mendengar 27 Al Bashiir Yang Maha Melihat 28 Al Hakam Yang Maha Menetapkan 29 Al `Adl Yang Maha Adil 30 Al Lathiif Yang Maha Lembut 31 Al Khabiir Yang Maha Mengenal 32 Al Haliim Yang Maha Penyantun 33 Al `Azhiim Yang Maha Agung 34 Al Ghafuur Yang Maha Pengampun 35 As Syakuur Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai) 36 Al `Aliy Yang Maha Tinggi 37 Al Kabiir Yang Maha Besar 38 Al Hafizh Yang Maha Memelihara 39 Al Muqiit Yang Maha Pemberi Kecukupan 40 Al Hasiib Yang Maha Membuat Perhitungan 41 Al Jaliil Yang Maha Mulia 42 Al Kariim Yang Maha Mulia 43 Ar Raqiib Yang Maha Mengawasi 44 Al Mujiib Yang Maha Mengabulkan 45 Al Waasi` Yang Maha Luas 46 Al Hakiim Yang Maha Maka Bijaksana 47 Al Waduud Yang Maha Mengasihi 48 Al Majiid Yang Maha Mulia 49 Al Baa`its Yang Maha Membangkitkan 50 As Syahiid Yang Maha Menyaksikan 51 Al Haqq Yang Maha Benar 52 Al Wakiil Yang Maha Memelihara 53 Al Qawiyyu Yang Maha Kuat 54 Al Matiin Yang Maha Kokoh 55 Al Waliyy Yang Maha Melindungi 56 Al Hamiid Yang Maha Terpuji 57 Al Muhshii Yang Maha Mengkalkulasi 58 Al Mubdi` Yang Maha Memulai 59 Al Mu`iid Yang Maha Mengembalikan Kehidupan 60 Al Muhyii Yang Maha Menghidupkan 61 Al Mumiitu Yang Maha Mematikan 62 Al Hayyu Yang Maha Hidup 63 Al Qayyuum Yang Maha Mandiri 64 Al Waajid Yang Maha Penemu 65 Al Maajid Yang Maha Mulia 66 Al Wahiid Yang Maha Tunggal 67 Al Ahad Yang Maha Esa 68 As Shamad Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta 69 Al Qaadir Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan 70 Al Muqtadir Yang Maha Berkuasa 71 Al Muqaddim Yang Maha Mendahulukan 72 Al Mu`akkhir Yang Maha Mengakhirkan 73 Al Awwal Yang Maha Awal 74 Al Aakhir Yang Maha Akhir 75 Az Zhaahir Yang Maha Nyata 76 Al Baathin Yang Maha Ghaib 77 Al Waali Yang Maha Memerintah 78 Al Muta`aalii Yang Maha Tinggi 79 Al Barri Yang Maha Penderma 80 At Tawwaab Yang Maha Penerima Tobat 81 Al Muntaqim Yang Maha Pemberi Balasan 82 Al Afuww Yang Maha Pemaaf 83 Ar Ra`uuf Yang Maha Pengasuh 84 Malikul Mulk Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta) 85 Dzul Jalaali Wal Ikraam Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan 86 Al Muqsith Yang Maha Pemberi Keadilan 87 Al Jamii` Yang Maha Mengumpulkan 88 Al Ghaniyy Yang Maha Kaya 89 Al Mughnii Yang Maha Pemberi Kekayaan 90 Al Maani Yang Maha Mencegah 91 Ad Dhaar Yang Maha Penimpa Kemudharatan 92 An Nafii` Yang Maha Memberi Manfaat 93 An Nuur Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya) 94 Al Haadii Yang Maha Pemberi Petunjuk 95 Al Baadii Yang Indah Tidak Mempunyai Banding 96 Al Baaqii Yang Maha Kekal 97 Al Waarits Yang Maha Pewaris 98 Ar Rasyiid Yang Maha Pandai 99 As Shabuur Yang Maha Sabar
Sumber : google.com; asma’ul husna; Disampaikan oleh Drs. Subakir Dimyati,SE,ST,MM












